Fimela.com, Jakarta - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak luas pada operasional penerbangan. Penutupan bandara akibat abu vulkanik membuat banyak jadwal pesawat berubah, termasuk yang dialami Ayu Dewi. Artis 42 tahun itu turut merasakan langsung imbasnya saat hendak kembali ke Tanah Air.
Dalam unggahan di Instagram pada Minggu (6/9/2026), Ayu Dewi menceritakan perjalanan pulangnya usai berlibur di Bangkok, Thailand. Ia menuliskan serangkaian perubahan jadwal yang harus dihadapi ketika hendak terbang menuju Jakarta.
“Harusnya pulang jam 8 pagi dari Bangkok ke Jakarta, disuruh tunggu sampe jam 9.45, lalu dicancel. Akhirnya dapet tiket jam 11.10 buat jam 12.40, tapi ngga bisa ke Jakarta karena katanya airport ditutup efek abu vulkanik,” tulisnya dalam salah satu unggahannya.
Akhirnya setelah melalui serangkaian penundaan, Ayu akhirnya mendapat jalan untuk kembali Indonesia. Namun, itu pun belum mencapai Jakarta.
“Alhamdulillah, bisa sampe di Bali kurang lebih jam 17.55 WITA, karena penerbangannya cuma ada ke Denpasar untuk ke Indonesia. Lega udah bisa sampe ke negara sendiri, cuma masih bingung pulang ke Jakarta pake apa, karena cek pesawat ke Surabaya, Yogyakarta, Solo, Semarang untuk nyambung naik kereta availabilitynya susah. Sekarang lagi coba jalur darat,” ujar sang presenter dalam unggahan lainnya.
Ucapan Syukur Ayu Dewi di Tengah Penundaan
Di tengah situasi yang serba rumit dan tak pasti, Ayu Dewi menyampaikan refleksinya atas kejadian ini.
“Terimakasih Allah ku, lewat kondisi ini, Kau ajarkan aku banyak hal lagi… sabar yang selama ini kutau, masih jauh dari sabar yang Kau ingin aku lebih pahami. Cinta yang kurasa, masih belum seberarti yang Kau ingin aku lebih rasa. Rasa syukur yang kutunjukkan mungkin belum sedalam rasa syukur yang Kau ingin aku jalani… Laa haula wa laa quwwata illaa billaah,” tutur Ayu dalam unggahannya.
Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Sejumlah artis lain juga turut terdampak dengan kondisi ini, terutama yang berkaitan dengan penerbangan mereka.
Raditya Dika, menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa menghadiri acara talkshow yang telah dijadwalkan karena pesawat yang ditumpanginya dari Doha menuju Jakarta terpaksa putar balik akibat dampak erupsi.
Abidzar Al Ghifari juga harus mengubah rencana perjalanannya usai jadwal penerbangannya dari Bandara Halim Perdanakusuma dibatalkan pada Minggu, 6 September 2026.
Sementara Andien mengabarkan ia berada di Salatiga setelah penerbangannya dari Semarang menuju Jakarta dibatalkan. Andien mengaku sebenarnya sudah mengalami situasi menegangkan sejak sehari sebelumnya. Saat hendak mendarat di Semarang, pesawat yang ditumpanginya harus berputar-putar di udara selama hampir satu jam.