Fimela.com, Jakarta - Menjelang Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret, rumah mode asal Prancis, Longchamp, kembali menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan melalui kolaborasi bermakna. Untuk tahun ketiga berturut-turut, Longchamp bekerja sama dengan organisasi nirlaba Anaka, menghadirkan koleksi khusus yang menyoroti keahlian para perajin perempuan dari Madagaskar.
Kemitraan jangka panjang ini sejalan dengan nilai yang dipegang oleh Longchamp, yaitu menjaga tradisi kerajinan, menghargai keahlian tangan, serta menjalankan proses kreatif yang bertanggung jawab. Melalui proyek ini, Longchamp tidak hanya merayakan keterampilan para artisan perempuan, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap pemberdayaan perempuan sekaligus pelestarian tradisi kerajinan lokal.
Mengangkat Warisan Kerajinan Madagaskar
Madagaskar dikenal sebagai pulau dengan kekayaan sumber daya alam serta tradisi kerajinan yang kuat. Menariknya, banyak dari tradisi ini diwariskan dari generasi ke generasi oleh para perempuan. Mereka memiliki keterampilan luar biasa dalam mengolah serat alami melalui teknik seperti menenun, merajut, menyulam, hingga membuat anyaman.
Warisan inilah yang melahirkan workshop LANA, sebuah atelier yang menggunakan teknik tradisional Madagaskar untuk menciptakan aksesori fesyen dari serat alami seperti rafia, jerami, sisal, dan katun. Pada tahun 2020, pendiri workshop tersebut, Narindra, mendirikan organisasi LANA ANAKA yang berfokus pada pendidikan anak, kemandirian ekonomi perempuan melalui pekerjaan, serta perlindungan lingkungan dan regenerasi ekosistem lokal.
Kolaborasi Berdampak Sosial
Untuk koleksi Spring Summer 2026, Longchamp kembali memperkuat dukungannya terhadap Anaka. Kolaborasi ini memungkinkan sekitar 40 pengrajin terampil, mayoritas perempuan, bekerja secara penuh waktu dan memperoleh penghasilan dari keahlian mereka.
Dampak positifnya juga dirasakan oleh komunitas sekitar. Saat ini, proyek tersebut turut mendukung kehidupan 66 anak dengan menyediakan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, makanan, serta pakaian yang penting bagi kesejahteraan mereka.
Tas Ikonis dengan Sentuhan Handmade
Kolaborasi Longchamp x Anaka menghasilkan sejumlah desain ikonis yang seluruhnya dibuat secara manual di Madagaskar.
Salah satunya adalah Le Roseau Raffia, tote bag berukuran besar yang dirajut dari rafia alami dalam satu bagian utuh. Tas ini dilengkapi dengan detail penutup kayu serta handle kulit yang mencerminkan keahlian khas Longchamp.
Selain itu, ada pula interpretasi baru dari Le Pliage Filet, tas jaring khas Longchamp yang dihiasi pita dari rafia yang dianyam tangan. Warna pita tersebut terinspirasi dari cahaya matahari terbenam dan kilau laut, menciptakan nuansa musim panas yang hangat.
Koleksi ini juga dilengkapi dengan berbagai aksesori musim panas, seperti topi rafia yang dianyam dengan detail rumit serta gantungan kunci yang dapat digunakan untuk mempersonalisasi tas atau melengkapi gaya musim panas. Seluruhnya memancarkan semangat kolaborasi yang ringan, artisanal, sekaligus penuh makna.
Melalui kolaborasi ini, Longchamp tidak hanya menghadirkan koleksi yang estetis, tetapi juga menegaskan bahwa mode dapat menjadi medium untuk menciptakan dampak sosial yang nyata, memberdayakan perempuan, melestarikan kerajinan tradisional, dan mendukung keberlanjutan komunitas lokal.