Fimela.com, Jakarta - Saat ini, kegiatan yang berhubungan dengan workout atau latihan fisik sudah menjadi gaya hidup. Masyarakat sudah tidak asing lagi dengan berbagai istilah dalam dunia olahraga, salah satunya adalah full body mobility. Full body mobility, salah satu kegiatan workout yang bertujuan untuk melatih fleksibilitas otot.
Dengan melakukan full body mobility, tubuh akan terbiasa untuk mudah beradaptasi dan melakukan perpindahan secara gesit. Selain itu, fokus dapat meningkat dan daya tahan semakin kuat dengan latihan full body mobility hanya dengan 20 menit setiap harinya.
Terkadang, latihan ini dirasa cukup membosankan karena hanya melakukan perpindahan gerakan di satu tempat. Namun, melakukan perpindahan gerak tidak hanya tentang stretching, tetapi juga mendorong agar tubuh mampu melakukan gerakan secara bebas tanpa rasa sakit dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, masih banyak manfaat dan tips untuk melakukan latihan full body mobility.
Tips Latihan Full Body Mobility Selama 20 Menit
1. Merekam diri sendiri selama melakukan latihan
Dengan merekam atau membuat video diri sendiri selama latihan full body mobility, dapat membantu untuk memberikan gambaran terkait track atau movements improvements. Video yang telah direkam bisa disaksikan kembali setiap minggunya sebagai bahan evaluasi jiika terdapat perbedaan pada rentang gerak.
2. Merancang jurnal untuk progres workout
Setiap melakukan full body mobility, tulis tentang progres selama latihan. Terkadang, hasil dapat terlihat apabila dapat mengukur perkembangan selama latihan full body mobility. Lalu, hasil dari latihan full body mobility yang telah dicatat dapat menjadi acuan untuk improvement.
3. Melakukan full body mobility bersama pelatih
Pelatih dapat membantu untuk membimbing selama latihan full body mobility. Selain itu, pelatih dapat memberikan assessment dan feedback terkait tips agar semakin terlihat hasil dari latihan full body mobility.
Manfaat Latihan Full Body Mobility
1. Meminimalisir risiko cedera
Melakukan latihan full body mobility akan mengurangi risiko cedera, meningkatkan kesehatan, dan mengurangi nyeri atau pegal pada otot. Dilansir dari Womenshealthmag.com, tanpa melakukan latihan pergerakan secara rutin, tubuh mungkin tidak dapat secara optimal dan berisiko tinggi terkena cedera.
2. Meningkatkan daya tahan
Tubuh yang dapat secara bebas melakukan perpindahan gerakan disebabkan oleh kualitas latihan. Semakin baik latihan full body mobility yang dilakukan, maka akan terlihat jelas fleksibilitas tubuh. Jika latihan full body mobility yang dilakukan secara maksimal, daya tahan akan semakin terlihat.
3. Postur tubuh menjadi ideal
Dengan melakukan latihan full body mobility secara rutin, bentuk tubuh akan semakin proporsional. Latihan selama 20 menit sehari dapat membuat postur tubuh menjadi lebih bugar dan terlihat sehat. Menjaga postur tubuh dapat membantu mengurangi risiko cedera atau gangguan pada otot.