Fimela.com, Jakarta - Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan apa yang dipelajari di ruang kelas. Maudy Ayunda melihat bahwa generasi muda juga membutuhkan kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan menciptakan dampak, terlepas dari latar belakang yang dimiliki.
Bagi mahasiswa, pengalaman dalam organisasi maupun kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam perjalanan tersebut. Hal ini tercermin dalam kualifikasi MAF Impact Leaders Program yang turut mempertimbangkan pengalaman calon peserta di luar kegiatan akademik.
Bagi Maudy Ayunda, kesempatan untuk mendapatkan mentorship juga menjadi bagian dari proses pengembangan diri. Melalui Maudy Ayunda Foundation (MAF), komitmen tersebut diwujudkan dengan membangun ekosistem pendidikan yang mencakup pengembangan profesional, beasiswa dan project grant, dukungan bagi siswa dan guru, hingga infrastruktur pendidikan.
Didirikan pada 2018, Maudy Ayunda Foundation berupaya memperluas akses terhadap berbagai kesempatan yang dapat membantu generasi muda belajar, berkembang, dan berkontribusi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa proses pendidikan dapat berjalan lebih luas, tidak hanya melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui dukungan dan pengalaman yang membantu anak muda mengembangkan potensinya.
Bukan Sekadar Belajar, Saatnya Berani Ambil Peran
Memasuki cohort keempat, MAF Impact Leaders Program hadir sebagai kelanjutan dari perjalanan program mentorship yang telah diinisiasi sejak 2018. Identitas Impact Leaders merefleksikan perjalanan para peserta dan alumni yang terus berkembang, mengambil peran di komunitas, serta menciptakan perubahan dengan caranya masing-masing.
Sejak diinisiasi, program mentorship Maudy Ayunda Foundation telah menerima lebih dari 3.000 pendaftar dari Indonesia maupun pelajar Indonesia di luar negeri dan melahirkan 91 Impact Leaders, termasuk 16 penerima academic dan project grants.
Dalam cohort keempat, peserta akan mendapatkan mentorship langsung dari Maudy Ayunda dan terhubung dengan para Impact Leaders dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini juga dirancang untuk mengembangkan potensi, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta mendorong peserta menerjemahkan ide dan kepedulian terhadap isu sosial menjadi aksi nyata.
Peserta juga memiliki kesempatan untuk mengajukan project grant yang dapat digunakan untuk mengembangkan inisiatif sosial mereka. Dengan begitu, gagasan yang dimiliki dapat akan terus bertumbuh dan memberikan dampak yang semakin lebih luas bagi komunitas di sekitarnya.
Dari Kepedulian, Muncul Gagasan untuk Berbuat Lebih
MAF Impact Leaders Program mendorong peserta untuk menerjemahkan ide dan kepedulian terhadap isu sosial menjadi aksi nyata. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan peserta.
Selain mendapatkan mentorship langsung dari Maudy Ayunda, peserta juga dapat terhubung dengan para Impact Leaders dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki semangat untuk menciptakan perubahan positif di komunitas masing-masing.
Gagasan yang dimiliki peserta dapat dikembangkan melalui project grant untuk mendukung inisiatif sosial yang mereka jalankan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari proses agar gagasan yang dimiliki akan dapat terus bertumbuh dan memberikan dampak yang lebih luas bagi komunitas di sekitarnya.
Sejak diinisiasi pada 2018, program mentorship ini telah menerima lebih dari 3.000 pendaftar dari Indonesia maupun pelajar Indonesia di luar negeri dan melahirkan 91 Impact Leaders, termasuk 16 penerima academic dan project grants. Memasuki cohort keempat, perjalanan tersebut berlanjut dengan identitas Impact Leaders yang merefleksikan proses peserta dalam berkembang dan mengambil peran di komunitas.