Cerita Hailey Baldwin Berhasil Damai dengan Masa Lalu

Lanny Kusuma diperbarui 21 Mei 2020, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Setiap orang tentu pernah melakukan kesalahan di masa lalu, dan tak jarang hal itu menjadi sesuatu yang memalukan bahkan menimbulkan rasa bersalah besar di masa depan, seperti yang dialami Hailey Baldwin.

Dalam wawancara dengan Natalie Manuel Lee di saluran YouTubeong, Hailey menyebut dirinya pernah merasa tersiksa karena kesalahan di masa lalu yang ia lakukan. "Menyiksa saya secara benar selama berbulan-bulan. Ada saat-saat di mana itu terus menyiksaku," ujar Hailey.

Hailey Baldwin (LISA binO'CONNOR / AFP)

"Pikiranku, keputusanku, masa laluku telah menyiksaku," tukasnya kemudian. Meski ada penyesalan atas apa yang dilakukannya di masa lalu, namun Hailey sadar, rasa malu dan bersalahnya itu tak boleh terus menyiksanya.

Ya, proses kehidupan mengajarkan istri Justin Bieber ini menjadi lebih baik dalam menghadapi dan menyikapi masa lalunya. Merelakan dan fokus pada masa depan pun jadi caranya berdamai dengan masa lalu.

"Aku tahu itu adalah sesuatu yang harus aku hadapi selamanya. (Tapi) kini aku mengalami proses yang sangat berbeda saat aku merasa malu atas sesuatu," ujar Hailey Baldwin.

2 dari 3 halaman

Tak Ingin Kecewakan Tuhan

Hailey Baldwin (AFP)

Seperti kebanyakan orang, Hailey pun kerap mengingat kesalahan masa lalunya dan membuatnya menyesal.

"Aku berbaring di tempat tidur saat malam, dan merasa, 'Omg, mengapa saya melakukan itu saat berusia 17 tahun?' Saya 23 tahun dan seorang perempuan yang sudah menikah, dan sejauh hidup ini saya telah melewati kesalahan di masa remaja," katanya berkisah.

Meski menyesal, namun Hailey yakin dirinya di masa depan akan menjadi lebih baik dari sebelumnya dan tak lagi ingin mengecewakan Tuhan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini