Fimela.com, Jakarta - Perkembangan tren kuliner global 2025–2026 menunjukkan pergeseran signifikan pada preferensi rasa konsumen. Tidak lagi sekadar menyukai rasa yang ringan, kini konsumen—terutama generasi muda—cenderung mencari bold flavor, yakni profil rasa yang lebih berani, kompleks, dan berlapis.
Perpaduan rasa seperti manis dan pedas (swicy), penggunaan saus berbasis fermentasi, hingga eksplorasi rasa global menjadi semakin dominan dalam berbagai kategori makanan. Fenomena ini juga didukung oleh meningkatnya popularitas saus khas Korea seperti gochujang dan buldak, yang dikenal memiliki karakter rasa pedas, gurih, sekaligus sedikit manis dalam satu kombinasi.
Menurut laporan dari Institute of Food Technologists, konsumen saat ini semakin tertarik pada pengalaman rasa yang intens dan multidimensional, termasuk penggunaan teknik serta bahan yang mampu menciptakan kedalaman rasa seperti fermentasi dan saus kompleks. Tren ini juga diperkuat oleh eksplorasi kuliner lintas budaya yang semakin luas.
Sejalan dengan tren tersebut, inovasi pada kategori makanan ringan seperti toast juga mulai mengarah pada pengalaman yang lebih menyeluruh—tidak hanya dari sisi rasa, tetapi juga tampilan.
Penggunaan charcoal pada roti, misalnya, menghadirkan warna hitam yang ikonik dan berbeda dari tampilan toast pada umumnya. Selain memberikan daya tarik visual yang kuat, tekstur yang dihasilkan juga menjadi nilai tambah: lembut dan fluffy di bagian dalam, dengan lapisan luar yang ringan renyah, menciptakan sensasi gigitan yang lebih kontras dan memuaskan.
Pendekatan ini mencerminkan bagaimana makanan kini tidak hanya dinilai dari rasa, tetapi juga dari visual appeal yang mampu menarik perhatian, terutama di era media sosial.
Dua Karakter Rasa: Swicy hingga Pedas Intens
Inovasi rasa pada menu toast juga semakin berani dengan menghadirkan kombinasi yang mengikuti tren global. Seperti menu baru Janji Jiwa Black Toast Series.
Mengusung tampilan hitam khas dari sentuhan charcoal pada signature toast Janji Jiwa, Black Toast hadir dengan karakter visual yang berbeda sekaligus tekstur yang kontras. Lembut danfluffy di bagian dalam, dengan lapisan luar yang ringan renyah untuk menciptakan sensasi gigitan yang lebih memuaskan.
Black Toast Series diperkenalkan dalam dua varian, masing-masing dengan profil rasa yangdirancang untuk menjawab preferensi konsumen yang kini semakin terbuka pada kombinasi rasa yang berani. Varian pertama, Honey Gochujang Chicken, menghadirkan perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas dalam satu gigitan. Ayam juicy dipadu dengan honey gochujang sauce yang kaya rasa, berpadu sempurna dengan creamy mayo, selada segar, dan coleslaw.
Kehadiran gochujang di varian ini mencerminkan tren saus dengan rasa yang kompleks, memadukan rasa pedas, gurih, dan manis yang semakin populer di kalangan konsumen muda dan menu- menu kekinian.
Varian kedua, Spicy Buldak Chicken, menawarkan rasa pedas dan gurih yang lebih intens. Ayam juicy dengan spicy buldak sauce dipadukan dengan creamy mayo, selada segar, dan coleslaw, menciptakan kombinasi rasa yang kuat namun tetap seimbang. Karakter rasa buldak yang pedas dan menggigit menjadikannya salah satu saus Korea yang semakin digemari, terutama di kalangan konsumen muda yang menyukai sensasi pedas yang kuat dan viral diberbagai menu makanan.