Fimela.com, Jakarta - Coach memperkenalkan &Coach, sebuah platform konten baru yang dikembangkan bersama komunitas Gen Z. Berbeda dari kampanye luxury pada umumnya, &Coach hadir sebagai ruang kolaboratif yang melibatkan kreator, talenta, hingga tokoh budaya muda dalam membangun cerita brand yang lebih autentik dan relevan.
Lewat platform ini, Coach ingin mengubah cara industri luxury berkomunikasi dengan generasi muda. Jika selama ini brand mewah identik dengan gambaran aspirasi yang sudah ditentukan, &Coach justru mengajak Gen Z untuk ikut membentuk narasi tersebut melalui pengalaman, perspektif, dan identitas mereka sendiri.
Menurut Chief Marketing Officer Coach, Joon Silverstein, generasi saat ini tidak lagi ingin sekadar mengikuti definisi kesuksesan atau identitas yang dibuat oleh sebuah brand. Mereka ingin menjadi bagian dari proses penciptaannya. Karena itu, sejak awal pengembangan &Coach, Coach melibatkan kreator Gen Z, tokoh budaya, serta ratusan konsumen muda dari berbagai negara untuk memberikan masukan.
Gandeng Seleb Gen Z
Sebagai langkah awal, Coach menggandeng sederet nama yang memiliki pengaruh besar di kalangan Gen Z dari berbagai bidang, mulai dari musik, olahraga, film, hingga aktivisme.
Di dunia musik, hadir penyanyi dan penulis lagu Charli XCX, PinkPantheress, penyanyi asal Jepang Lilas, hingga girl group K-Pop KiiiKiii yang menjadi Global Brand Ambassador terbaru Coach. Sementara dari dunia hiburan, Coach menggandeng aktris Avantika dan Yasmin Finney.
Dari ranah olahraga, kampanye ini diramaikan oleh pembalap NASCAR Toni Breidinger, pebasket WNBA Paige Bueckers, Angel Reese, Azzi Fudd, serta petenis nomor satu dunia Iga Świątek. Sementara dari dunia aktivisme, hadir penerima Nobel Perdamaian Malala Yousafzai.
Alih-alih menampilkan kampanye yang terasa glamor dan jauh dari kehidupan sehari-hari, &Coach justru mengangkat momen-momen personal yang akrab dengan pengalaman banyak anak muda. Misalnya, Charli XCX yang merenungkan langkah sebelum memasuki era baru dalam perjalanan musiknya, Toni Breidinger yang menghadapi tekanan sebagai perempuan di dunia balap yang didominasi laki-laki, Paige Bueckers yang mempersiapkan diri sebelum pertandingan, hingga KiiiKiii yang merasakan ketegangan menjelang penampilan perdana mereka di atas panggung.
Tujuan Platform &Coach
Dalam setiap cerita tersebut, tas Coach tidak ditempatkan sebagai simbol status sosial, melainkan sebagai pendamping yang memberikan rasa percaya diri di berbagai fase penting kehidupan, mulai dari mencoba hal baru, menghadapi tantangan, hingga mengekspresikan diri.
Platform &Coach juga dirancang untuk terus berkembang. Coach akan menghadirkan suara, cerita, dan perspektif baru yang mencerminkan dinamika budaya Gen Z di berbagai platform media sosial, termasuk akun Instagram dan TikTok @and.coach yang baru diluncurkan.
Pengembangan platform ini melibatkan sejumlah kreator dan tokoh budaya Gen Z, seperti Sage Adams, Nicole Chui, Danny Cole, Phia Dennis, Henry Kornaros, Made Lapuerta, Alex Lange, Matt Lange, Ameya Okamoto, Terrence O’Connor, Anthony Po, Ramisha Sattar, Reuben Selby, Drew Townsel, dan Phia Wilson. Coach juga bekerja sama dengan divisi Next Gen Practice dari United Talent Agency serta agensi kreatif Marcel untuk memastikan platform ini benar-benar lahir dari sudut pandang generasi muda.
&Coach menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Coach melalui inisiatif Courage to Be Real, yang mendorong keberanian untuk menjadi diri sendiri. Melalui pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi budaya, Coach ingin menegaskan bahwa identitas bukan sesuatu yang tetap, melainkan terus berkembang melalui pengalaman, hubungan, dan keberanian untuk mengekspresikan diri.