Prostitusi di Era Yunani Kuno

Fimela diperbarui 26 Jul 2014, 08:48 WIB

Dear Ladies! Di jaman sekarang, sebagian orang memandang praktek prostitusi sebagai suatu hal yang sangat kotor. Namun, ternyata, masyarakat, khususnya pria, pada jaman Yunani Kuno tidak menganggapnya seperti itu.

Ya, itulah fakta yang telah ditulis oleh situs BigEye.com. Pada situs tersebut diungkapkan bahwa bagi para pria di jaman Yunani Kuno, prostitusi dianggap sebagai sesuatu yang normal, bahkan mempunyai status yang baik.

Pada jaman tersebut, masyarakat Yunani Kuno menyebut seorang pekerja seks dengan sebutan Hetaera. Hetaera adalah para wanita yang akan menyajikan kenikmatan ragawi bagi para pria tiap harinya, sedangkan para istri sah dari si pria hanya dipandang sebagai seseorang yang akan melahirkan bayi mereka.

Salah satu hal yang menarik dari praktek prostitusi di Yunani Kuno, terutama di wilayah Pompeii adalah para pekerja seks tersebut disebut dengan chamaitype yang berarti “penyerang bumi”. Kata ini mengartikan bahwa seorang pekerja seks tidak boleh melakukan aktiftasnya di dalam kamar, di tempat tidur, atau bahkan di sofa. Lalu di mana mereka melakukan perkerjaannya?

Ternyata, mereka harus melakukan percintaan dengan “pelanggannya” di alam terbuka, atau bahkan di atas tanah. Hal ini lah yang membuat seluruh rumah bordil di Pompeii mempunyai tempat tidur yang terbuat dari batu atau tanah.

Karena praktek prostitusi sangat lazim ditemukan di jaman tersebut, banyak istri yang sampai berkompetisi untuk merebut suami mereka dari tangan pekerja seks komersial, atau bahkan dengan budak wanita yang dipekerjakan di rumah mereka. Wah-wah…

 

Oleh: Nicko Putra Witjatmoko

(vem/riz)
What's On Fimela