Kembali Colek Kapolri Terkait Penipuan 10 Miliar, Jessica Iskandar Sebut Kinerja Polisi Lamban dan Mencoba Ikhlas

Anto Karibo diperbarui 23 Agu 2023, 21:24 WIB

Fimela.com, Jakarta Jessica Iskandar sampai saat ini masih berusaha menjerat pelaku penipuan yang dialaminya. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Jessica Iskandar harus tertipu atas dalih investasi.

Penipuan yang terjadi padanya itu menguras hampir sebagian besar harta miliknya. Menurutnya, jika ditotal maka akan didapatkan angka senilai Rp10 miliar. Namun, sampai sekarang pelaku penipuan tersebut belum tertangkap.

Jessica Iskandar pun kembali mengeluhkan kasus penipuan yang dialaminya kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, melalui akun media sosial miliknya.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Keluhkan Kinerja Polisi

Jessica Iskandar tampil elegan dengan kebaya velvet warna greynya, dipadukan selendang dan bros keemasannya. [@inijedar]

Dalam unggahannya tersebut, Jessica Iskandar mengeluhkan kinerja polisi yang menurutnya lamban dalam kasus penipuan yang dialami. Diketahui bahwa sosok penipunya sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Meski begitu, sampai sekarang orang tersebut belum berhasil diamankan. "Pak Listyo,Karena kinerja kepolisian saya rasa lamban dalam menangani kasus penipuan 10 milyar yang saya alami," kata Jessica di laman Instagramnya, inijedar, baru-baru ini.

Sehingga, sebagai korban Jessica merasa sudah tak ada harapan lagi. "Dan terkesan tidak ada harapan untuk segera menangkap tersangkanya meskipun sdh DPO," sambung Jessica.

3 dari 3 halaman

Belajar Ikhlas

Jessica Iskandar saat di Pantai, Cantik dan Menawan [instagram/inijedar]

Jessica pun mengaku bahwa sekarang ini dirinya mencoba untuk ikhlas menerima kenyataan. Ia menambahkan jika kasus penipuan yang dialaminya menjadi sebuah pelajaran dalam hidupnya.

"Saya belajar ikhlas pak Kapolri, saya mendapat pelajaran mungkin menipu orang lebih mudah lalu kabur, yang penting tipunya bisa banyak berM-M jadi bisa bebas terus dan kabur," tuturnya satir.

Ia pun berharap tak akan ada korban yang sama seperti dirinya di kemudian hari. "Semoga ke depannya tidak ada korban seperti saya lagi pak," paparnya.