Miris, Makanan Melanie Subono Ditolak Ibu-Ibu di Tahlilan BJ Habibie

Musa Ade diperbarui 20 Sep 2019, 18:24 WIB

Fimela.com, Jakarta Melanie Subono mengalami kejadian yang sangat tidak menyenangkan di pengajian tujuh hari meninggalnya BJ Habibie. Pasalnya niatnya membagikan makanan kepada ibu-ibu yang mengikuti pengajian itu berakhir dengan perlakukan yang tak menyenangkan.

Peristiwa ini membuatnya mengunggah sebuah foto di akun Instagram pribadinya disertai dengan kegelisahan. Anak dari Adrie Subono itu menulis pesan kepada Presiden Indonesia ketiga itu, tapi ditujukan sebagai pemikiran dalam keberagaman untuk warganet.

What's On Fimela
"Nina tuh mungkin seumur hidup nggak pernah punya barang, pas pertama ke rumah, dia tuh punya kursi yang baunya sampe busuk. Gua harap kalo dia visiting (ke rumah) dia tahu," tutur Melanie. (Deki Prayoga/Bintang.com)

“Eyang, apa yang salah sama Indonesia? Barusan di 7 harian saya bantu distribusi makanan kotak ke ribuan ibi-ibu yang datang berdoa,” katanya.

Saat hendak membagikan makanan, seorang ibu menyapanya. “Oh ini Mbak Mel ya… Wah hebat ada di sini, pasti udah hijrah ya… Tinggal nunggu pakai hijab ya Mbak,” ujar ibu tersebut.

Sambil tersenyum, Melanie memberikn kotak makanan dan menjawab celetukan ibu tersebut. “Bggak Ibu, saya masih non muslim kok dan saya percaya Tuhan yang sama dengan Ibu dan Eyang,” jawabnya.

Musisi Melanie Subono dalam Aksi 365 hari kasus Novel Baswedan yang tak kunjung terungkap di seberang Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/4). Peserta aksi meminta pemerintah segera membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF). (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Siapa yang menyangka jika ibu tersebut urung mengambil makanan yang sudah diserahkannya. “Apa yang salah Eyang? Maksudnya saya nggak boleh bagi nasi di situ? Di rumah Eyang, yang bahkan bisa makan sepiring sama saya?” tanyanya.

Tentu saja postingan Melanie Subono ini mendapatkan berbagai macam tanggapan dari warganet. Salah satunya dari selebriti Olga Lydia yang memberikan dukungan kepada Melanie. “Sedih banget… peluk kamu Mel… hatimu luas dan punya banyak tempat bahagia. Namun betapa sulit hidup menjadi pembenci… Punya hati kecil nan sumpek, betapa kering hidupnya,” tulisnya.