5 Tips Sukses Menyusui Bayi Kembar

Fimela Reporter diperbarui 06 Des 2023, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Menyusui bayi kembar adalah pengalaman yang unik dengan suka duka tersendiri. Di satu sisi, menyusui bayi kembar dapat menciptakan ikatan yang kuat antara ibu dan anak-anaknya.

Ibu merasakan kebahagiaan dan kepuasan saat memberikan nutrisi yang alami kepada bayi-bayinya, serta merasakan momen intim yang khusus saat menyusui. Hal ini juga memberi keuntungan ganda dalam hal nutrisi, kesehatan, dan kekebalan bagi bayi-bayi tersebut.

Di sisi lain, menyusui bayi kembar juga bisa sangat menantang. Kebutuhan ganda untuk menyusui, kurangnya tidur yang cukup, dan stres bisa menjadi faktor-faktor yang membuat ibu merasa kewalahan. Menyusui bayi kembar mungkin memerlukan waktu yang lebih lama dan lebih sering, yang mana bisa menguras energi ibu.

Berikut adalah tips untuk menyusui bayi kembar. Simak informasinya supaya tidak kewalahan saat menyusui bayi kembar.

 

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

1. Pilih posisi menyusui yang nyaman

Posisikan bayi kembar dengan nyaman saat menyusui (foto: Pexels/Monica Turlui)

Penting untuk menemukan posisi menyusui yang nyaman bagi ibu dan bayi-bayinya. Cobalah berbagai posisi, seperti berbaring, duduk, atau bersandar, yang paling sesuai untuk kenyamanan ibu dan bayi kembarnya. Posisi menyusui bayi kembar yang paling populer adalah posisi football hold, yaitu bayi diposisikana berbaring telentang di atas bantal, lalu bayi menyusu pada payudara kanan dengan kaki diselipkan di lengan kanan ibu, berlaku sebaliknya. Selain itu, untuk memudahkan menyusui bayi kembar dengan nyaman, ibu bisa mencoba mengunggunakan twin nursing pillow yang berbentuk huruf U.

3 dari 6 halaman

2. Jadwalkan menyusui dengan teratur

Atur jadwal untuk menyusui bayi kembar (foto: Freepik/freepic.diller)

Rencanakan jadwal menyusui yang teratur untuk kedua bayi. Dengan menjaga jadwal yang konsisten, sang ibu dapat memastikan bahwa kedua bayinya mendapatkan nutrisi yang cukup.

4 dari 6 halaman

3. Bantuan dari pasangan dan keluarga

Minta bantuan kepada pasangan atau keluarga untuk menjaga bayi kembar (foto: Pexels/Tima Miroshnichenk)

Mintalah bantuan dari pasangan, anggota keluarga, atau teman-teman untuk mendukung sang ibu dalam merawat bayi kembar. Mereka bisa membantu untuk menjaga satu bayi ketika sang ibu sedang menyusui bayi satunya. Dukungan dari pasangan maupun keluarga sangat berguna untuk mengurangi beban sang ibu saat menyusui.

5 dari 6 halaman

4. Pertimbangkan menggunakan pompa ASI

Menggunakan pompa ASI jauh lebih efisien untuk menyusui bayi kembar (foto: Pexels/Sarah Chai)

Penggunaan pompa ASI dapat membantu ibu dalam menyusui bayi kembar. Sang ibu dapat memompa ASI ekstra atau memberi susu salah satu bayi ketika tidak dapat menyusui secara langsung.

6 dari 6 halaman

5. Konsultasikan dengan konsultan laktasi

Konsultasikan dengankonsultan laktasi tentang kondisi menyusui bayi kembar (foto: Pexels/Shvets Production)

Jika menghadapi kesulitan atau pertanyaan tentang menyusui bayi kembar, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan konsultan laktasi yang profesional atau sudah berpengalaman. Mereka dapat memberikan nasihat dan dukungan yang khusus sesuai dengan situasi sang ibu.

 

Penulis: Denisa Aulia.

#BreakingBoundariesSeptember