Meninggalkan atau Ditinggalkan Cinta, Lebih Baik yang Mana?

Endah Wijayanti diperbarui 17 Feb 2021, 15:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Kita semua pernah punya pengalaman atau kisah tentang cinta. Kita pun bisa memaknai arti cinta berdasarkan semua cerita yang pernah kita miliki sendiri. Ada tawa, air mata, kebahagiaan, kesedihan, dan berbagai suka duka yang mewarnai cinta. Kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Februari 2021: Seribu Kali Cinta ini menghadirkan sesuatu yang baru tentang cinta. Semoga ada inspirasi atau pelajaran berharga yang bisa dipetik dari tulisan ini.

***

Oleh: Nova Indriani

Apa boleh buat dapat meninggalkan karena saya sudah muak dengannya. Saya sudah perih menghadapi tindakan dia kepada saya. Namun saya belum siap meninggalkannya terlebih saya hanya menunggu ditinggalkan.

Perspektif orang berbeda-beda, termasuk saya yang memiliki cara pandang saya sendiri. Pertanyaannya adalah saya memilih ditinggalkan dengan kata lain bertahan, atau meninggalkan? Saya memilih ditinggalkan. Mengapa? Saya tidak ingin menyesali hidup jika berkaitan dengan meninggalkan dengan perasaan. Bahwasanya meninggalkan adalah hal yang "haram" dilakukan apabila kita sendiri memiliki komitmen untuk tidak meninggalkan.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Perkara Cinta yang Tak Ada Habisnya

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Bordinthorn+Loyrat

Saya meninggalkan dan membodohi saya sendiri. Ditinggalkan dan memilih bertahan bukan berarti kita takut membuat keputusan, sudut pandang saya seperti ini. Saya yang ditinggalkan membuat saya lebih sadar siapa yang lebih mampu bertahan, siapa yang lebih mampu setia, dan membuat pertimbangan bagi yang meninggalkan, siapa yang terbaik buatnya.

Terlebih, kalian percaya tidak jika dia tidak mampu mendapatkan yang terbaik buatnya. Dia akan kembali kepada yang mampu membuatnya merasa aman dalam ketulusan serta kesetiaan hati yang layak ia jaga. Jika itu dirimu, maka kamulah yang akan dia kejar lagi dan dia akan kembali kepadamu.

Pilihannya hanya ada dua, yaitu kamu yang bisa menerima dia dengan segala luka dan kekurangan lalu kamu berhubungan dengan dia. Atau, kamu menolak dan segera menjauhinya karena kamu belum bisa berdamai dengan masa lalunya atau karena tidak bisa menerima lagi seseorang yang telah menyakitinya. Itulah dua pilihan yang tergantung kalian pilih. Itulah mengapa saya memilih ditinggalkan. Semangat untuk kalian pejuang cinta!

#ElevateWomen