Sikap 12 Zodiak saat Sedang Marah sebelum Tenangkan Diri

Endah WijayantiDiterbitkan 10 Januari 2026, 13:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Marah umumnya muncul saat batas batin kita dilewati secara berlebihan. Di balik nada suara yang meninggi atau sikap yang mendadak diam, ada hati yang sedang berusaha melindungi diri. Rasa marah bukan selalu tanda kelemahan, melainkan sinyal bahwa ada nilai, harapan, atau perasaan yang terasa terancam.

Setiap manusia menyikapi dan merespons kemarahan dengan caranya sendiri. Ada yang meledak, ada yang mendadak diam, ada pula yang memilih menjauh sebelum berkata apa pun. Zodiak, dalam pandangan umum, sering dijadikan lensa untuk memahami kecenderungan reaksi emosional ini. Bukan untuk mengotak-ngotakkan, melainkan sebagai cara lembut membaca dinamika manusia yang begitu beragam dan kompleks.

 

 

2 dari 4 halaman

1. Aries yang Bereaksi Cepat dan Jujur saat Emosi Memuncak

1. Aries yang Bereaksi Cepat dan Jujur saat Emosi Memuncak./Copyright Fimela - Adhib

Aries dikenal spontan dan berapi-api, sehingga ketika marah, reaksi sering muncul tanpa banyak saringan. Nada bicara bisa meninggi, gestur menjadi tegas, dan kejujuran terasa sangat mentah. Sahabat Fimela, di balik sikap yang tampak keras, Aries sebenarnya cepat reda setelah emosi dilepaskan. Mereka hanya butuh ruang singkat untuk bernapas dan menenangkan detak batin sebelum kembali rasional.

2. Taurus yang Memilih Diam, Menyimpan, dan Menguji Kesabaran Diri

Taurus cenderung menahan marah lebih lama, bukan karena tidak merasakan, melainkan karena ingin menjaga kestabilan. Saat kesabaran diuji, mereka bisa menjadi sangat diam dan menarik diri. Kemarahan Taurus sering muncul perlahan, tetapi ketika batasnya terlewati, sikapnya berubah tegas. Menenangkan diri bagi Taurus berarti kembali ke rutinitas yang memberi rasa aman.

3. Gemini yang Meluapkan Marah Lewat Kata dan Pikiran yang Berlari

Gemini mengekspresikan marah melalui kata-kata dan dialog. Pikiran mereka bergerak cepat, mencari penjelasan dan pembenaran. Saat emosi naik, mereka cenderung banyak berbicara atau justru berdebat. Setelah itu, Gemini perlu waktu untuk memproses pikiran agar emosi mereda dan sudut pandang menjadi lebih seimbang.

4. Cancer yang Sensitif dan Menarik Diri untuk Melindungi Perasaan

Cancer merasakan marah sebagai luka emosional yang dalam. Mereka bisa menjadi sangat sensitif dan memilih menjauh sebagai bentuk perlindungan diri. Air mata atau sikap dingin sering muncul sebelum mereka siap bicara. Sahabat Fimela, Cancer menenangkan diri dengan kembali ke ruang aman emosional, tempat mereka merasa dipahami dan diterima.

 

 

3 dari 4 halaman

5. Leo yang Menunjukkan Marah Lewat Sikap Tegas dan Harga Diri

5. Leo yang Menunjukkan Marah Lewat Sikap Tegas dan Harga Diri./Copyright freepik.com/author/lookstudio

Leo membawa marahnya dengan penuh wibawa. Nada suara tegas dan sikap dominan muncul ketika mereka merasa tidak dihargai. Di balik itu, Leo sebenarnya sedang menjaga harga diri dan martabat. Mereka akan lebih cepat tenang jika mendapat pengakuan yang tulus dan rasa dihormati.

6. Virgo yang Memproses Marah Lewat Analisis dan Kritik pada Diri

Virgo jarang meledak, karena marah sering diolah di dalam pikiran. Mereka menganalisis situasi, mencari kesalahan, bahkan mengkritik diri sendiri. Sikap ini membuat marah tampak sunyi, tetapi intens. Virgo menenangkan diri dengan menemukan kejelasan dan solusi konkret agar batin kembali tertata.

7. Libra yang Menekan Marah Demi Menjaga Harmoni dan Keseimbangan

Libra tidak nyaman dengan konflik terbuka. Saat marah, mereka cenderung menekan perasaan demi menjaga keharmonisan. Senyum bisa tetap terpasang, meski batin bergolak. Sahabat Fimela, Libra perlu belajar memberi ruang bagi emosinya sendiri, karena keseimbangan sejati juga lahir dari kejujuran perasaan.

8. Scorpio yang Memendam Marah dengan Intensitas Emosi yang Dalam

Scorpio merasakan marah secara mendalam dan intens. Mereka jarang mengekspresikannya secara langsung, tetapi menyimpannya sebagai energi batin. Sikap dingin atau tatapan tajam sering menjadi isyarat. Scorpio menenangkan diri dengan proses refleksi yang dalam hingga emosi berubah menjadi pemahaman.

 

 

4 dari 4 halaman

9. Sagitarius yang Marah Sekilas Lalu Mencari Kebebasan Emosi

9. Sagitarius yang Marah Sekilas Lalu Mencari Kebebasan Emosi./Copyright freepik.com/author/pvproductions

Sagitarius tidak suka terjebak dalam emosi berat terlalu lama. Saat marah, mereka bisa mengungkapkannya dengan jujur, lalu memilih pergi sejenak. Tawa atau candaan kadang muncul sebagai mekanisme pertahanan. Menenangkan diri bagi Sagitarius berarti mendapatkan ruang bebas untuk melihat masalah dari perspektif lebih luas.

10. Capricorn yang Mengendalikan Marah dengan Disiplin dan Kontrol Diri

Capricorn menampilkan marah dengan sangat terkendali. Mereka fokus pada tanggung jawab dan hasil, bukan luapan emosi. Sikap kaku atau jarak emosional bisa terasa. Di balik itu, Capricorn sedang berusaha menjaga kendali agar tidak kehilangan arah. Waktu dan struktur membantu mereka kembali tenang.

11. Aquarius yang Mengalihkan Marah ke Pemikiran Rasional dan Jarak Emosional

Aquarius cenderung mengambil jarak saat marah. Mereka mengalihkan emosi ke pemikiran rasional, seolah menjadi pengamat dari luar. Sikap dingin bukan berarti tidak peduli, melainkan cara melindungi kebebasan batin. Aquarius menenangkan diri dengan refleksi intelektual dan sudut pandang objektif.

12. Pisces yang Menyerap Marah sebagai Perasaan yang Campur Aduk

Pisces merasakan marah sebagai gelombang emosi yang bercampur antara sedih, kecewa, dan empati. Mereka bisa menarik diri ke dunia batin atau meluapkannya lewat tangisan. Sahabat Fimela, Pisces menenangkan diri dengan memberi ruang bagi perasaan untuk mengalir, lalu perlahan menemukan makna di baliknya.

Memahami sikap marah melalui perspektif zodiak bukan tentang memberi label mutlak, melainkan membuka ruang empati. Setiap orang memiliki cara unik untuk mengekspresikan dan merespons rasa marah, dipengaruhi pengalaman hidup, nilai pribadi, dan pilihan sadar.

Saat kita mampu melihat kemarahan sebagai pesan, bukan ancaman, hubungan menjadi lebih hangat dan batin lebih damai.