Fimela.com, Jakarta - Di era kerja serba cepat seperti sekarang—terlebih sejak banyak perusahaan mengadopsi sistem kerja fleksibel pasca pandemi COVID-19—batas antara waktu kerja dan waktu pribadi makin tipis. Notifikasi tak henti, tenggat waktu menumpuk, dan rapat beruntun sering membuat kita lupa untuk berhenti sejenak.
Padahal, rehat singkat di tengah kesibukan bukan tanda malas. Justru, istirahat yang tepat bisa meningkatkan fokus, kreativitas, dan produktivitas. Berikut beberapa cara praktis yang bisa langsung Anda terapkan.
1. Terapkan Teknik 5–10 Menit “Jeda Sadar”
Tak perlu menunggu cuti panjang. Cukup ambil 5–10 menit untuk:
Menutup mata dan menarik napas dalam
Meregangkan bahu, leher, dan punggung
Menjauh dari layar gadget
Teknik ini mirip dengan pendekatan dalam buku Atomic Habits karya James Clear yang menekankan perubahan kecil namun konsisten. Jeda singkat yang rutin dilakukan memberi dampak besar dalam jangka panjang.
2. Gunakan Metode Pomodoro
Metode ini membagi waktu kerja menjadi 25 menit fokus, lalu 5 menit istirahat. Setelah 4 siklus, ambil istirahat lebih panjang (15–30 menit).
Teknik ini populer sejak diperkenalkan oleh Francesco Cirillo dan terbukti membantu menjaga konsentrasi sekaligus mencegah kelelahan mental.
Tips saat jeda:
Minum air putih
Berdiri dan berjalan sebentar
Hindari membuka media sosial berlebihan
3. Ganti Suasana Sejenak
Jika memungkinkan:
Pindah ke ruangan berbeda
Duduk dekat jendela
Keluar kantor untuk menghirup udara segar
Perubahan lingkungan membantu “mereset” otak dan mengurangi kejenuhan akibat rutinitas yang monoton.
4. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan
Tak perlu olahraga berat. Cukup:
Peregangan 3–5 menit
Jalan cepat mengitari gedung
Gerakan yoga sederhana
Aktivitas ringan meningkatkan aliran darah dan membuat tubuh lebih segar saat kembali bekerja.
5. Atur Batasan Digital
Kesibukan sering terasa berat karena kita selalu “online”. Coba:
Nonaktifkan notifikasi tidak penting
Tetapkan jam khusus membalas email
Hindari membawa pekerjaan ke tempat tidur
Batasan ini membantu memisahkan waktu kerja dan waktu istirahat secara sehat.