Fimela.com, Jakarta Wafer merupakan camilan favorit banyak orang. Dari yang muda hingga dewasa, semua orang menyukai tekstur wafer yang renyah dan rasanya yang gurih. Namun, sering kali kita mendapati wafer menjadi melempem atau lembek karena terlalu lama dibiarkan terkena udara.
Bahkan, wafer yang disimpan di dalam toples sering kali tetap melempem jika disimpan terlalu lama. Beberapa orang bahkan menyimpan wafer hanya dengan melipat kemasan plastik wafer dan menggulungnya dengan karet. Tidak heran tekstur wafer akan menjadi lunak alias melempem.
Beda dengan nasi yang menjadi bubur, wafer yang melempem dapat diperbaiki, loh! Simak 4 tips cara menyimpan wafer agar wafermu tetap renyah dan siap disantap kapan saja!
1. Simpan di lemari Es Sebelum Melempem
Suhu dingin pada lemari es dapat menekan tekstur wafer agar tidak mudah melempem. Sahabat Fimela dapat membiarkan wafer terbungkus kemasannya dan menyimpannya di kulkas. Ketika menyimpan wafer di kulkas, pastikan wafer terbungkus dengan baik sehingga terhindar dari embusan angin dalam kulkas. Dengan begitu, wafer Sahabat Fimela dapat tidak akan dari melempem.
2. Simpan Wafer di Wadah Kedap Udara
Wafer dapat mengembang ketika terkena udara bebas. Oleh karena itu, simpan wafer di wadah kedap udara. Sering kali, cara ini efektif untuk beberapa waktu saja. Seiring berjalannya waktu, wafer akan tetap melempem.
Untuk menghindari hal itu, pastikan tutup wadah memiliki silikon yang menjaganya agar tetap kedap udara. Apabila tutup wadah tidak kedap udara, gunakan tisu dapur sebagai pengganti silikon. Pastikan seluruh bibir wadah sudah tertutupi dengan tisu, kemudian tutup wadah dengan rapat. Tisu dapur memiliki serat yang lebih kuat daripada tidur biasa sehingga dapat mencegah udara masuk lebih baik.
3. Panggang di Microwave
Apabila wafer sudah terlanjur melempem, coba panggang di oven atau panaskan di microwave. Panaskan sekitar 4—5 menit untuk mengembalikan teksturnya menjadi garing. Wafer dapat mengembang ketika terkena udara bebas. Oleh sebab itu, panaskan wafer untuk menyusutkan volumenya sehingga menjadi lebih garing dan renyah.
Teknik ini juga dapat dicoba untuk kue kering yang sudah melempem, loh!
4. Gunakan Rice Cooker Sebagai Pengganti Microwave
Bagi Sahabat Fimela yang tinggal di indekos, microwave kalian juga dapat menjadi penyelamat wafer yang melempem, loh! Caranya, cukup siapkan rice cooker yang sudah dicolok dan dilapisi kertas minyak di bawahnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelembaban rice cooker dan agar rice cooker tidak tergores oleh wafer. Setelah itu, masukkan wafer ke dalam rice cooker. Tutup rice cooker dan tunggu kurang lebih 20—30 menit. Rice cooker memakan waktu lebih banyak karena daya panas yang dihantarkan lebih lambat daripada rice cooker.
Selamat mencoba dan semoga tips ini bermanfaat.