Psikolog Ungkap Bohong Soal Keuangan dengan Pasangan Bisa Lebih Merusak Pernikahan daripada Perselingkuhan

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 05 Mei 2026, 20:29 WIB

ringkasan

  • Perselingkuhan finansial adalah segala bentuk kebohongan atau penyembunyian informasi uang dalam hubungan, seperti menyembunyikan pembelian atau rekening rahasia.
  • Menurut psikolog klinis Dr. Wendy Walsh, kebohongan uang ini lebih merusak pernikahan daripada perselingkuhan romantis karena mengikis kepercayaan lebih dalam dan memiliki konsekuensi finansial jangka panjang
  • Pemulihan dari perselingkuhan finansial memerlukan pengakuan jujur, transparansi penuh tentang keuangan, perubahan positif bersama, dan komitmen untuk membangun kembali kepercayaan sebagai tim.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, kejujuran adalah pilar utama dalam setiap hubungan, terutama pernikahan. Namun, sebuah studi mengejutkan dan pandangan seorang psikolog klinis terkemuka mengungkap fakta yang mungkin belum banyak diketahui banyak orang.

Ternyata, ada satu jenis kebohongan yang dampaknya bisa jauh lebih menghancurkan daripada perselingkuhan fisik atau emosional. Kebohongan terkait uang, atau yang dikenal sebagai perselingkuhan finansial, dapat meninggalkan luka yang lebih dalam serta konsekuensi jangka panjang yang lebih parah bagi pasangan dan keluarga.

Hal ini terjadi karena ketika seseorang berkomitmen dalam pernikahan, mereka juga berjanji untuk jujur. Jika salah satu pasangan memilih untuk tidak jujur mengenai masalah uang, hal itu sudah termasuk dalam kategori perselingkuhan finansial yang bisa sangat merugikan dan mengancam keharmonisan rumah tangga.

2 dari 4 halaman

Apa Itu Perselingkuhan Finansial yang Mengancam Pernikahan?

Mengelola keuangan bersama pasangan untuk mempersiapkan keadaan finansial yang aman. (Sumber: Freepik/tirachardz).

Perselingkuhan finansial didefinisikan sebagai segala bentuk kebohongan, penyembunyian, atau penimbunan uang dalam suatu hubungan. Ini mencakup berbagai tindakan yang disengaja untuk merahasiakan kondisi keuangan dari pasangan, yang secara fundamental merusak kepercayaan.

Contohnya bisa sangat beragam, mulai dari menyembunyikan pembelian besar yang dilakukan secara diam-diam, memiliki rekening bank rahasia yang tidak diketahui pasangan, hingga berbohong tentang jumlah utang yang dimiliki. Bahkan, menyembunyikan pendapatan atau bonus yang diterima juga termasuk dalam kategori ini, serta penggunaan kartu kredit tanpa sepengetahuan pasangan.

Tindakan-tindakan ini, meskipun sering dianggap sepele, secara perlahan mengikis kepercayaan yang telah dibangun dalam pernikahan. Dampaknya tidak hanya terbatas pada aspek finansial, tetapi juga merambah ke dimensi emosional dan psikologis hubungan, menciptakan ketidakamanan dan kecurigaan.

3 dari 4 halaman

Mengapa Kebohongan Keuangan Lebih Berbahaya dari Perselingkuhan Romantis?

Menurut psikolog klinis Dr. Wendy Walsh, pengkhianatan finansial dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius pada hubungan daripada perselingkuhan romantis. Ini adalah pandangan yang mungkin mengejutkan banyak Sahabat Fimela, namun didukung oleh dampak jangka panjangnya.

Dr. Walsh menyoroti bahwa ketakutan akan perselingkuhan emosional atau fisik adalah satu hal, tetapi konsekuensi dari perselingkuhan finansial bisa jauh lebih berbahaya dan berdampak jangka panjang, terutama bagi wanita dan anak-anak mereka. Masalah uang yang disebabkan oleh perselingkuhan finansial bisa sama menyakitkan dan rumitnya dengan perselingkuhan romantis, bahkan seringkali lebih buruk.

Selain kerusakan emosional, perselingkuhan finansial juga membawa pukulan telak berupa keuangan yang berantakan. Hal ini bisa menyebabkan ketidakstabilan ekonomi keluarga, kesulitan dalam mencapai tujuan finansial bersama, bahkan hingga risiko kebangkrutan yang dapat menghancurkan masa depan. Kerusakan ini seringkali lebih sulit diperbaiki dibandingkan dengan luka emosional akibat perselingkuhan romantis, karena melibatkan aspek fundamental keberlangsungan hidup.

4 dari 4 halaman

Langkah Pemulihan dan Membangun Kembali Kepercayaan Setelah Perselingkuhan Finansial

Sahabat Fimela, menemukan bahwa Anda telah dibohongi tentang uang dapat menggoyahkan keseimbangan hidup Anda, menciptakan perasaan tidak stabil dan ketidakpastian yang mendalam. Rasanya seperti berada di kapal yang oleng di tengah badai, membuat Anda merasa mual dan tidak berdaya.

Meskipun demikian, ada langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk memulihkan kepercayaan dan memperbaiki hubungan setelah perselingkuhan finansial. Proses ini membutuhkan komitmen dari kedua belah pihak untuk kembali membangun fondasi yang kuat dan sehat.

  • Pengakuan dan Pengampunan: Jika Anda adalah pihak yang menyembunyikan uang, langkah pertama yang baik adalah mengakui perbuatan Anda dengan jujur dan tulus. Jika Anda mencurigai pasangan tidak jujur, dekati mereka dengan pikiran positif dan tanyakan tentang ketidaksesuaian tersebut secara terbuka.
  • Transparansi Penuh: Menjadi transparan sepenuhnya tentang keuangan adalah kunci utama. Ini berarti berbagi semua informasi keuangan, termasuk rincian pendapatan, daftar pengeluaran, jumlah utang yang ada, dan total tabungan, tanpa ada lagi yang disembunyikan.
  • Perubahan Positif Bersama: Buat perubahan positif bersama-sama untuk mengelola keuangan keluarga. Ini bisa melibatkan pembuatan anggaran bersama yang realistis, perencanaan keuangan jangka panjang, atau mencari bantuan profesional dari perencana keuangan jika diperlukan.
  • Maju Bersama sebagai Tim: Fokus untuk membangun kembali kepercayaan dan bergerak maju sebagai tim yang solid. Ingatlah bahwa hubungan Anda jauh lebih berharga daripada jumlah uang di laporan rekening, dan investasi dalam memperbaiki hubungan ini dapat menyelamatkan pernikahan dari kehancuran.

Meskipun biaya rata-rata perceraian bisa mencapai angka yang fantastis, investasi dalam memperbaiki hubungan setelah perselingkuhan finansial dapat menghemat lebih banyak uang dan, yang terpenting, menyelamatkan pernikahan. Kejujuran finansial adalah pilar penting yang sering diabaikan, namun esensial untuk kesehatan dan keberlangsungan sebuah pernikahan yang harmonis.