Mengenal Kepribadian Seseorang Melalui Dekorasi Kamar

Fimela Reporter diperbarui 05 Mei 2022, 15:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Kamar adalah salah satu ruang yang sangat pribadi bagi seseorang. Waktu yang dihabiskan, emosi yang diluapkan, kesendirian yang dinikmati, koleksi barang yang disukai, serta berbagai kenangan yang dibuat di kamar menjadikan kamar menjadi tempat yang sangat pribadi dan paling penting untuk seseorang. Kamar yang bersifat sangat pribadi dan intim bagi seseorang pun dapat menjadi cerminan kepribadian seseorang. Dalam buku “Blink: The Power Thinking Without Thinking” karya Malcolm Gladwell serta penelitian yang dilakukan oleh Gosling pun akhirnya ditemukan korelasi antara tampilan dan dekorasi kamar seseorang dengan kepribadian pemilik kamar tersebut.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat menjadi petunjuk mengenai kepribadian seseorang melalui tampilan dan dekorasi kamarnya.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

1. Identity Claims

Ilustrasi kamar tidur (dok. Pixabay.com/DarthZuzanka/Putu Elmira)

Identity claim meliputi berbagai barang yang sengaja ditampilkan atau dipajang di kamar agar opini orang lain tentang pemilik kamar dapat terbentuk. Barang-barang tersebut dapat menggambarkan kepribadian pemilik kamar secara terbuka. Barang-barang tersebut biasanya berkaitan dengan hobi dan minat pemilik kamar, contohnya medali, poster idola, alat musik, buku, lukisan, dan lain-lain. Selain mampu menunjukkan hobi dan minat pemilik kamar, barang-barang tersebut juga mampu menunjukkan selera dan preferensi pemilik kamar pada orang lain.

3 dari 4 halaman

2. Behavioral Residue

ilustrasi foto kamar tidur (iStockphoto)

Behavioral residue mengacu pada perilaku yang secara tidak sadar dilakukan seseorang saat ia berada di kamarnya. Hal-hal kecil dan sederhana seperti membiarkan pintu lemari terbuka, meletakkan kaus kaki atau pakaian kotor di lantai, atau memiliki meja belajar yang rapi dapat memberikan orang lain gambaran mengenai kepribadian pemilik kamar. Contohnya, jika seseorang sering menunda menyimpan pakaian ke dalam lemari, hal tersebut dapat berarti bahwa ia adalah orang yang lebih berorientasi pada sesuatu secara umum. Ia lebih suka melihat sesuatu dalam gambaran besar. Berbeda dengan orang yang peduli dengan detail, maka ia biasanya memiliki kamar yang selalu rapi.

4 dari 4 halaman

3. Thoughts and Feelings Regulators

Copyright.pexels.com/@hamann-la-338986

Thoughts and feelings regulator adalah berbagai barang yang digunakan dan diletakkan di kamar seseorang yang dapat membantu menjaga kesehatan mental pemilik kamar. Contoh dari barang-barang tersebut adalah lilin beraroma, poster dengan kata-kata motivasi dan penyemangat, atau berbagai foto yang memiliki kenangan indah. Barang-barang yang sangat berpengaruh pada perawatan diri ini dapat menunjukkan bahwa pemilik kamar sangat sadar dengan keadaan dirinya sendiri. Ia memiliki self-awareness yang baik.

 

Ditulis oleh: Savitri Anggita Kusuma Wardani