3 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Anak Usia Dini

Fimela Reporter diperbarui 03 Sep 2022, 14:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Setiap orang tua penting untuk mengetahui perkembangan anak dengan baik. tentunya agar sang buah hati bisa tumbuh sesuai dengan usianya. Namun, tahukah kamu bahwa 5 tahun pertama adalah masa penting bagi pertumbuhan anak. pada masa itu, anak biasanya sangat aktif mencoba banyak hal.

Keaktifan anak tersebut dapat membantu perkembangan motorik, kognitif, mental, dan sosial. tentu saja, agar anak tetap aktif, kesehatan juga patut diperhatikan. Lantas, bagaimana cara menjaga kesehatan anak pada usia dini? Langsung saja simak penjelasan di bawah ini.

2 dari 3 halaman

1. Menjaga kebersihan anak

Ilustrasi merawat bayi.

Kebersihan adalah salah satu hal penting bagi kesehatan, termasuk anak-anak. anak usia dini biasanya menyentuh apa saja yang dilihat dan ditemukan. Tentu saja beberapa kotoran yang menempel pada benda tersebut bisa menjadi sumber penyakit bagi anak. beberapa kebersihan diri yang penting untuk diajarkan pada anak, yaitu:

  • Kebersihan kuku
  • Kebersihan kaki
  • Kebersihan tangan
  • Kebersihan mulut
  • Kebersihan tubuh

Bukan hanya itu saja, penting juga untuk menjaga kebersihan setelah anak menggunakan toilet, menjaga kebersihan saat batuk dan bersin, menjaga kebersihan rumah dan yang terpenting adalah menjaga kebersihan makanan dan minuman.

3 dari 3 halaman

2. Mengikuti imunisasi dengan rutin

Ilustrasi imunisasi bayi (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Bayi yang baru lahir memiliki kekebalan pasif, yaitu antibodi yang didapat dari ibu saat bayi masih dalam kandungan. Namun, kekebalan tersebut hanya bisa bertahan beberapa bulan, bahkan beberapa minggu saja.

Karena itu, ada imunisasi sejak bayi. Imunisasi bertujuan membangun kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Jadi, jangan lupa untuk mengikuti imunisasi dengan rutin.

3. Penuhi asupan nutrisi anak

ASI adalah sumber nutrisi terbaik bagi bayi. ASI mengandung protein, lemak, vitamin, karbohidrat, kalsium, dan zat besi yang lebih mudah diserap oleh bayi.

WHO saja merekomendasikan agar bayi diberi makan pada usia 6 bulan. umumnya, pada saat tersebut bayi sudah siap menerima makanan.

Bukan hanya itu saja, ASI memiliki banyak manfaat di antaranya:

  • Menurut kemenkes, ASI eksklusig untuk bayi yang diberikan ibu bisa meningkatkan ketahanan tubuh bayi yang kemudian bisa mencegah bayi terserang penyakit.  ASI juga mengandung zat antibodi pembentuk kekebalan tubuh.
  • Membantu perkembangan otak dan fisik bayi
  • Berat badan bayi menjadi ideal
  • Meningkatkan perkembangan kognitif

Demikianlah cara sederhana menjaga kesehatan anak usia dini. Semoga bermanfaat!

 

Penulis: Nur Faizah