Ahli Sarankan untuk Pertahankan Kebiasaan Menginap Bersama Teman Saat Dewasa, Ini Manfaatnya!

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 22 Januari 2026, 16:32 WIB

ringkasan

  • Menginap bersama teman di masa dewasa memberikan kesempatan berharga untuk koneksi sosial dan rasa memiliki, yang krusial untuk kesejahteraan mental di tengah masyarakat modern yang terisolasi.
  • Aktivitas ini dapat mengurangi kecemasan, memberikan rasa aman secara emosional, dan membantu individu terhubung kembali dengan 'anak batin' mereka, membebaskan dari tanggung jawab dewasa untuk sementara.
  • Pengalaman positif seperti yang dibagikan oleh penulis The Independent menunjukkan bahwa menginap bersama teman dapat mempererat hubungan persahabatan tanpa biaya atau tekanan

Fimela.com, Jakarta - Bagi banyak orang dewasa, gagasan untuk menginap di rumah teman mungkin terdengar seperti kenangan manis masa kecil yang telah lama berlalu. Namun, Sahabat Fimela, tren "pesta tidur" versi dewasa kini kembali populer dan membawa manfaat tak terduga. Fenomena ini menawarkan lebih dari sekadar nostalgia, melainkan ruang penting untuk koneksi dan kesejahteraan mental di tengah hiruk pikuk kehidupan modern.

Sebuah artikel dari The Independent menyoroti alasan mengapa menginap bersama teman tak boleh berhenti saat dewasa, bahkan setelah kita melewati usia remaja. Penulis Lydia Spencer-Elliott menemukan bahwa praktik ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kehidupan kita. Ini adalah cara efektif untuk menjaga hubungan sosial tetap kuat dan mendukung kesehatan mental.

Mengapa menginap bersama teman tak boleh berhenti saat dewasa? Aktivitas sederhana ini ternyata mampu menyediakan kesempatan berharga untuk terhubung kembali dengan diri sendiri dan orang-orang terdekat. Hal ini sangat dibutuhkan dalam masyarakat yang semakin terisolasi, di mana koneksi mendalam seringkali sulit ditemukan.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Manfaat Psikologis Menginap Bersama Teman Dewasa

Psikolog Dr. Emily Crosby menjelaskan bahwa menginap bersama teman di masa dewasa menawarkan kesempatan berharga untuk terhubung. Aktivitas ini juga memberikan rasa memiliki yang seringkali sulit ditemukan dalam masyarakat modern yang terputus dan terisolasi. Pentingnya koneksi sosial ini tidak bisa diremehkan untuk menjaga keseimbangan emosional.

Ritual menginap ini juga dapat memberikan rasa keakraban yang membangkitkan perasaan aman secara emosional. Perasaan aman tersebut sangat membantu dalam mengurangi tingkat kecemasan yang sering dialami orang dewasa. Dengan demikian, momen ini menjadi semacam terapi ringan yang menyenangkan.

Momen kebersamaan ini memungkinkan kita untuk sejenak melupakan tuntutan hidup. Kita bisa berbagi cerita, tertawa, dan saling mendukung tanpa beban. Ini adalah bentuk investasi pada kesehatan mental yang seringkali terabaikan.

3 dari 4 halaman

Menghidupkan Kembali 'Inner Child' dan Mengurangi Kecemasan

Menurut Dr. Crosby, kembali melakukan acara menginap di masa dewasa dapat membebaskan kita dari tanggung jawab yang membebani untuk satu malam. Malam itu dihabiskan dengan kebahagiaan dan keceriaan, yang pada akhirnya membantu kita terhubung kembali dengan "anak batin" kita. Ini adalah kesempatan untuk menjadi diri sendiri tanpa filter.

Koneksi ini sangat penting dalam mendukung kesejahteraan mental, karena membantu individu merasa bebas dan terbuka kembali. Dalam dunia dewasa yang seringkali penuh batasan, momen seperti ini menjadi sangat berharga. Kita bisa melepaskan penat dan menemukan kembali kegembiraan sederhana.

Menginap bersama teman juga bisa menjadi cara efektif untuk mengurangi stres. Dengan fokus pada interaksi sosial yang positif dan aktivitas santai, pikiran kita dapat beristirahat dari tekanan sehari-hari. Ini adalah pengingat bahwa kebahagiaan seringkali ditemukan dalam hal-hal kecil.

4 dari 4 halaman

Pengalaman Positif yang Mempererat Hubungan Persahabatan

Penulis artikel asli, Lydia Spencer-Elliott, berbagi pengalamannya sendiri yang sangat positif tentang menginap bersama teman-temannya. Bersama Melissa dan Clare, ia menghabiskan malam dengan menonton acara TV dan mengobrol tanpa biaya, tanpa alkohol, dan tanpa tekanan. Pengalaman ini menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak selalu memerlukan pengeluaran besar.

Lydia bangun dengan perasaan bahagia dan merasa lebih dekat dengan teman-temannya setelah pengalaman tersebut. Ini membuktikan bahwa kualitas waktu yang dihabiskan bersama jauh lebih penting daripada kuantitas atau kemewahan. Ikatan persahabatan menjadi semakin kuat.

Dengan berbagai manfaat tersebut, tidak mengherankan jika tren menginap bersama teman di kalangan orang dewasa semakin berkembang. Ini menunjukkan bahwa menjaga koneksi sosial yang mendalam dan otentik tetap menjadi kebutuhan fundamental manusia, terlepas dari usia. Jadi, Sahabat Fimela, jangan ragu untuk merencanakan "sleepover" berikutnya!