5 Ciri Orang yang Memiliki Empati dan Memiliki Sikap Hangat yang Membuatmu Lebih Dipahami

Ayu Puji LestariDiterbitkan 26 Januari 2026, 16:35 WIB

Fimela.com, Jakarta - Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain, tanpa harus mengalami hal yang sama. Di tengah dunia yang serba cepat dan penuh tuntutan, empati menjadi kualitas yang sangat berharga. Orang yang memiliki empati biasanya lebih mudah membangun hubungan yang sehat, dipercaya, dan disukai lingkungan sekitarnya. 

Lalu, apa saja ciri orang yang memiliki empati? Sahabat Fimela, berikut lima tanda yang bisa kamu kenali, baik pada diri sendiri maupun orang-orang di sekitarmu.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

1. Mampu Mendengarkan dengan Penuh Perhatian

Mendengarkan penuh perhatian./Copyright depositphotos.com/bongkarngraphic

Salah satu ciri paling kuat dari orang yang berempati adalah kemampuannya untuk mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Mereka tidak sekadar mendengar untuk membalas, tetapi benar-benar hadir saat kamu berbicara. Kontak mata, bahasa tubuh yang terbuka, dan respons yang relevan menjadi tanda bahwa mereka peduli pada ceritamu.

Orang yang berempati tidak memotong pembicaraan atau buru-buru memberi nasihat. Mereka memberi ruang agar kamu bisa mengekspresikan perasaan dengan nyaman. Bagi mereka, didengarkan adalah bentuk dukungan yang sangat berarti.

3 dari 5 halaman

2. Peka terhadap Perasaan Orang Lain

Peka terhadap perasaan orang lain./Copyright depositphotos.com/bongkarngraphic

Kamu mungkin sering menemui orang yang langsung menyadari perubahan suasana hati, meski tanpa kata-kata. Itulah salah satu tanda empati. Orang yang berempati cenderung sensitif terhadap ekspresi wajah, nada bicara, dan bahasa tubuh orang lain.

Kepekaan ini membuat mereka lebih berhati-hati dalam bersikap dan berbicara. Mereka berusaha tidak menyakiti perasaan orang lain, karena mampu membayangkan bagaimana rasanya berada di posisi tersebut.

Orang yang memiliki empati jarang terburu-buru menilai atau menyalahkan. Mereka memahami bahwa setiap orang memiliki latar belakang, perjuangan, dan sudut pandang yang berbeda. Alih-alih menghakimi, mereka memilih untuk mencoba memahami alasan di balik sikap atau keputusan seseorang.

Sikap ini membuat orang lain merasa aman untuk menjadi diri sendiri. Kamu pun bisa belajar dari mental ini dengan memberi ruang bagi perbedaan dan tidak langsung menarik kesimpulan dari satu sisi cerita saja.

4 dari 5 halaman

4. Tulus Membantu tanpa Pamrih

Memiliki sikap tulus./Copyright depositphotos.com/theshots.contributor

Empati sering kali mendorong seseorang untuk membantu dengan ketulusan. Orang yang berempati tidak selalu menunggu diminta, karena mereka peka terhadap kebutuhan orang lain. Bantuan yang diberikan pun tidak disertai harapan balasan atau pujian.

Bagi mereka, melihat orang lain merasa lebih baik sudah menjadi kepuasan tersendiri. Sikap ini menciptakan hubungan yang hangat dan saling mendukung, baik dalam lingkup pertemanan, keluarga, maupun pekerjaan.

5 dari 5 halaman

5. Mampu Menempatkan Diri di Posisi Orang Lain

Mampu menempatkan diri./Copyright depositphotos.com/sevendeman

Ciri utama empati adalah kemampuan untuk membayangkan diri berada di posisi orang lain. Orang yang berempati sering bertanya dalam hati, “Bagaimana perasaanku jika aku berada di situasi ini?” Pertanyaan sederhana ini membuat mereka lebih bijak dalam bersikap.

Kemampuan ini membantumu mengambil keputusan yang lebih manusiawi dan penuh pertimbangan. Kamu pun bisa melatih empati dengan membiasakan diri melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang, bukan hanya dari kepentingan pribadi.