Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, siapa sangka matriark keluarga Kardashian-Jenner, Kris Jenner, kini menjadi fenomena viral di media sosial Tiongkok? Secara tak terduga, citranya telah diadaptasi sebagai jimat digital untuk 'memanifestasikan' kekayaan, kemajuan karier, dan kepercayaan diri di kalangan Generasi Z. Fenomena unik ini menunjukkan bagaimana ikon budaya pop dapat diinterpretasikan ulang dan memiliki makna baru di berbagai belahan dunia.
Julukan 'Ratu Janda' atau yang lebih sering disebut 'Tian Hou' (Ibu Suri) oleh Gen Z Tiongkok, kini melekat pada Kris Jenner. Julukan ini membawa konotasi kekuasaan, rasa hormat, dan pengaruh yang kuat dalam budaya Tiongkok, menjadikannya simbol keberuntungan yang tak terduga. Pengguna media sosial di sana percaya bahwa dengan menggunakan citra Kris Jenner, mereka dapat menarik kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan.
Tren ini bukan sekadar lelucon semata, melainkan sebuah ritual digital yang berkembang pesat. Ribuan anak muda Tiongkok kini menggunakan foto Kris Jenner sebagai profil media sosial, wallpaper ponsel, hingga layar kunci perangkat mereka. Mereka berharap dapat meniru etos kerja dan kesuksesan bisnis Kris Jenner yang telah membangun kerajaan bernilai miliaran dolar untuk keluarganya.
Awal Mula Fenomena 'Kris Jenner Effect' di Tiongkok
Fenomena 'Kris Jenner Effect' ini bermula dan menyebar dengan cepat di berbagai platform media sosial Tiongkok, seperti Xiaohongshu (RedNote), Weibo, dan Douyin. Pengguna mulai mengganti foto profil mereka dengan gambar Kris Jenner yang khas, seringkali dengan ekspresi percaya diri dan berwibawa. Tren ini kemudian berkembang menjadi unggahan foto-foto editan dirinya yang dikelilingi uang, topi wisuda, tawaran pekerjaan, dan barang-barang mewah, menciptakan visualisasi aspirasi mereka.
Penyebaran tren ini sangat masif, dengan tagar terkait yang telah mengumpulkan puluhan juta tampilan dan lebih dari 99.000 postingan di RedNote saja. Tidak hanya di profil media sosial, gambar Kris Jenner juga banyak digunakan sebagai wallpaper ponsel, layar kunci iPad, dan screensaver laptop. Ini menunjukkan tingkat partisipasi yang luas dari Gen Z Tiongkok dalam ritual digital ini.
Influencer Tiongkok, Marcelo Wang, turut menjelaskan fenomena ini melalui video TikTok viralnya yang telah ditonton jutaan kali. Ia menyatakan bahwa Kris Jenner telah lama menjadi selebriti populer di Tiongkok dan bahkan mendapatkan julukan 'Tian Hou' atau 'Ibu Suri'. Wang menambahkan bahwa banyak Gen Z Tiongkok melihat Jenner sebagai simbol 'keberuntungan, kesuksesan karier, kekayaan, dan kepercayaan diri'.
Menguak Alasan Kris Jenner Jadi Simbol Keberuntungan Gen Z
Kris Jenner dikenal luas sebagai 'momager' yang berhasil membangun karier anak-anaknya menjadi bisnis bernilai miliaran dolar. Reputasinya sebagai pebisnis yang cerdas dan pekerja keras sangat dihormati di Tiongkok, di mana nilai kerja keras sangat dihargai. Marcelo Wang bahkan menyebut, "Kris Jenner adalah salah satu pebisnis wanita paling bekerja keras di AS dan orang China sangat menghargai kerja keras."
Bagi Gen Z Tiongkok, 'cosplaying Kris Jenner adalah cara lucu Gen Z untuk memanifestasikan kesuksesan'. Mereka menggunakan citranya sebagai bentuk manifestasi untuk menarik kekayaan, kesuksesan dalam ujian, dan penerimaan di perguruan tinggi. Ini menjadi sebuah ritual modern yang menggabungkan humor dan aspirasi di tengah tekanan hidup yang kompetitif.
Meskipun beberapa sumber menyebutnya 'Ratu Janda', julukan yang lebih umum dan sering dikutip adalah 'Tian Hou' atau 'Ibu Suri' (Mother of the Emperor). Julukan 'Tian Hou' memiliki konotasi kekuasaan, rasa hormat, dan pengaruh yang kuat dalam budaya Tiongkok. Ini mencerminkan bagaimana Kris Jenner dipandang sebagai sosok matriark yang tangguh dan inspiratif.
Fenomena ini muncul di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, di mana persaingan untuk pekerjaan kerah putih semakin ketat. Kecemasan akan hasil ujian dan penerimaan pascasarjana mendominasi generasi muda. Oleh karena itu, Kris Jenner menjadi ikon yang mewakili harapan untuk kontrol, kepercayaan diri, dan mobilitas ke atas.
Dampak dan Respon Kris Jenner Terhadap Tren Viral Ini
Dampak dari tren ini terlihat dari berbagai variasi gambar Kris Jenner yang beredar. Pengguna mengedit fotonya dalam berbagai profesi, mulai dari eksekutif korporat, pekerja biasa, pengacara, koki, hingga dokter. Bahkan, ada yang mengeditnya mengenakan helm konstruksi atau seragam perawat, menunjukkan adaptasi citranya ke dalam berbagai peran aspiratif.
Beberapa pengguna bahkan membagikan anekdot yang mengaitkan perubahan positif dalam hidup mereka dengan 'efek Jenner'. Ada yang mengaku menerima tawaran pekerjaan atau memenangkan lotre setelah mengganti foto profil mereka dengan Kris Jenner. Kisah-kisah ini, meskipun seringkali disampaikan dengan nada bercanda, turut memperkuat keyakinan dan virality tren tersebut.
Kris Jenner sendiri telah menyadari tren ini dan memberikan respons positif. Ia mengunggah ulang video TikTok Marcelo Wang di Instagram Story-nya, disertai kutipan terkenalnya: "You're ALL doing amazing, sweetie!!!!". Respon ini tidak hanya meningkatkan visibilitas tren, tetapi juga menunjukkan apresiasi Kris Jenner terhadap fenomena budaya yang tak terduga ini.
Fenomena ini bukan yang pertama kali terjadi di Tiongkok. Sebelumnya, karakter Draco Malfoy dari Harry Potter juga pernah menjadi simbol keberuntungan selama perayaan Tahun Baru Imlek. Ini menunjukkan pola di mana figur fiksi atau selebriti diinterpretasikan ulang dalam ritual budaya yang menyenangkan untuk menarik keberuntungan.