Ladies, dilansir dari kunyitputih.org, warna rimpang kunyit putih tentu berbeda dengan warna rimpang kunyit-kunyit pada umumnya. Warna rimpangnya cenderung putih dan transparan. Kunyit putih tidak tergolong dalam genus Curcuma yang mempunyai rimpang berwarna kuning, melainkan Kaempferia dimana warna rimpangnya putih agak transparan. Selain dikenal sebagai salah satu bumbu dapur, kunyit putih juga banyak digunakan untuk obat alami.
Banyak masyarakat pada zaman sekarang lebih memilih sesuatu yang berbau alami dan mulai meninggalkan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Hal ini membuat tanaman ini di olah sedemikian rupa agar khasiatnya tetap terjaga dan manjur digunakan untuk mengobati beberapa penyakit.
Ditambahkan dari laman anneahira.com, kunyit putih dapat diolah dengan beberapa cara. Contohnya untuk penderita gangguan pencernaan, dapat langsung mengkonsumsi kunyit putih yang masih mentah, tanpa proses pemasakan. Namun kunyit putih harus dikupas dan dibersihkan terlebih dahulu.
Untuk penderita masuk angin, kunyit putih dapat diolah dengan cara diparut. Air parutan dari kunyit putih direbus terlebih dahulu sebelum dimiinum. Anda juga bisa menambahkan gula, tetapi akan lebih baik lagi jika Anda mengganti opsi gula dengan madu. Atau jika Anda tidak mau repot-repot, cukup belilah bubuk kunyit putih. Rebuslah bubuk kunyit putih dalam wadah yang tertutup. Namun, Anda baru bisa meminumnya ketika air rebusan sudah dingin.
Untuk penggunaan obat luar seperti mengobati luka memar, Anda cukup menghaluskan dengan menumbuk kunyit putih dan mengoleskannya pada luka Anda. Tidak repot bukan? Cara ini juga menurunkan resiko terhadap bahaya bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh kita, Ladies.
Oleh: Kiky Anantya
(vem/)