Fimelahood Hangout Bawa Nostalgia 2000-an ke After-Work Party

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 01 Oktober 2026, 16:13 WIB

Fimela.com, Jakarta - Setelah seharian bekerja, rasanya ingin bersenang-senang bersama teman tanpa harus mengorbankan waktu istirahat. Jika biasanya pesta identik dengan suasana hingga larut malam, konsep early party menawarkan alternatif yang lebih santai. Konsep di mana tetap bisa bernyanyi, tertawa, dan menikmati suasana bersama, tetapi masih punya waktu untuk pulang dan beristirahat.

Konsep inilah yang dihadirkan Fimela melalui Fimelahood Hangout: “Bring Back 2000s, Ladies!” pada 25 September 2026. Bertempat di Please Don’t Tell Bar, Senopati, Jakarta Selatan, acara berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.30 WIB dan mengajak para perempuan menikmati waktu setelah bekerja lewat musik, nostalgia, serta kebersamaan.

Salah satu hal yang membuat malam itu terasa spesial adalah pilihan musiknya. DJ menghadirkan deretan lagu populer era 2000-an, mulai dari karya musisi Indonesia seperti Kahitna dan Potret hingga lagu-lagu internasional dari Beyoncé, Maroon 5, Justin Bieber, dan masih banyak lainnya.

Begitu lagu yang familiar terdengar, suasana pun berubah. Para Fimelahood ikut bernyanyi, menikmati lagu bersama teman, bahkan seolah kembali ke masa ketika lagu-lagu tersebut pertama kali menemani keseharian mereka.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Saat Lagu Lama Kembali Menghidupkan Memori

Fimelahood Hangout bertema 2000-an digelar 25 September 2026 di Please Don’t Tell Bar, 19.00–21.30 WIB, menghadirkan playlist nostalgia seusai jam kerja. (dok. Fimela)

Nostalgia melalui musik ternyata bukan sekadar perasaan sentimental. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa nostalgia memiliki dimensi sosial yang kuat. Mengingat kembali pengalaman bermakna dapat memperkuat rasa keterhubungan dengan orang lain, sekaligus membantu seseorang merasa terhubung antara masa lalu dan dirinya saat ini.

Musik juga memiliki hubungan erat dengan memori personal. Penelitian mengenai music-evoked nostalgia menemukan bahwa musik nostalgia melibatkan area otak yang berkaitan dengan memori autobiografis, pemrosesan diri, emosi, dan sistem penghargaan.

Tak heran jika satu lagu bisa membuat seseorang spontan berkata, “Wah, ini lagu zaman dulu!” lalu dilanjutkan dengan cerita tentang masa sekolah, kuliah, pekerjaan pertama, atau momen yang pernah dilalui bersama teman. Di balik keseruannya, Fimelahood Hangout juga menghadirkan gagasan sederhana tentang bagaimana perempuan bisa menikmati waktu setelah menyelesaikan rutinitas.

Bukan harus pergi hingga tengah malam, after-work hangout juga bisa berlangsung singkat tetapi tetap terasa berkesan. Selama beberapa jam, para peserta dapat melepas penat, mengobrol bersama teman, bernyanyi, menikmati suasana, dan kembali pulang tanpa harus mengorbankan waktu istirahat.

Konsep ini membuat early party terasa relevan bagi perempuan dengan rutinitas yang padat. Setelah seharian fokus pada pekerjaan dan berbagai tanggung jawab, ada ruang untuk berhenti sejenak dan melakukan sesuatu yang menyenangkan.

 

3 dari 3 halaman

Sold Out Sebelum Acara

Fimelahood Hangout bertema 2000-an digelar 25 September 2026 di Please Don’t Tell Bar, 19.00–21.30 WIB, menghadirkan playlist nostalgia seusai jam kerja. (dok. Fimela)
Nostalgia ala 2000an bareng Fimelahood Hangout, penasaran keseruannya? (dok. Fimela)

Antusiasme terhadap konsep ini juga terlihat dari tiket Fimelahood Hangout: “Bring Back 2000s, Ladies!” yang telah sold out sebelum acara berlangsung.

Kehadiran para Fimelahood kemudian menjadi bagian penting dari atmosfer acara. Mereka datang bukan hanya untuk menikmati musik, tetapi juga bertemu dengan anggota komunitas lainnya dan menciptakan momen bersama.

Selain sing-along, keseruan malam itu juga diisi dengan berbagai games dengan hadiah menarik dari Fimela. Aktivitas tersebut membuat suasana semakin interaktif dan memberi kesempatan bagi para peserta untuk berbaur satu sama lain.

“Bring Back 2000s, Ladies!” bukan sekadar pesta bertema musik nostalgia. Acara ini menjadi pengingat bahwa bersenang-senang setelah bekerja tidak selalu harus dilakukan sampai larut malam.

Ada kalanya dua setengah jam sudah cukup untuk membuat hari terasa lebih ringan—terutama ketika diisi lagu-lagu yang membawa kembali kenangan, teman-teman yang menyenangkan, dan suasana yang membuat kita bisa sejenak melupakan kesibukan.

Melalui Fimelahood Hangout, Fimela terus menghadirkan ruang bagi perempuan untuk terhubung, bersenang-senang, dan menikmati pengalaman yang dekat dengan keseharian mereka. Dari lifestyle hingga entertainment, berbagai kegiatan Fimelahood dirancang sebagai ruang untuk bertemu dan menciptakan pengalaman bersama.