Fimela.com, Jakarta - Warna hijab yang berada dekat dengan wajah bisa memengaruhi keseluruhan tampilan. Karena itu, memilih warna hijab bukan hanya soal mengikuti tren atau mencocokannya dengan baju, tetapi juga menemukan kombinasi yang membuat wajah terlihat segar dan harmonis. Melalui tips mix and match yang tepat, kamu bisa memadukan berbagai warna tanpa harus selalu mengandalkan warna terang. Warna lembut, netral, hingga warna gelap juga bisa menjadi pilihan selama perpaduannya terasa pas.
Dilansir dari Origins by Hawwa, warna hijab dapat memengaruhi bagaimana rona kulit terlihat karena kain berada dekat dengan wajah dan memantulkan cahaya ke area tersebut. Artikel itu juga membahas pemilihan warna berdasarkan undertone, seperti warna earthy untuk undertone hangat dan warna seperti navy atau plum untuk undertone dingin. Meski begitu, panduan ini bukan aturan mutlak karena hasil akhirnya tetap dipengaruhi warna kulit, pencahayaan, dan preferensi pribadi.
Salah satu cara sederhana untuk mulai bereksperimen melalui tips mix and match adalah memperhatikan warna yang membuat wajah terlihat lebih hidup ketika hijab dikenakan. Coba bandingkan beberapa pilihan di dekat jendela dengan pencahayaan alami agar warna kain terlihat lebih akurat. Bisa juga mencoba memadukan hijab dengan baju yang memiliki warna senada atau kontras lembut. Tidak perlu langsung mengganti seluruh isi lemari. Mulailah dari warna yang sudah dimiliki, lalu temukan pasangan yang paling nyaman dipakai untuk bekerja, kuliah, maupun hangout.
5 Kombinasi Warna Hijab dan Baju yang Bisa Dicoba
1. Hijab Cream dan Baju Cokelat
Perpaduan cream dan cokelat cocok untuk Sahabat Fimela yang menyukai tampilan hangat dan elegan. Hijab cream memberi kesan lembut di sekitar wajah, sedangkan baju cokelat membuat keseluruhan penampilan terasa lebih hangat. Kombinasi ini bisa digunakan untuk pergi ke kantor, kuliah, atau menghadiri acara keluarga. Untuk melengkapinya, pilih tas berwarna tan atau sepatu bernuansa nude.
2. Hijab Dusty Pink dan Baju Abu-Abu
Dusty pink memberikan sentuhan lembut tanpa terlihat terlalu mencolok. Ketika dipadukan dengan baju abu-abu, tampilannya terasa seimbang dan modern. Pilihan ini cocok untuk gaya feminin yang tetap sederhana. Bisa menggunakan atasan abu-abu muda untuk kesan ringan atau abu-abu gelap jika ingin tampilan yang lebih tegas.
3. Hijab Olive dan Baju Beige
Warna olive dan beige menghadirkan perpaduan earthy yang mudah dikenakan sehari-hari. Hijab olive memberi aksen warna, sementara baju beige menjaga tampilan tetap netral. Kombinasi ini bisa dipadukan dengan celana putih tulang, rok cokelat, atau aksesori berwarna emas untuk sentuhan yang lebih hangat.
4. Hijab Navy dan Baju Putih
Jika menyukai gaya yang bersih dan klasik, hijab navy dengan baju putih bisa menjadi pilihan. Kontras antara warna gelap dan terang membuat penampilan terlihat lebih tegas tanpa terasa berlebihan. Kombinasi ini cocok untuk suasana formal maupun kasual. Pilih bahan baju yang nyaman dan tidak mudah menerawang agar tetap praktis dipakai sepanjang hari.
5. Hijab Terracotta dan Baju Cream
Terracotta memiliki nuansa hangat yang menarik ketika dipadukan dengan cream. Kombinasi ini cocok bagi kalian yang ingin mencoba warna selain hitam atau cokelat. Baju cream membantu menyeimbangkan warna hijab yang lebih kuat, sehingga keseluruhan tampilan tetap lembut dan tidak terlalu ramai. Lengkapi dengan aksesori minimalis agar perpaduan warnanya tetap menjadi fokus.
Cara Memilih Warna Hijab dan Baju Sesuai Undertone Kulit
1. Kenali Undertone Kulit
Undertone merupakan rona dasar kulit yang umumnya dibagi menjadi warm, cool, dan neutral. Sebagai panduan awal, kalian bisa memperhatikan warna pembuluh darah di pergelangan tangan dalam pencahayaan alami. Warna yang terlihat kehijauan sering dikaitkan dengan undertone hangat, sedangkan warna kebiruan atau keunguan sering dikaitkan dengan undertone dingin. Jika sulit membedakannya, undertone mungkin netral atau hasil pengamatan belum cukup jelas.
Cara ini hanya perkiraan, bukan penentu pasti. Sahabat Fimela tetap bisa mencoba berbagai warna untuk melihat mana yang paling disukai.
2. Pilih Warna yang Tidak Membuat Wajah Terlihat Kusam
Warna yang terlalu dekat dengan rona kulit terkadang membuat tampilan terlihat kurang berdimensi. Jika ingin memakai warna nude atau beige, coba pilih satu tingkat lebih terang atau lebih gelap dari rona kulit agar tetap ada perbedaan. Warna seperti dusty pink, navy, olive, dan cokelat juga bisa dicoba sesuai preferensi dan perpaduan baju.
3. Perhatikan Keseimbangan Warna
Jika baju sudah memiliki warna yang kuat atau motif ramai, hijab dengan warna netral dapat membantu membuat tampilan lebih seimbang. Sebaliknya, baju polos bisa dipadukan dengan hijab berwarna lebih berani sebagai aksen. Tidak harus memakai hijab dan baju dengan warna yang sama persis.
4. Cek Warna di Bawah Cahaya Alami
Warna kain bisa terlihat berbeda ketika berada di bawah lampu toko, pencahayaan ruangan, atau sinar matahari. Sebelum memutuskan kombinasi, coba kenakan hijab bersama baju yang akan dipakai, lalu periksa tampilannya di dekat jendela. Cara ini membantu melihat perpaduan warna dengan lebih jelas.
5. Utamakan Kenyamanan dan Gaya Pribadi
Panduan warna dapat menjadi inspirasi, tetapi bukan aturan yang membatasi pilihan berpakaian. Jika kalian menyukai warna tertentu, tidak ada salahnya tetap memakainya dan mencari pasangan warna yang terasa cocok. Pada akhirnya, kombinasi hijab dan baju yang membuat penampilan terlihat segar adalah kombinasi yang nyaman, sesuai gaya pribadi, dan membuat pemakainya percaya diri.