Mar, Kisah Cinta di Tengah Sejarah Karya Ismail Marzuki Ditampilkan dalam Sebuah Teater Musikal

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 04 Mei 2026, 13:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Pergelaran teater musikal di Indonesia semakin menunjukkan geliat yang menjanjikan. Salah satu yang patut dinantikan adalah kembalinya musikal “Mar”, sebuah karya yang terinspirasi dari lagu-lagu legendaris Ismail Marzuki. Lebih dari sekadar pertunjukan, “Mar” hadir sebagai pengalaman emosional yang menggabungkan sejarah, cinta, dan musik dalam satu panggung yang memikat.

Kisahnya berangkat dari sudut pandang Nin, yang membawa penonton menyusuri kembali kenangan masa mudanya. Di tengah latar peristiwa Bandung Lautan Api, terjalin kisah cinta antara Mar, seorang prajurit yang setia, dan Aryati, sukarelawati rumah sakit yang penuh empati. Hubungan mereka tidak hanya manis, tetapi juga sarat ujian—menggambarkan bagaimana cinta harus berhadapan dengan realitas perang dan tanggung jawab terhadap bangsa.

Sentuhan musikal menjadi salah satu daya tarik utama. Di bawah arahan Dian HP sebagai direktur musik, karya-karya Ismail Marzuki diinterpretasikan ulang dengan nuansa jazz yang ringan namun dinamis, menghadirkan atmosfer klasik yang mengingatkan pada era Glenn Miller. Tahun ini, sentuhan baru juga hadir melalui arahan musik dari Ava Victoria, yang semakin memperkaya warna musikal pertunjukan.

 

2 dari 2 halaman

Teater Musikal yang Lebih Matang

Kisah Cinta Mar dan Aryanti di tengah tragedi Bandung Lautan Api bakal ditampilkan dalam teater musikal (ArtSwara)

Diproduksi oleh ArtSwara, “Mar” kembali dipentaskan setelah sukses pada tahun sebelumnya. Kali ini, pertunjukan dijanjikan tampil lebih matang dengan sejumlah peningkatan, mulai dari kualitas tata suara, pengembangan panggung, hingga penambahan jajaran pemain. Nama-nama seperti Gabriel Harvianto sebagai Mar dan Galabby sebagai Aryati siap menghidupkan karakter dengan emosi yang lebih dalam, didukung deretan aktor dan musisi ternama lainnya.

Menariknya, “Mar” bukan hanya mendapatkan apresiasi dari penonton, tetapi juga pengakuan industri dengan meraih penghargaan Album Musikal Terbaik dan Aransemen Vokal Terbaik di AMI Awards 2025. Hal ini semakin menegaskan kualitas musikal yang dihadirkan.

Akan kembali dipentaskan pada 15–17 Mei 2026 di Ciputra Artpreneur, “Mar” menjadi salah satu agenda budaya yang layak masuk wishlist kamu bulan ini. Dengan pendekatan cerita yang relevan dan aransemen musik yang segar, pertunjukan ini terasa dekat dengan generasi masa kini tanpa kehilangan akar historisnya.

Lebih dari sekadar hiburan, “Mar” adalah cara baru untuk menikmati karya-karya Ismail Marzuki—lebih hidup, lebih emosional, dan tentunya lebih membekas. Jika kamu mencari pengalaman akhir pekan yang berbeda, musikal ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk merayakan seni, sejarah, dan cinta dalam satu panggung yang tak terlupakan