Pesona Wulan Guritno Berkain Songke Khas NTT, Anggun Berpose di Rumah Gendang Kampung Adat Ruteng Pu'u

Hilda IrachDiterbitkan 06 Februari 2026, 11:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Keindahan wastra Nusantara kembali terpancar lewat penampilan Wulan Guritno saat berpose di depan rumah Gendang, kawasan Kampung Adat Ruteng Pu'u, Nusa Tenggara Timur. Dengan latar rumah adat beratap ilalang yang menjulang ikonik, Wulan menghadirkan potret anggun sekaligus kuat, menyatu dengan suasana alam dan tradisi setempat.

Dalam potret tersebut, Wulan Guritno tampil mengenakan kain Songke khas Manggarai, NTT berwarna hitam dengan taburan motif geometris berwarna cerah yang menjadi ciri ikonik tenun Flores. Kain Songke itu dililit rapi sebagai bawahan, menciptakan siluet panjang yang jatuh lurus dan memberi kesan elegan tanpa terlihat berlebihan. 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Detail Looks

Dalam potret tersebut, Wulan Guritno tampil mengenakan kain Songke khas Manggarai, NTT berwarna hitam dengan taburan motif geometris berwarna cerah yang menjadi ciri ikonik tenun Flores. [@wulanguritno].

Sebagai padanan, ia memilih atasan Mara fringe blouse dari koleksi #tanahumbatanajiwa milik Ghea Resort. Blus bernuansa cokelat tanah tersebut tampil mencuri perhatian lewat detail rumbai panjang di bagian lengan, menghadirkan sentuhan etnik-modern yang berpadu harmonis dengan kain tradisional yang dikenakan.

Lapisan dalam berupa tank top berwarna gelap mempertegas kesan effortless, sekaligus memberi ruang pada kain Songke untuk menjadi pusat perhatian. Sebuah kalung bernuansa etnik dengan liontin putih gading turut melengkapi tampilan, memperkuat karakter busana yang sarat makna budaya.

Tak hanya dari busana, styling sederhana juga menjadi kunci pesona penampilannya. Rambut Wulan ditata praktis dengan sentuhan ikat kepala bernuansa senada, sementara riasan wajah dibuat natural, membiarkan aura kecantikan alaminya tampil dominan di tengah lanskap kampung adat.

3 dari 3 halaman

Bisa Jadi Inspirasi

Dalam potret tersebut, Wulan Guritno tampil mengenakan kain Songke khas Manggarai, NTT berwarna hitam dengan taburan motif geometris berwarna cerah yang menjadi ciri ikonik tenun Flores. [@wulanguritno].

Berdiri anggun di depan rumah Gendang, Wulan seolah menunjukkan bahwa kain tradisional seperti Songke tidak hanya relevan untuk upacara adat, tetapi juga dapat dihadirkan sebagai fashion statement yang modern dan berkelas.

Perpaduan kain Songke Manggarai dengan sentuhan resort wear dari Ghea Resort ini menjadi inspirasi gaya berbusana yang menghormati akar budaya, sekaligus tetap relevan dengan selera fashion masa kini.