The Residence Maldives Suguhkan Destinasi Bagai Surga dengan Aksi Lindungi Ekosistem

Fimela Reporter diperbarui 15 Des 2022, 21:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Pemandangan indah bagai di surga dan relaksasi menakjubkan menanti di The Residence Maldives di Falhumaafushi dan The Residence Maldives di Dhigurah. Resor cantik ini terletak di dua pulai murni di Gaafu Alifu Atoll yakni salah satu atol (pulau karang) terbesar di dunia yang dikelilingi laguna biru cemerlang dan laut yang menenangkan, serta hutan belantara alami berisi 3000 pohon kelapa yang terawat baik dan subur. Pantai pasir putih yang mempesona, perairan biru cemerlang, dan terumbu karang yang tumbuh subur di dalamnya.

Bagian penting dari ekosistem laut ini adalah padang rumput laut yang subur yang berfungsi sebagai penyedia makanan, habitat, dan area pembibitan untuk banyak spesies. Sebagai bagian dari Cenizaro Hotels dan bagian integral dari program berkelanjutannya, The Residence Maldives juga beroperasi melalui program filantropi "Cenizaro Cares", yang bertujuan memelihara masa depan melalui inisiatif keberlanjutan lokal yang berfokus pada manusia, lingkungan, dan kepedulian masyarakat. 

Cenizaro Hotels & Resorts berkomitmen untuk keberlanjutan dan terus berusaha membangun Green Committee di setiap propertinya yang berfokus pada tiga area, di antaranya:

  • Caring for the community: Menciptakan nilai bersama bagi para pemangku kepentingan.
  • Caring for the environment: Meminimalisir jejak karbon dan dampak lingkungan.
  • Caring for our people: Kesejahteraan dan pengembangan pribadi.
What's On Fimela
2 dari 6 halaman

Aktivitas peduli ekosistem

Tak hanya menyediakan tempat liburan menakjuban, The Residence Maldives turut hadirkan aksi peduli lingkungan. (Dok/Cenizaro Hotels & Resorts)

1. Dollar-A-Day

Diluncurkan pada Januari 2022, donasi checkout Dollar-A-Day akan membuat tamu hotel dan juga The Residence Maldives memberikan kontribusi penting bagi lingkungan dan komunitas dimana Cenizaro Hotels & Resorts melayani para tamu. The Residence Maldives akan menyumbangkan dana mereka ke rumah sakit lokal Villingili Atoll, untuk meningkatkan fasilitas di Dhaandhoo Pre-school, dan mendiirkan pertanian kompos di desa Nilandhoo.

2. Energi Solar

Di Pulai Falhumaafushi, sebanyak 1.490 panel solar dipasangkan di atap area belakang rumah dan akomodasi staf pada Oktober 2020 lalu. Didukung oleh DHYBRID, penyedia solusi global untuk energi terbarukan dan sistem penyimpanan energi yang berbasis di Jerman.  DHYBRID merencanakan dan memasang sistem suplai energi matahari, yang memiliki total output 400 kW. Hampir semua listrik yang dikonsumsi di Maldives dihasilkan dari diese impor. 

Setelah menerapkan energi matahari (solar) bersamaan dengan cara tradisional, resor telah menurunkan konsumsi bahan bakarnya sekaligus mencegah sekitar 1.500 kilogram emisi karbon setiap hari, terhitung kurang lebih 25% dari kebutuhan energi harian.

3 dari 6 halaman

3. Earth Basket

Tak hanya menyediakan tempat liburan menakjuban, The Residence Maldives turut hadirkan aksi peduli lingkungan. (Dok/Cenizaro Hotels & Resorts)

Terletak di pulau Dhigurah seluas 3.450 meter persegi, Earth Basket (Keranjang Bumi) adalah tempat yang menampilkan upaya keberlanjutan resor dalam mengurangi konsumsi, produksi lokal, dan mendukung komunitas serta ekosistem. Ditumbuhi dengan buah-buahan, rempah-rempah, dan sayuran, Earth Basket adalah pertanian organik milik resor yang menawarkan berbagai jenis tumbuhan dan sayuran, dari daun kemangi sederhana hingga bayam Malabar, mentimun, dan terong.

Visi dibalik inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi jejak karbon dan ketergantungan pada bahan impor sambil menciptakan pengalaman berkelanjutan yang interaktif untuk para tamu. Semua produk yang tumbuh bebas pestisida dan limbah makanan dari resor diubah menjadi kompos yang digunakan untuk menyuburkan taman. Bahan alami yang ditanam sendiri ini juga digunakan pada kuliner dan spa resor sehingga membuat para tamu dapat makan dan hidup dengan baik.

Tidak hanya itu, program Earth Basket terintegrasi penuh dalam meningkatkan pengalaman tamu. Melalui lokakarya di peternakan, hingga kelas master kuliner dengan koki hotel, hingga paket yang dirancang bagi para tamu untuk belajar tentang kehidupan yang berkelanjutan.

4 dari 6 halaman

4. Penghematan dan daur ulang energi

Tak hanya menyediakan tempat liburan menakjuban, The Residence Maldives turut hadirkan aksi peduli lingkungan. (Dok/Cenizaro Hotels & Resorts)

Setiap vila tamu di The Residence Maldives dilengkapi dengan sistem pemulihan panas antara AC dan pemanas air panas. Saat AC dinyalakan untuk mendinginkan vila, panas yang dihasilkan dari unit outdoor AC didaur ulang sistem pemulihan panas dan digunakan untuk memanaskan air di tangki air panas yang digunakan tamu di kamar mandi dan bak mandi mereka.

Selain itu, ketika pintu kaca geser ke dek vila dibiarkan terbuka untuk waktu yang lama seiring berjalannya waktu, sakelar yang dipasang di pintu akan mematikan AC secara otomatis untuk mencegahnya bekerja terlalu keras, sehingga menghemat energi dalam prosesnya.

5. Daur ulang air

Air bekas pakai dikumpulkan dan diproses oleh pabrik pengolahan limbah di resor. Instalasi pengolahan limbah digunakan untuk menyaring dan mengolah air sebelum digunakan untuk mengairi kebun dan lahan resor. Plakat kayu lingkungan juga dipasang di setiap vila tamu, dimana para tamu dapat menggunakannya untuk menaruh kasur mereka jika tidak ingin spreinya diganti. Para tamu didorong untuk menggunakan kembali handuk mereka sebagai bagian dari upaya resor untuk menghemat air dan meminimalkan penggunaan deterjen.

 

5 dari 6 halaman

6. Air kemasan di resor

Tak hanya menyediakan tempat liburan menakjuban, The Residence Maldives turut hadirkan aksi peduli lingkungan. (Dok/Cenizaro Hotels & Resorts)

The Residence Maldives mengganti botol air minum plastik dengan air kemasan dalam gelas ramah lingkungan, yang sangat membantu dalam mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai di resor. Selain itu, penggunaan gelas ini juga mengurangi emisi karbon yang dikeluarkan alat transportasi dalam mengirim air minum kemasan plastik ke resor.

7. Eco-dining

Resor ini telah menghentikan penggunaan sedotan dan pengaduk plastik, menggantinya dengan sedotan kertas dan pengaduk kayu yang dapat dikompos. Kerta menu yang harus terus dicetak ulang ketika sudah mulai kotor kini sudah digantikan dengan tablet digital di semua restoan dan bar di resor. Tim terus menemukan cara baru untuk memperkenalkan dekorasi meja yang ramah lingkungan seperti menggunakan stoples lampu LED bertenaga surya sebagai centerpieces meja.

8. Spa by Clarins

Produk Spa di Spa by Clarins menggunakan kemasan yang dapat didaur ulang untuk produk minyak dan krim yang diecerkan. Produk kecantikan Clarins adalah produk dari tumbuhan yang menawarkan kesadaran lingkungan pada konsumen. Produk bebas pengawet dan organik ini cocok untuk segala jenis kulit. Dalam kegiatan sehari-hari, Spa menyiapkan teh sehat dan jus menyegarkan dalam dispenser kaca yang ramah lingkungan.

6 dari 6 halaman

#ProtectMaldivesSeagrass

Tak hanya menyediakan tempat liburan menakjuban, The Residence Maldives turut hadirkan aksi peduli lingkungan. (Dok/Cenizaro Hotels & Resorts)

Diluncurkan oleh Blue Marine Foundation dan Maldives Underwater Initiative pada tahun 2019 serta didukung oleh Kementerian Pariwisata Maldives dalam upaya untuk melindungi ekosistem kehidupan laut, The Residence Maldives telah bergabung dengan inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk melindungi 100% padang lamun yang mengelilingi pulau yang membentuk sekitar 300.000 m2 laguna yang melintasi dua resor The Residence Maldives dengan tidak memetik atau menggalinya dengan sengaja.

Lamun mencegah erosi pantai, melawan perubahan iklim dengan menyerap karbon dioksida, menyediakan makanan untuk penyu, mendukung perikanan dan rumah bagi ikan serta terumbu karang muda. Namun, sebagian besar resor menghilangkan lamun karena mereka merasa lamun tidak sedap dipandang. Lamun juga berperan sebagai penyerap karbon karena lautan menangkap karbon hingga 35 kali lebih cepat dari hutan hujan tropis meskipun lamun hanya menutupi 0,2% dasar laut dan menyerap 10% karbon laut setiap tahun.

 

*Penulis: Frida Anggi Pratasya.

#Women for Women