Gaya Gagah Pangeran Mateen Kenakan Seragam Militer saat Menggendong Putrinya

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 13 Maret 2026, 09:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Kehidupan baru sebagai seorang ayah tengah dinikmati oleh Prince Abdul Mateen. Setelah sang istri, Anisha Rosnah, melahirkan putri pertama mereka yang diberi nama Zahra Mariam Bolkiah, pangeran Brunei itu membagikan momen kebersamaan bersama sang buah hati.

Terbaru, Pangeran Mateen mengunggah potret bersama putrinya di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 12 Maret 2026. Dalam foto yang diunggah, Pangeran Mateen terlihat menggendong bayi kecilnya dengan penuh kasih. Putri Zahra tampak dibungkus selimut merah muda, sementara sang ayah menatapnya dengan senyum hangat. 

Foto tersebut pun tampak sederhana yang diambil di rumahnya yang tampak berlatarkan ruang tamu yang luas yang dilengkapi sofa  berwarna krem, karpet bermotif warna senada, serta rak dari kayu. 

Sebelumnya, pada 11 Februari 2026, Pangeran Mateen juga sempat membagikan foto keluarga pertama mereka setelah kelahiran sang putri. Dalam unggahan tersebut, ia memperkenalkan nama lengkap anaknya kepada publik.

“Zahra Mariam Bolkiah. Anisha dan saya sangat berterima kasih kepada tim yang luar biasa di JPMC atas perawatan dan dukungan mereka yang luar biasa, dan sangat berterima kasih kepada semua orang atas ucapan selamat yang baik,” tulis Pangeran Mateen dalam bahasa Inggris di Instagram.

2 dari 2 halaman

Kenakan Baju Militer

Pangeran Mateen saat Menggendong Putrinya pakai seragam militer. [@tmski]

Menariknya, dalam foto tersebut Pangeran Mateen tampil mengenakan seragam militernya saat menggendong sang putri. Seragam tersebut dengan setelah hitam dari atasan jas dilengkapi tanda pangkat dan sash kuning dipadukan celana panjang hitam bergaris kuning. 

Foto tersebut menggambarkan potret yang begitu hangat antara ayah dan anak. 

Putri pertama pasangan tersebut lahir pada Minggu, 8 Februari 2026 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Kabar kelahirannya pun langsung diumumkan melalui lembaga penyiaran publik nasional Radio Television Brunei pada hari yang sama.