Gejala ADHD Pada Anak yang Penting Dikenali Oleh Orangtua

Mimi Rohmitriasih diperbarui 13 Mei 2023, 12:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) merupakan perkembangan saraf yang sangat mungkin dialami anak. Karena gangguan ini, anak bisa bersikap hiperaktif, kurang fokus, mudah marah hingga implusif. Anak yang mengalami ADHD, rentan mengalami masalah pada gangguan belajarnya pun kemampuan bersosialisasi dengan sekitar. 

Mengutip dari laman healthline.com, ADHD umumnya mudah didiagnosis pada anak usia 7 tahun hingga remaja. Adapun gejala yang bisa dikenali orangtua dengan mudah antaranya sebagai berikut:

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

Asik dengan Dunianya Sendiri

Ilustrasi/Shutterstock.com/Arlee.P

Gejala pertama adalah anak selalu asik dengan dunianya sendiri. Anak-anak ini kurang bisa mengerti dan memahami kebutuhan orang lain. Anak dengan kondisi ADHD, lebih cenderung fokus dengan dunianya sendiri.

3 dari 6 halaman

Kesulitan Mengendalikan Emosi

Ilustrasi anak tantrum./Copyright shutterstock.com/g/oduaimages

Gejala selanjutnya yakni anak kesulitan mengendalikan emosi serta amarahnya. Mereka cenderung melupakan amarahnya di waktu dan tempat yang kurang tepat. Mereka bahkan sering tantrum di tempat umum dan sulit untuk dikendalikan pun ditenangkan.

4 dari 6 halaman

Gelisah

Ilustrasi Anak Mengalami Tantrum Credit: unsplash.com/Lily

Anak yang berpotensi mengalami ADHD, juga sangat sering merasa gelisah. Kegelisahan ini bahkan bisa terjadi karena penyebab yang jelas. Kegelisahan pada anak-anak dengan ADHD, bisa mengganggu aktivitasnya.

5 dari 6 halaman

Kurang Fokus dan Sering Melakukan Kesalahan

Ilustrasi (Foto: Unsplash)

Anak dengan ADHD cenderung kesulitan untuk fokus. Mereka sering melakukan kesalahan. Mereka juga kerap kesulitan memperhatikan sesuatu. Bukan karena mereka tidak cerdas, mereka hanya sulit untuk mengekspresikan apa yang ia pikirkan.

6 dari 6 halaman

Pelupa

Ilustrasi/copyright unsplash.com/karl Fredrickson

Anak-anak dengan gejala ADHD juga sering kali melupakan sesuatu. Karena cenderung fokus pada satu hal, ia rentan melupakan hal lainnya. Inilah yang kemudian membuatnya pelupa.

Itulah sekian gejala ADHD pada anak yang bisa dikenali dengan mudah oleh orangtua. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai kondisi anak, ini juga perlu pemeriksaan atau pantaun dari dokter terkait. Semoga informasi ini bermanfaat.