Cak Lontong Ucap Selamat ke Anak Motivator Ippho Santosa, Raih Juara di Ajang Skate Asia 2022 Malaysia

Anto Karibo diperbarui 13 Agu 2022, 11:58 WIB

Fimela.com, Jakarta Sebuah kebanggaan ketika nama Indonesia bisa bergema di pentas olahraga di mancanegara. Seperti baru-baru ini ketika anak-anak motivator, penulis, juga pengusaha Ippho Santosa menang Asia's Best Ice Skating Competition dalam rangka Skate Asia 2022 di Malaysia.

Anak-anak tersebut adalah Malaika Khadija Fatiha (12) yang memenangkan event Open Freestyle Gold, Female 11-12 Tahun dan meraih medali emas. Lalu juga ada Mikaila Kaia Fathima (10) pada event Artistic FS4, Female 10 Tahun yang juga jadi juara.

Juga ada anak ketiga yang juga meraih medali emas yaitu Medina Khaira Fastabiqa (7) pada event Technical Delta, Female 7 Tahun. Cak Lontong sebagai sahabat dari sang ayah, Ippho Santosa, memberikan ucapak selamat atas raihan tersebut.

"Selamat dan sukses untuk Malaika, Mikaila, dan Medina atas raihannya juara 1 di Skate Asia 2022 di Malaysia," ucap Cak Lontong dalam video singkat, baru-baru ini.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Ajang Bergengsi

Anak Ippho Santosa juara Skate Asia 2022 (Istimewa)

Skate Asia merupakan ajang yang paling bergengsi. Terakhir, penyelenggaraan Skate Asia dilaksanakan di Bangkok pada 2019 lalu. Setelah pandemi, ajang ini digelar lagi dengan tajuk Sate Asia 2022 di Sunway Pyramid Ice, Malaysia.

Menurut Astrid Suhaimi, istri Ippho Santosa yang kebetulan mendampingi anak-anaknya selama bertanding, menambahkan jika ketiga anaknya berjuang mengalahkan para peserta dari banyak negara.

"Ada banyak (negara peserta). Yang saya lihat ada dari Malaysia, Thailand, Filipina, Kuwait, ada dari USA dan UAE juga," ucap Astrid Suhaimi.

3 dari 3 halaman

Hal Unik

Anak Ippho Santosa juara Skate Asia 2022 (Istimewa)

Ippho Santosa dan Astrid Suhaimi memang patut berbangga karena prestasi ketiga anaknya yang sudah bertaraf internasional tersebut. Mereka yang berlatih ice skating sampai lama, ternyata tak menghianati hasil.

Seperti Khadija yang menurut sang ibu harus menjalani latihan selama 7 jam seminggu, karena sudah ada di high level. Sementara kalau Fathima dan Medina 3-4 jam seminggu. Dan menjadi hal unik ketika mereka merupakan tiga peserta kakak beradik yang mengenakan hijab.

"Yang paling unik adalah, karena 3 bersaudara ini berhijab, di mana sangat jarang atlet yang berhijab, terutama di cabang olahraga ice skating. So mereka jadinya terlihat berbeda dan unik, ditambah dengan skill skating yang cukup ok, pasti menjadi nilai tambah bagi juri. Intinya, tetaplah menutup aurat, bahkan semenjak dini, tapi bukan berarti jadi tidak bisa berkarya. Tetap bisa berprestasi walau berbeda," ucap Astrid.