Cara Pakai Retinol untuk Pemula dengan Metode Retinol Sandwich

Revania ImmanuelaDiterbitkan 18 Agustus 2026, 12:40 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, retinol memang dikenal sebagai salah satu kandungan skincare yang banyak digunakan untuk membantu merawat berbagai tanda penuaan dan membuat kulit tampak lebih halus. Namun, bagi yang baru pertama kali mencoba retinol untuk pemula, kandungan ini terkadang bisa terasa cukup menantang karena kulit dapat mengalami kering, kemerahan, atau mengelupas selama masa penyesuaian.

Salah satu teknik yang bisa dicoba dalam penggunaan retinol untuk pemula adalah retinol sandwich. Dilansir dari Origins, metode ini dilakukan dengan mengaplikasikan pelembap sebelum retinol, kemudian menutupnya kembali dengan lapisan pelembap. Lapisan tersebut berfungsi sebagai semacam buffer yang membantu memberikan hidrasi sekaligus mengurangi potensi rasa kering dan iritasi akibat retinol. Teknik ini terutama dapat membantu mereka yang baru mulai menggunakan retinol atau memiliki kulit kering dan sensitif.

Disebut sandwich karena retinol berada di antara dua lapisan pelembap. Urutannya cukup mudah diingat, yaitu moisturizer, retinol, moisturizer.

Konsepnya memang terdengar sederhana, tetapi teknik ini bisa membuat penggunaan retinol terasa tidak terlalu intimidating bagi pemula. Alih-alih langsung mengaplikasikan retinol pada kulit tanpa lapisan pelembap, kulit terlebih dahulu mendapatkan hidrasi.

Meski begitu, retinol sandwich bukan berarti membuat retinol bebas dari risiko iritasi. Setiap kulit memiliki toleransi yang berbeda, sehingga tetap penting memperhatikan respons kulit dan mengikuti petunjuk penggunaan pada produk.

2 dari 3 halaman

Begini Cara Melakukan Retinol Sandwich

Tidak serumit namanya, retinol sandwich hanya membutuhkan tiga langkah utama yang mudah dimasukkan ke dalam rutinitas skincare malam. (Foto/Dok: Pexels)

Setelah mengetahui konsepnya, cara melakukan retinol sandwich sebenarnya cukup sederhana. Metode ini bisa dilakukan pada malam hari setelah wajah dibersihkan dan sebelum rutinitas skincare selesai.

Pertama, bersihkan wajah dengan gentle cleanser. Pastikan kulit sudah bersih dari makeup, sunscreen, dan kotoran sebelum masuk ke tahap berikutnya. Setelah mencuci wajah, gunakan pelembap tipis secara merata. Origins menyarankan menggunakan pelembap yang membantu memberikan hidrasi, kemudian membiarkannya menyerap sebelum mengaplikasikan retinol. 

Kedua, aplikasikan retinol sesuai petunjuk pada produk. Tidak perlu menggunakan terlalu banyak hanya karena ingin mendapatkan hasil lebih cepat. Justru, penggunaan secara berlebihan dapat membuat kulit semakin tidak nyaman. Aplikasikan secara merata dan hindari area yang terasa sangat sensitif.

Ketiga, setelah retinol diaplikasikan, gunakan kembali pelembap sebagai lapisan terakhir. Lapisan ini membantu menjaga kelembapan kulit sehingga wajah tidak terasa terlalu kering setelah menggunakan retinol.

Untuk pemula, tidak perlu langsung menggunakan teknik ini setiap malam. Origins menyarankan memulai retinol sandwich satu atau dua kali seminggu pada malam hari, kemudian frekuensinya dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai toleransi kulit dan petunjuk pada produk. 

Selain itu, jangan lupa menggunakan sunscreen pada pagi hari. Penggunaan retinol dapat membuat kulit lebih rentan terhadap paparan sinar matahari, sehingga perlindungan dari sinar UV tetap menjadi bagian penting dari rutinitas skincare.

Dengan urutan yang sederhana tersebut, kamu bisa mengenalkan retinol ke dalam rutinitas secara lebih perlahan tanpa harus langsung membuat skincare routine terasa rumit.

3 dari 3 halaman

Biarkan Kulit Beradaptasi dengan Retinol Secara Perlahan

Menggunakan retinol bukan soal seberapa sering atau banyak produk yang dipakai, tetapi bagaimana kulit dapat beradaptasi dengan nyaman dan konsisten. (Foto/Dok: Pexels)

Sahabat Fimela, salah satu kesalahan yang sering terjadi ketika baru mencoba skincare aktif adalah ingin mendapatkan hasil secepat mungkin. Padahal, ketika menggunakan retinol, pendekatan yang lebih perlahan justru dapat membuat rutinitas terasa lebih nyaman.

Retinol sandwich dapat menjadi salah satu cara untuk membantu kulit beradaptasi. Dengan adanya pelembap sebelum dan sesudah retinol, kulit mendapatkan tambahan hidrasi sehingga potensi rasa kering dan tidak nyaman dapat diminimalkan. Namun, bukan berarti teknik ini menjamin kulit tidak akan mengalami iritasi sama sekali.

Karena itu, perhatikan respons kulit setelah menggunakan retinol. Jika kulit terasa sangat kering, perih, merah, atau mengelupas secara berlebihan, jangan memaksakan penggunaan lebih sering. Beri waktu bagi kulit untuk beristirahat dan sederhanakan rutinitas skincare jika diperlukan.

Pemilihan produk pelembap juga tidak kalah penting. Pilih formula yang terasa nyaman di kulit dan fokus pada hidrasi. Origins merekomendasikan pelembap dengan bahan yang membantu mengikat kelembapan, seperti hyaluronic acid atau glycerin. 

Sahabat Fimela juga tidak perlu merasa harus segera meninggalkan metode sandwich setelah kulit mulai terbiasa. Teknik ini bisa tetap digunakan jika terasa lebih nyaman untuk kulit. Yang terpenting adalah mengikuti petunjuk penggunaan retinol yang dipakai dan menyesuaikan frekuensinya dengan toleransi kulit.

Jadi, kalau selama ini kamu ingin mencoba retinol tetapi masih khawatir dengan kemungkinan iritasi, retinol sandwich bisa menjadi salah satu metode yang menarik untuk dikenali. Mulai perlahan, gunakan produk secukupnya, dan berikan waktu bagi kulit untuk beradaptasi. Dalam skincare, konsistensi dan kesabaran sering kali jauh lebih penting daripada terburu-buru mengejar hasil.

Penulis: Revania Immanuela