Rahasia Handuk Lembut dan Mengembang Bertahun-tahun

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 06 Februari 2026, 14:03 WIB

ringkasan

  • Pelembut kain justru menciptakan lapisan lilin yang menghalangi daya serap dan membuat handuk kaku, bukan melembutkan.
  • Cuka putih efektif melarutkan residu deterjen, mineral, dan minyak tubuh yang menumpuk, mengembalikan kelembutan dan daya serap handuk.
  • Mencuci handuk dengan cuka, diikuti deterjen minimal, dan mengeringkannya dengan panas sedang adalah kunci untuk menjaga handuk tetap lembut dan mengembang bertahun-tahun.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, siapa yang tidak mendambakan handuk yang selalu lembut dan mengembang setiap kali selesai mandi? Namun, seringkali handuk kesayangan kita perlahan berubah menjadi kaku, kasar, dan bahkan kurang efektif dalam menyerap air seiring waktu. Jangan khawatir, ada cara terbaik menjaga handuk tetap lembut dan mengembang bertahun-tahun yang telah ditemukan.

Kehilangan kelembutan handuk umumnya disebabkan oleh penumpukan residu yang tidak terlihat. Residu dari deterjen, mineral dalam air, serta minyak tubuh kita menempel pada serat handuk, menjadikannya kaku dan mengurangi daya serapnya. Hal ini membuat pengalaman mandi terasa kurang nyaman.

Banyak dari kita mungkin berpikir pelembut kain adalah solusinya, tetapi ternyata ada rahasia lain yang jauh lebih efektif dan ekonomis. Rahasia cara terbaik menjaga handuk tetap lembut dan mengembang bertahun-tahun ini justru ditemukan di dapur Anda, yaitu cuka.

2 dari 4 halaman

Mitos Pelembut Kain dan Musuh Kelembutan Handuk

Ilustrasi Menjaga Kualitas Handuk Credit: Pexels.com/KingOfCotton

Handuk yang awalnya lembut seringkali kehilangan pesonanya karena beberapa faktor. Salah satu penyebab utamanya adalah penumpukan residu yang tidak terlihat. Residu deterjen, mineral dari air keran, dan minyak alami dari tubuh kita dapat melapisi serat handuk, membuatnya terasa kaku dan mengurangi kemampuannya menyerap air secara optimal.

Ironisnya, banyak dari kita menggunakan pelembut kain dengan harapan membuat handuk lebih lembut. Namun, penggunaan pelembut kain justru menjadi bumerang bagi kelembutan handuk. Produk ini menciptakan lapisan lilin pada serat handuk.

Lapisan lilin ini memang terasa halus di permukaan, tetapi sebenarnya menghalangi daya serap handuk dan memperparah penumpukan residu. "Alih-alih melembutkan handuk, itu menciptakan lapisan lilin menipu yang terasa halus pada awalnya, tetapi akhirnya menghalangi daya serap yang memperburuk penumpukan," menurut Wendy Rose Gould dari Real Simple. Ini menjelaskan mengapa handuk Anda mungkin terasa kurang menyerap setelah dicuci dengan pelembut kain.

3 dari 4 halaman

Cuka, Rahasia Cara Terbaik Menjaga Handuk Tetap Lembut dan Mengembang Bertahun-tahun

Setelah memahami masalahnya, kini saatnya beralih ke solusi yang efektif dan ramah kantong. Solusi untuk mengembalikan kelembutan dan daya serap handuk Anda adalah dengan memanfaatkan cuka. Cuka putih memiliki sifat asam yang mampu melarutkan residu yang menumpuk pada serat handuk.

Alicia Sokolowski, seorang ahli kebersihan dan presiden AspenClean, menjelaskan bahwa cuka "meluruhkan sabun, mineral, dan residu pelembut kain apa pun." Ini menjadikan cuka sebagai agen pembersih alami yang sangat ampuh untuk revitalisasi handuk Anda. Dengan metode ini, Anda dapat menjaga handuk tetap lembut dan mengembang seperti baru.

Berikut adalah langkah-langkah pencucian yang direkomendasikan untuk mencapai hasil maksimal:

  • Pencucian Pertama (Tanpa Deterjen):
    • Cuci handuk secara terpisah dari pakaian lain.
    • Gunakan air panas untuk membantu melarutkan residu.
    • Jangan gunakan deterjen sama sekali dan hindari pelembut kain.
    • Tambahkan ½ hingga 1 cangkir cuka ke dalam mesin cuci, sesuaikan dengan volume cucian.
    • Jalankan siklus pencucian normal sampai selesai.
  • Pencucian Kedua (Dengan Deterjen Ringan):
    • Segera setelah siklus cuka selesai, cuci kembali handuk Anda.
    • Gunakan hanya sedikit deterjen, sekitar setengah dari jumlah yang direkomendasikan, untuk membersihkan sisa kotoran tanpa meninggalkan residu baru.
4 dari 4 halaman

Pengeringan Tepat dan Tanda Waktunya Mengganti Handuk

Proses pengeringan juga memegang peranan penting dalam menjaga handuk tetap lembut dan mengembang. Setelah proses pencucian, jangan langsung memasukkan handuk ke pengering. Kibaskan setiap handuk dengan kuat untuk membantu mengurai serat-seratnya yang mungkin menempel satu sama lain. Ini akan membantu handuk mengembang lebih baik.

Selanjutnya, keringkan handuk dengan panas sedang. Penting untuk diingat, "Sokolowski memperingatkan bahwa panas tinggi dapat merusak serat, jadi hindarilah itu," kata Wendy Rose Gould. Panas berlebihan dapat membuat serat handuk menjadi kaku dan rapuh seiring waktu. Untuk hasil yang lebih maksimal dalam menjaga handuk tetap mengembang, Anda bisa menambahkan bola pengering wol (wool dryer balls) ke dalam pengering.

Meskipun perawatan yang baik dapat memperpanjang umur handuk, ada saatnya handuk harus diganti. Handuk pada akhirnya akan usang dan kehilangan fungsinya. Tanda-tanda bahwa sudah waktunya untuk mengganti atau mendaur ulang handuk meliputi daya serap yang buruk, bau yang tidak hilang meskipun sudah dicuci bersih, atau serat yang mulai berjumbai dan menipis. "Bahkan dengan perawatan yang baik, handuk akan usang, dan daya serap yang buruk, bau yang tertinggal, atau berjumbai menandakan sudah waktunya untuk mengalihfungsikan atau menggantinya," jelas Real Simple.