11 Tanda Pasanganmu Akan Segera Jadi Mantan Barumu yang Wajib Kamu Tahu!

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 30 April 2026, 15:46 WIB

ringkasan

  • Mengabaikan pesan dan ketidaktersediaan emosional adalah tanda awal hubungan yang goyah dan perlu diwaspadai.
  • Perilaku tidak hormat seperti meninggikan suara atau menggoda orang lain menunjukkan kurangnya penghargaan dalam hubungan dan dapat merusak kepercayaan.
  • Ketidakmauan membahas masa depan mengindikasikan bahwa pasangan melihat hubungan hanya sebagai jangka pendek dan tidak serius, sehingga perlu dievaluasi kembali.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, menjalin hubungan asmara memang penuh warna, namun terkadang ada sinyal-sinyal samar yang mengindikasikan bahwa hubungan tersebut sedang berada di ujung tanduk. Mengenali tanda-tanda ini sejak dini sangat penting agar kamu bisa mengambil langkah yang tepat demi kebahagiaan dan kesehatan emosionalmu. Jangan sampai kamu terjebak dalam hubungan yang tidak lagi membawa kebaikan.

Artikel ini akan mengupas tuntas beberapa tanda krusial yang mungkin menunjukkan bahwa seseorang yang sedang kamu kencani akan segera menjadi mantan kekasih barumu. Informasi ini disadur dari tulisan Haley Van Horn di YourTango, seorang penulis lepas dengan gelar master di bidang Humaniora. Memahami indikator ini bisa menjadi bekal berharga untuk melihat realitas hubunganmu.

Dengan mengetahui tanda-tanda peringatan ini, kamu tidak hanya akan lebih peka terhadap dinamika hubunganmu, tetapi juga akan lebih siap menghadapi potensi perpisahan. Mari kita selami lebih dalam apa saja yang perlu kamu perhatikan dalam interaksi dengan pasanganmu saat ini. Persiapkan dirimu untuk memahami dan mengevaluasi kembali hubungan yang sedang kamu jalani.

2 dari 6 halaman

Awas, Pesanmu Sering Diabaikan?

Ilustrasi lelaki yang menyampaikan pendapat dengan komunikasi yang baik terhadap pasangannya (Foto dok : Freepik/azerbaijan_stockers).

Salah satu tanda paling jelas bahwa hubunganmu sedang goyah adalah ketika pasangan mulai mengabaikan pesan-pesanmu. Sahabat Fimela mungkin sering mencari-cari alasan untuk membenarkan perilaku mereka, seperti "mereka selalu sibuk" atau "jarang melihat ponsel". Namun, kenyataan pahitnya bisa jadi mereka memang sengaja mengabaikanmu. Hal ini juga bisa menjadi tanda bahwa pesanmu sudah tidak menjadi prioritas lagi baginya.

Situasi ini tentu sangat menyakitkan untuk diterima. Begitu kamu menyadari bahwa alasan-alasan yang kamu buat hanyalah pembelaan, kamu akan tahu bahwa mereka mungkin akan segera menjadi mantan kekasih barumu. Perilaku ini menunjukkan kurangnya prioritas dan komitmen terhadap komunikasi dalam hubungan.

Lebih menjengkelkan lagi, terkadang saat kalian bersama, mereka justru lebih fokus pada ponsel mereka daripada berinteraksi denganmu. Ini bukan hanya tanda pengabaian, tetapi juga menunjukkan kurangnya rasa hormat. Jika mereka lebih memilih dunia digital daripada kehadiranmu, ini adalah sinyal kuat untuk mulai mempertimbangkan kembali hubunganmu.

3 dari 6 halaman

Sulit Terhubung Emosional, Pertanda Apa?

Koneksi emosional adalah fondasi utama dalam setiap hubungan yang sehat dan langgeng. Tanpa adanya ikatan emosional yang kuat, kedua belah pihak akan sulit merasa dekat satu sama lain. Jika pasanganmu tertutup secara emosional, akan sangat sulit untuk mengenal mereka pada tingkat yang intim dan mendalam.

Kondisi ini dapat menyebabkan hubungan cepat retak dan rapuh. Ketika kamu tidak dapat membentuk ikatan emosional yang tulus dengan mereka, hubungan tersebut kemungkinan besar tidak akan bertahan lama. Ini bukan hanya tentang berbagi cerita, tetapi juga tentang merasakan dan memahami perasaan satu sama lain.

Sahabat Fimela, jika kamu merasa terus-menerus berjuang untuk mencapai kedalaman emosional dengan pasangan, dan mereka selalu menjaga jarak, ini adalah tanda bahaya. Hubungan tanpa koneksi emosional yang kuat ibarat bangunan tanpa fondasi; ia akan runtuh seiring waktu. Pertimbangkanlah apakah kamu ingin terus berinvestasi pada hubungan yang tidak mampu memberikan keintiman emosional.

4 dari 6 halaman

Toleransi Nol untuk Kekerasan Verbal

Dalam beberapa hubungan, hal-hal kecil bisa dengan cepat memicu pertengkaran besar, dan tiba-tiba pasanganmu meninggikan suara serta berbicara tidak pantas kepadamu. Tidak ada seorang pun yang pantas berada dalam hubungan di mana mereka diperlakukan dengan tidak hormat secara verbal. Ini adalah batas yang tidak boleh ditoleransi.

Jika pasanganmu bersedia tidak menghormatimu secara verbal, mereka seharusnya menjadi mantan kekasih barumu. Beberapa orang mencoba mengendalikan pasangannya melalui cara mereka berbicara, berusaha meruntuhkan mental hingga pasangannya merasa sangat buruk tentang diri sendiri sehingga mereka tetap bertahan. Ini adalah taktik manipulatif yang sangat merusak dan termasuk dalam ciri-ciri toxic relationship.

Sahabat Fimela, jika kamu melihat tanda kekerasan verbal ini, mungkin sudah saatnya untuk merencanakan perpisahan. Harga dirimu jauh lebih berharga daripada mempertahankan hubungan yang merusak. Ingatlah, kamu berhak mendapatkan pasangan yang menghargai dan menghormatimu dalam setiap interaksi, bukan yang merendahkanmu dengan kata-kata kasar.

5 dari 6 halaman

Mata Jelalatan di Depan Mata Sendiri?

Tanda ini mungkin terasa halus, tetapi sangat merusak kepercayaan. Mungkin pasanganmu membuat komentar genit kepada pelayan restoran yang menarik, atau menjadi terlalu akrab dengan teman-temanmu, bahkan membuat komentar genit di depanmu. Perilaku semacam ini akan membuatmu bertanya-tanya apa yang mereka lakukan di belakangmu jika mereka mampu bertindak seperti itu di depanmu.

Memiliki "mata jelalatan" adalah tanda bahaya yang jelas dan indikasi pasti bahwa mereka akan segera menjadi mantan kekasih barumu. Seseorang yang menunjukkan perilaku ini tidak menghormati dirimu atau hubungan yang sedang kalian jalani. Mereka kemungkinan besar akan terus menyakiti perasaanmu jika kamu tetap mempertahankan mereka.

Sahabat Fimela, kepercayaan adalah pilar utama dalam hubungan. Jika pilar ini mulai retak karena perilaku genit pasanganmu di depan umum, itu adalah sinyal kuat bahwa hubungan ini tidak sehat. Kamu berhak mendapatkan pasangan yang hanya memiliki mata untukmu dan menghargai kesetiaan dalam hubungan. Jangan abaikan tanda-tanda ketidaksetiaan yang terselubung ini.

6 dari 6 halaman

Masa Depan Tak Pernah Ada dalam Obrolan?

Ketika suatu hubungan masih baru, wajar jika masa depan belum dibahas secara serius. Namun, seiring berjalannya waktu, wajar jika kamu ingin membuat rencana untuk masa depan bersama. Ini tidak selalu harus sesuatu yang serius seperti pernikahan, tetapi sekadar tanda bahwa mereka melihat hubungan ini akan berlanjut dan memiliki potensi. Menghindari pembicaraan tentang masa depan adalah salah satu ciri pacar ingin putus.

Jika pasanganmu tidak pernah membahas rencana potensial apa pun, mungkin sudah saatnya untuk melanjutkan hidup. Mereka mungkin hanya melihat hubungan ini sebagai jangka pendek dan tidak serius sama sekali. Ketidakmauan untuk membicarakan masa depan menunjukkan kurangnya investasi emosional dan komitmen jangka panjang.

Membicarakan posisi hubungan memang tidak mudah, Sahabat Fimela, tetapi jika seseorang memilih untuk mengabaikannya, mereka mungkin akan menjadi mantan kekasih barumu. Kamu berhak mendapatkan pasangan yang memiliki visi yang sama tentang masa depan dan bersedia merencanakan perjalanan hidup bersamamu. Jangan buang waktumu untuk seseorang yang tidak melihat masa depan bersamamu.

Mengenali 11 tanda ini bukan berarti kamu harus langsung mengakhiri hubungan, Sahabat Fimela. Namun, ini adalah panggilan untuk mengevaluasi dan berkomunikasi secara jujur dengan pasanganmu. Jika setelah evaluasi dan komunikasi tidak ada perubahan positif, maka mungkin memang saatnya untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya demi kebahagiaan dan kedamaian batinmu. Ingatlah, kamu pantas mendapatkan hubungan yang sehat dan saling menghargai.

Berikut adalah poin-poin penting yang perlu kamu ingat untuk mengidentifikasi apakah pasanganmu akan segera menjadi mantan kekasih barumu:

  • Komunikasi yang Buruk: Pasangan yang sering mengabaikan pesan atau lebih fokus pada ponsel saat bersamamu menunjukkan kurangnya perhatian dan rasa hormat.
  • Keterikatan Emosional yang Minim: Kesulitan membangun koneksi emosional yang mendalam adalah indikator kuat bahwa hubungan tidak akan bertahan lama.
  • Perilaku Tidak Hormat: Mengangkat suara atau menggoda orang lain di depanmu adalah tanda ketidakdewasaan dan kurangnya penghargaan terhadap hubungan.
  • Ketidakjelasan Masa Depan: Jika pasangan menghindari pembicaraan tentang rencana masa depan, kemungkinan besar mereka tidak melihat hubungan ini sebagai sesuatu yang serius atau jangka panjang.