Cloud Skin Jadi Tren Makeup Terbaru, Kenali Rahasia Hasil Semi Matte dan Dewy yang Flawless

Kayla BridgitteDiterbitkan 03 Oktober 2026, 08:00 WIB

Apa Itu Cloud Skin?

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, cloud skin menjadi salah satu tren makeup yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Berbeda dengan tampilan glazed doughnut skin yang identik dengan kilau dewy, cloud skin menawarkan hasil akhir yang lebih lembut dengan sentuhan soft matte. Meski begitu, tren ini tetap menghadirkan riasan yang terlihat natural, bukan makeup dengan coverage tebal.

Melansir New Beauty dan Byrdie, celebrity makeup artist Emily Gray menjelaskan bahwa cloud skin masih sejalan dengan tren complexion alami yang belakangan digemari. Kunci utama tampilan ini memang terletak pada penggunaan bedak tabur yang mampu memberikan efek blur layaknya menggunakan filter kamera di kehidupan nyata. Teknik ini yang perlu dipelajari karena mampu membuat riasan tampak sempurna di kamera sekaligus lebih tahan lama.

Saat cuaca lebih dingin, banyak orang cenderung memilih hasil akhir matte dibandingkan tampilan dewy yang lebih berkilau. Di sisi lain, tren ini juga selaras dengan meningkatnya minat terhadap makeup bergaya minimalis yang tetap membuat kulit terlihat sehat dan alami.

Tak hanya complexion, cloud skin juga identik dengan penggunaan blush bernuansa matte yang diaplikasikan pada pipi, kelopak mata, hingga bibir. Seluruh riasan dibuat menyatu dengan kulit tanpa garis tegas, sehingga warna blush tampak membaur secara natural dan menciptakan kesan wajah yang segar, lembut, sekaligus elegan.

2 dari 4 halaman

Skin Prep yang Diperlukan untuk Menghasilkan Makeup Cloud Skin

Cloud skin dimulai dari skin prep yang tepat dan foundation soft matte agar hasil makeup tampak halus, natural, serta tahan lama. [Dok/Pexels.com/cottonbro studio].

1. Maksimalkan Skin Prep agar Kulit Tetap Lembap

Sahabat Fimela, langkah pertama untuk mendapatkan tampilan cloud skin adalah memastikan kulit terhidrasi dengan baik. Meski hasil akhirnya terlihat soft matte, kulit tidak boleh terasa kering karena dapat membuat makeup tampak pecah atau menonjolkan garis halus.

Sebelum merias wajah, gunakan pelembap yang mampu mengunci kelembapan tanpa meninggalkan rasa berminyak. Jika kulit cenderung kering, kamu juga bisa menambahkan facial oil atau primer yang menghidrasi agar kulit terasa lebih kenyal dan makeup menempel lebih sempurna. Untuk memberikan efek kulit bercahaya dari dalam, tambahkan sedikit liquid highlighter ke dalam pelembap sebelum mengaplikasikan makeup.

2. Pilih Foundation dengan Hasil Soft Matte

Setelah skin prep selesai, gunakan foundation atau complexion dengan hasil akhir soft matte atau velvet finish. Formula ini akan membantu menciptakan efek blur yang menjadi ciri khas cloud skin.

Aplikasikan foundation menggunakan beauty sponge yang lembap agar hasilnya lebih tipis dan menyatu dengan kulit. Selanjutnya, gunakan concealer satu tingkat lebih terang di bawah mata untuk memberikan efek wajah yang lebih segar. Lengkapi dengan cream contour, bronzer, dan blush bertekstur krim atau matte agar seluruh riasan tampak natural dan tidak terlihat terlalu tegas.

3 dari 4 halaman

3. Kunci Makeup dengan Bedak agar Efek Blur Maksimal

Loose powder dan teknik press and roll membantu menciptakan efek blur khas cloud skin yang halus dan natural. [Dok/Pexels.com/Ron Lach].

Rahasia utama cloud skin terletak pada penggunaan loose powder atau pressed powder yang diaplikasikan secara tipis. Bedak berfungsi mengunci makeup sekaligus menyamarkan tekstur kulit sehingga wajah tampak lebih halus.

Gunakan kuas berbulu lembut, lalu aplikasikan bedak dengan teknik menekan dan menggulung (press and roll) secara perlahan, bukan digesek. Cara ini membantu menyebarkan bedak secara merata tanpa membuat hasilnya terlalu matte atau berat.

4. Fokuskan Bedak pada Area yang Mudah Berminyak

Jika ingin tampilan cloud skin terlihat lebih alami, aplikasikan bedak secukupnya pada area wajah yang cenderung mudah berminyak, seperti dahi, hidung, dagu, dan bawah mata. Sementara itu, bagian luar wajah dapat dibiarkan sedikit lebih bercahaya agar wajah tetap memiliki dimensi dan tidak terlihat datar.

Pilih bedak dengan tekstur yang halus, ringan, dan mudah menyatu dengan kulit sehingga mampu menciptakan hasil akhir semi matte yang lembut, segar, dan tetap memancarkan kilau alami. Dengan teknik ini, makeup akan tampak flawless sepanjang hari tanpa kehilangan kesan kulit sehat.   

4 dari 4 halaman

5. Pertahankan Tampilan Natural dan Soft Focus

Jangan lupa bersihkan makeup secara menyeluruh agar kulit tetap sehat setelah beraktivitas. [Dok/Pexels.com/www.kaboompics.com].

Cloud skin bukan tentang makeup dengan coverage tebal, melainkan menciptakan ilusi kulit yang sehat dan halus. Hindari penggunaan highlighter atau contour yang terlalu tajam agar seluruh riasan tampak menyatu.

Hasil akhirnya adalah complexion yang semi matte, sedikit satin, dan tetap memiliki kilau alami, sehingga wajah terlihat flawless tanpa kesan berlebihan. Tampilan inilah yang membuat cloud skin menjadi salah satu tren makeup favorit para beauty enthusiast.

Mencoba bermacam teknik riasan internasional tentu akan terasa kurang optimal jika kamu malas merawat kesehatan kulit asli raga kamu setelah aktivitas selesai. Penumpukan sisa bedak tabur dan foundation dapat memicu komedo. Ketika sisa kosmetik kaku bercampur dengan minyak alami tubuh sepanjang malam, pori-kulit bertindak tersumbat yang memicu peradangan.

Dampak positif dari kedisiplinan melakukan metode pembersihan ganda atau double cleansing menggunakan cleansing oil bertindak menjaga kulit tetap bugar alami. Rasa percaya diri kamu sebagai wanita modis yang cerdas akan terpancar nyata karena memiliki kulit asli yang bugar terawat tanpa jerawat. Oleh karena itu, luangkan waktu 5 menit untuk membersihkan wajah sebelum tidur.