3 Tahun Berkarya, Reality Club Tembus Pasar Musik Jepang

Nizar Zulmi diperbarui 27 Feb 2019, 16:08 WIB

Fimela.com, Jakarta Perlahan tapi pasti, Reality Club mencapai 3 tahun karier bermusik mereka 22 Februari 2019 kemarin. Setelah mengakhiri 2018 dengan lebih dari 8 juta streams di Spotify dan 2 nominasi AMI, sebagai langkah untuk merambah kancah musik internasional.

Fathia Izzati dan kawan-kawan merilis ulang album perdana mereka, Never Get Better untuk pasar musik di Jepang. Mereka menggandeng label Inpartmaint Inc. yang meruapakan label indie di Negeri Sakura.

What's On Fimela
Reality Club (Dok Reality Club)

Album Never Get Better sendiri sudah berhasil mencuri perhatian banyak pendengar dalam negeri. Salah satunya melalui single Is It the Answer? yang berhasil masuk dalam dua nominasi AMI Awards 2018, yakni Karya Produksi Alternatif Terbaik dan Pendatang Baru Terbaik.

Inpartmaint Inc. dipercaya sebagai publisher untuk merilis album Japanese Version untuk pendengar Jepang dan sekitarnya. Label berumur lebih dari 20 tahun tersebut memiliki pengalaman dalam bekerjasama dengan artis internasional lainnya seperti Phum Viphurit, Brian Culbertson, Chuck Loeb, Sobs, dan masih banyak lagi.

Kerja sama ini membuka peluang bagi Reality Club untuk meraih pendengar-pendengar baru. Label yang berlokasi di Shibuya, Tokyo, yang merupakan jantung pop culture di Jepang memberi advantage lebih.

Rilisnya album dengan versi Jepang ini menjadi bukti keseriusan langkah band yang digawangi Fathia Izzati, Faiz Novascotia Saripudin, Iqbal Anggakusumah, Nugi Wicaksono dan Era Patigo di kancah musik internasional. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan bagi Reality Club untuk mengadakan tur di luar negeri, terutama Asia dan sekitarnya.