Beberapa Alasan Orang Lebih kreatif saat Krisis

Gayuh Tri Pinjungwati diperbarui 31 Mar 2020, 13:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Kreativitas pastinya selalu dimiliki oleh setiap orang. Mungkin kita bukan seorang seniman atau seorang ilmuan, namun dapat dipastikan setiap orang memiliki kreativitas dari dalam dirinya sendiri. Bahkan saat seseorang mengalami krisis pasti mau tidak mau mereka di tuntut keratif untuk keluar dari kubangan krisis tersebit. Berikut ini beberapa alasan mengapa seseorang dapat menjadi kreatif saat mereka mengalami krisis.

Yang Mendesak dan Penting Lebih Selaras dalam Krisis

Dalam kehidupan kerja, masalah besar adalah yang mendesak dan hal penting, seringkali tidak sinkron. Biasanya, pekerja yang paling berpotensi berdampak. yang dapat kita lakukan seperti berfokus pada kreativitas atau inovasi. Tugas-tugas dengan tenggat waktu pendek cenderung merupakan tugas yang relatif rumit, sedangkan pekerjaan yang sangat berdampak cenderung lebih kompleks, baru dan menantang secara emosional dan intelektual. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang akan memilih untuk melakukan tugas dengan tenggat waktu pendek daripada mereka memilih tenggat waktu yang lebih lama. Dalam suatu krisis yang mendesak dan yang penting jauh lebih selaras.

Dalam Suatu Krisis Berpikir Bagaimana Keterampilan dan SDM Diterapkan

Ketika semua orang menghadapi krisis kolektif misalnya seperti virus corona, masalah yang harus dipecahkan didefinisikan dengan baik. Faktor variabel kemudian adalah keterampilan dan pengetahuan yang dapat dibawa oleh individu untuk mengatasinya. Semua orang mencari tahu bahwa mereka memiliki pengetahuan, keterampilan, koneksi atau sumber daya lain untuk ditawarkan. Sebagai contoh, orang-orang merupakan homeschooler jangka panjang atau selalu bekerja di rumah, dengan memberikan tips, sumber daya dan dukungan bagi mereka yang baru mengenalnya. Orang-orang menyadari bahwa mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi orang lain yang mungkin mereka anggap remeh. Berbagi pengetahuan apa pun yang kami miliki juga terasa lebih mendesak dan seperti keharusan moral. 

Kreativitas Adalah Pertahanan Terhadap Perasaan Tidak Berdaya

Ancaman yang segera muncul adalah memberimu energi dan fokus. Jika seseorang tidak memiliki tempat untuk menyalurkan energi ekstra, mungkin energi itu bisa meluap-luap sebagai kegelisahan. Perasaan tidak berdaya bisa berubah menjadi depresi. Namun, jika dirimu menyalurkan energi tersebut ke respons pertarungan krisis yang dihadapi mungkin bisa dikendalikan.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Beberapa Masalah Harus Dipecahkan

@Shutterstock

Salah satu alasan kita melihat kreativitas sekarang adalah bahwa beberapa masalah yang kita hadapi saat ini. Dalam penelitian kreativitas, salah satu cara paling umum untuk mengukur kreativitas adalah melalui apa yang dikenal sebagai tes penggunaan alternatif. Ketika suatu masalah baru muncul, kita melihat kegunaan baru untuk sumber daya dan keterampilan yang kita kenal.

Empati dapat Memicu Kreativitas

Terkadang apa yang menghalangi orang lain adalah kekeliruan kognitif yang dikenal sebagai “kepercayaan” seperti yang kita yakini jika orang mengalami kesulitan keuangan atau berjuang dalam beberapa cara, itu pasti kesalahan mereka sendiri. Karena itu secara psikologis lebih mudah bagi perusahaan dan siapa pun untuk membuat akomodasi dan menghasilkan solusi kreatif untuk membantu mereka.

Terkadang tanpa kita sadari, seseorang yang tehimpit atau mengalami kesulitan akan mengeluarkan ide kreatif sebagai jalan keluar dari masalah tersebut.

#Changemaker