Cara 12 Zodiak Berhenti Menyukai Seseorang yang Tidak Bisa Dimiliki

Endah WijayantiDiterbitkan 18 Januari 2026, 08:45 WIB

Fimela.com, Jakarta - Dilema menyukai seseorang yang tidak bisa dimiliki sering kali bukan tentang kurangnya usaha, melainkan tentang keberanian untuk menerima kenyataan. Perasaan tumbuh tanpa diminta, harapan mengendap pelan pelan, dan hati belajar menunggu sesuatu yang mungkin tak pernah datang. Di titik inilah kedewasaan emosional diuji, bukan untuk mematikan rasa, melainkan untuk merawat diri agar tetap utuh.

Ketika cinta tidak berbalas atau terhalang keadaan, jalan paling sehat bukanlah memaksa, melainkan melepaskan dengan penuh kesadaran. Sahabat Fimela, move on bukan berarti melupakan begitu saja, tetapi memulihkan ruang batin agar hidup kembali bernapas lega. Melalui perspektif zodiak yang dipahami secara bijak, kita bisa melihat beragam cara manusia belajar berhenti menyukai seseorang yang tidak bisa dimiliki, tanpa menghakimi dan tanpa menggeneralisasi.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

1. Aries yang Belajar Mengalihkan Energi dan Menemukan Kemenangan Baru dalam Hidup

1. Aries yang Belajar Mengalihkan Energi dan Menemukan Kemenangan Baru dalam Hidup./Copyright Fimela - Guntur

Aries dikenal penuh semangat dan cepat jatuh cinta, tetapi juga memiliki daya juang yang besar. Ketika menyadari cinta tidak mungkin terwujud, Aries perlu menyalurkan energinya ke tujuan baru. Fokus pada proyek pribadi, olahraga, atau tantangan karier membantu Aries memindahkan pusat perhatian dari rasa kehilangan ke pencapaian yang membangun harga diri.

2. Taurus yang Perlahan Melepas dengan Konsistensi dan Merawat Diri Secara Nyata

Taurus cenderung setia dan sulit melepaskan, karena mereka menghargai stabilitas emosional. Cara sehat bagi Taurus adalah menciptakan rutinitas baru yang menenangkan. Merawat tubuh, memperindah ruang hidup, dan menikmati hal sederhana membantu Taurus menerima bahwa kenyamanan tidak selalu datang dari orang yang sama.

3. Gemini yang Menyembuhkan Diri Lewat Percakapan Jujur dan Perspektif Baru

Gemini sering terjebak dalam pikiran yang berputar. Untuk berhenti menyukai seseorang yang tak bisa dimiliki, Gemini perlu mengekspresikan perasaannya secara sehat. Berbicara dengan teman tepercaya atau menulis jurnal membantu mereka mengurai emosi, sekaligus membuka ruang bagi sudut pandang yang lebih rasional.

4. Cancer yang Memulihkan Luka Hati dan Menguatkan Batas Emosional

Cancer merasakan cinta dengan sangat dalam. Sahabat Fimela, bagi Cancer, move on bukan tentang menekan rasa, melainkan mengizinkan diri bersedih secukupnya. Setelah itu, penting untuk membangun batas emosional agar tidak terus memberi energi pada hubungan yang tidak memberi kepastian.

3 dari 4 halaman

5. Leo yang Menemukan Kembali Harga Diri dan Cahaya dari Dalam Diri

5. Leo yang Menemukan Kembali Harga Diri dan Cahaya dari Dalam Diri./Copyright depositphotos.com/bongkarngraphic

Leo sering mencintai dengan penuh kebanggaan. Ketika cinta tak terbalas, Leo perlu mengingat bahwa nilai dirinya tidak ditentukan oleh penerimaan orang lain. Mengembangkan bakat, tampil percaya diri, dan memberi diri apresiasi adalah langkah penting agar Leo kembali bersinar tanpa bergantung pada validasi eksternal.

6. Virgo yang Mengurai Perasaan dengan Kesadaran dan Logika Sehat

Virgo cenderung menganalisis segala hal, termasuk cinta. Untuk berhenti menyukai seseorang yang tidak bisa dimiliki, Virgo perlu menerima bahwa tidak semua hal bisa diperbaiki. Membuat daftar realitas dan kebutuhan emosional membantu Virgo melihat situasi secara objektif dan mengambil keputusan yang melindungi kesehatan mental.

7. Libra yang Menyeimbangkan Hati dan Pikiran demi Kedamaian Diri

Libra sering bertahan demi keharmonisan, bahkan ketika dirinya terluka. Cara sehat bagi Libra adalah belajar memilih diri sendiri tanpa rasa bersalah. Menata ulang prioritas, mencari keindahan dalam hidup sehari hari, dan membangun relasi yang setara membantu Libra menemukan keseimbangan baru.

8. Scorpio yang Melepaskan dengan Keteguhan dan Transformasi Batin

Scorpio mencintai dengan intensitas tinggi. Move on bagi Scorpio bukan proses singkat, tetapi transformasi mendalam. Menghadapi rasa cemburu, kehilangan, dan kecewa secara jujur memungkinkan Scorpio bangkit dengan kekuatan baru, bukan kepahitan yang berkepanjangan.

4 dari 4 halaman

9. Sagittarius yang Memilih Kebebasan Emosional dan Makna Hidup Lebih Luas

9. Sagittarius yang Memilih Kebebasan Emosional dan Makna Hidup Lebih Luas./Copyright depositphotos.com/bongkarngraphic

Sagittarius perlu ruang untuk bernapas. Ketika cinta tidak mungkin, mereka bisa memulihkan diri dengan menjelajah pengalaman baru, baik melalui perjalanan, belajar, atau aktivitas sosial. Melihat hidup sebagai petualangan membantu Sagittarius menyadari bahwa satu orang bukan satu satunya sumber kebahagiaan.

10. Capricorn yang Menguatkan Diri lewat Tujuan Jangka Panjang dan Disiplin Emosional

Capricorn cenderung menahan perasaan demi tanggung jawab. Cara sehat untuk move on adalah mengakui rasa kehilangan tanpa mengabaikannya. Menyusun tujuan hidup yang jelas dan realistis memberi Capricorn pijakan kuat untuk melangkah maju dengan kepala tegak.

11. Aquarius yang Melepaskan Keterikatan dan Menghargai Kemandirian Diri

Aquarius sering tampak tenang, tetapi menyimpan perasaan kompleks. Untuk berhenti menyukai seseorang yang tidak bisa dimiliki, Aquarius perlu kembali pada nilai kebebasan dan keotentikan diri. Menghubungkan diri dengan komunitas dan ide baru membantu mereka merasa utuh tanpa ketergantungan emosional.

12. Pisces yang Menyembuhkan Hati lewat Empati pada Diri Sendiri dan Harapan Baru

Pisces mudah larut dalam romantisasi. Sahabat Fimela, langkah bijak bagi Pisces adalah membedakan antara cinta nyata dan harapan ideal. Menyalurkan emosi melalui seni, doa, atau refleksi batin membantu Pisces menyembuhkan luka dan membuka hati untuk kemungkinan yang lebih sehat.

Menyukai seseorang yang tidak bisa dimiliki adalah pengalaman manusiawi yang tidak perlu disesali. Setiap zodiak menawarkan cara berbeda untuk memahami dan melepaskan, tetapi inti kebijaksanaannya sama, yaitu menghormati diri sendiri dan menerima realitas dengan lapang dada.

Ketika kita bisa berdamai dengan takdir, kita memberi ruang bagi kehidupan untuk menghadirkan kebahagiaan yang lebih selaras. Di sanalah hati menemukan ketenangan, bukan karena cinta yang hilang, melainkan karena diri sendiri akhirnya dipilih.