Amankah Menelan Ejakulasi?

FimelaDiterbitkan 14 Agustus 2014, 13:58 WIB

Aman nggak sih menelan ejakulasi pasangan? Terus, katanya semen juga bisa memutihkan gigi? Pertanyaan –pertanyaan seperti ini sering juga muncul di samping pertanyaan amankah oral seks dilakukan di luar boleh atau tidak oral seks dilakukan.

Kalau boleh tidaknya, memang ada beberapa agama yang mengatakan boleh, namun ada juga yang bilang tidak boleh. Hal tersebut tergantung kepercayaan masing-masing ya, ladies.

Nah, untuk mitos semen atau cairan ejakulasi bisa memutihkan gigi, hal ini tidak lebih hanya mitos belaka. Volume rata-rata ejakulasi pria berkisar antara 2-5 mililiter, dan semua itu bukan hanya sperma saja. Sperma hanya 1% dari keseluruhan kandungan ejakulasi.

Jika ditelan, semen akan mengalir ke esophagus dan masuk ke dalam perut, dan kemudian dicerna seperti makanan lainnya. Namun hati-hati ya ladies, kecepatan ejakulasi pria rata-rata bisa mencapai 28 km per jam. Hal ini juga bisa membuat tersedak.

Seperti yang ditulis dari situs soc.ucsb.edu, semen mengandung protein, mineral seperti zinc dan kalsium, juga mengandung gula fruktosa. Namun hal ini tidak membuat semen akan terasa manis, rasa semen bergantung pada diet sehari-hari si pria.
Menelan semen kadang bisa membuat sakit perut, namun bukan berarti ini merupakan hal yang berbahaya. Menelan semen sebenarnya malah aman-aman saja.

Perilaku seksual tiap orang memang berbeda-beda. Seseorang bisa menjadi sangat bergairah dengan satu hal, dan orang lain merasa tidak suka atau enggan atau hilang gairahnya dengan hal yang sama. Maka komunikasikanlah dulu hal ini dengan pasangan anda. Terlepas masalah boleh atau tidak dalam agama atau masyarakat, menelan semen merupakan tindakan yang aman.

 

Oleh: Teylita A

(vem/riz)
What's On Fimela