Bijaksana Dalam Menggunakan Pil Kontrasepsi

Fimela diperbarui 14 Agu 2014, 15:13 WIB

Ladies, ada banyak sekali jenis dan merk pil kontrasepsi yang dipercaya dapat mencegah kehamilan. Anda dapat membelinya di apotek atau toko obat biasa. Karena fungsinya ini, pembelian pil kontrasepsi dibatasi untuk kalangan tertentu dengan beberapa syarat.

Untuk pembelian beberapa jenis pil kontrasepsi diharuskan untuk menunjukkan kartu identitas yang bertujuan untuk memastikan usia pembeli. Untuk wanita di bawah umur, penggunaan pil kontrasepsi harus dengan resep dokter.

Jika Anda ingin menggunakan jenis Levonorgestrel Tablets, Anda dapat membelinya di apotik terdekat tanpa resep dokter. Di samping itu, Anda juga bisa mengunakan dosis yang berbeda secara bersamaan. Anda bisa mengonsumsi satu dosis dengan jarak waktu 120 jam setelah berhubungan seksual, dan meminum dosis kedua setelah 12 jam.

Apapun pil kontrasepsi yang Anda pilih, ada baiknya Anda mengetahui beberapa fakta mengenai pil tersebut, menurut informasi yang dilansir dari situs ec.princeton.edu:

- Jangan mengkonsumsi pil kontrasepsi dari jenis yang berbeda secara bersamaan.

- Jangan mengkonsumsi pil kontrasepsi ekstra. Dengan mengkonsumsi pil ekstra bukannya Anda mendapatkan peningkatan dalam pencegahan kehamilan namun justru menyebabkan permasalahan pada perut Anda.

- Salah satu efek dari pil kontrasepsi adalah rasa sakit di perut. Jika rasa sakit ini terjadi selama satu hari, hal ini adalah wajar terjadi. Namun, jika sakit berkepanjangan, segeralah hubungi dokter.

- Saat anda mengonsumsi pil kontrasepsi, alur menstruasi Anda di bulan berikutnya mungkin akan sedikit terganggu. Jika belum juga mengalami menstruasi, segera periksa kehamilan.

- Gunakan alat pengatur kehamilan yang dikonsumsi secara teratur, hal ini akan lebih efektif dibandingkan dengan pil kontrasepsi darurat.

Nah, itulah informasi tentang penggunaan pil KB. Semoga informasi di atas bermanfaat.

 

Oleh: Aulia

 

(vem/riz)