Fimela.com, Jakarta - Di tengah semakin cepatnya perkembangan teknologi digital dan hadirnya kecerdasan buatan (AI), kemampuan membuat konten menjadi salah satu keterampilan yang semakin relevan bagi generasi muda. Namun, membuat tulisan yang menarik saja kini tidak cukup. Konten juga perlu memiliki strategi agar dapat ditemukan oleh audiens yang tepat.
Hal inilah yang menjadi salah satu pembahasan dalam program Liputan6 Connect yang kali ini menyapa mahasiswa BINUS University - Bekasi melalui sesi bertajuk “SEO Writing: Content That Gets Found and Read”.
Menghadirkan Raden Trimutia Hatta, Executive Managing Editor Liputan6.com, sebagai pembicara dan Teddy Tri Setio, Creative Multimedia Liputan6.com sebagai moderator, sesi ini mengajak mahasiswa mengenal lebih dekat bagaimana prinsip Search Engine Optimization (SEO) diterapkan dalam proses penulisan konten digital.
Bukan Sekadar Memasukkan Keyword
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada dasar-dasar SEO writing yang tidak berhenti pada penggunaan keyword. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah memahami search intent, atau alasan dan kebutuhan seseorang ketika mengetikkan kata tertentu di mesin pencarian.
Pemahaman terhadap search intent membantu penulis menentukan informasi seperti apa yang sebenarnya dicari audiens. Dengan begitu, tulisan tidak hanya dibuat berdasarkan kata kunci yang memiliki volume pencarian tinggi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pembaca.
Penggunaan keyword pun perlu dilakukan secara natural. Alih-alih memenuhi artikel dengan kata kunci secara berlebihan, penulis perlu memastikan istilah tersebut menyatu dengan alur tulisan sehingga tetap nyaman dibaca.
Struktur artikel juga menjadi bagian penting. Konten dengan pembahasan yang terorganisasi, judul dan subjudul yang jelas, serta informasi yang relevan dapat membantu pembaca menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan lebih mudah.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa SEO writing pada dasarnya mempertemukan dua kebutuhan sekaligus yakni apa yang dicari mesin pencari dan apa yang dibutuhkan manusia.
Ketika AI Mengubah Cara Orang Mencari Informasi
Perubahan perilaku pencarian informasi menjadi tantangan lain yang turut dibahas dalam Liputan6 Connect. Kehadiran AI membuat cara audiens mendapatkan informasi semakin beragam.
Jika sebelumnya orang terbiasa memasukkan beberapa kata kunci ke mesin pencari, kini mereka dapat menggunakan pertanyaan yang lebih panjang dan spesifik atau memanfaatkan berbagai platform berbasis AI untuk mendapatkan jawaban.
Situasi tersebut membuat penulis perlu memahami audiens secara lebih mendalam. Kemampuan SEO tidak lagi sebatas mengetahui kata kunci, tetapi juga mencakup kemampuan memahami konteks, kebutuhan, relevansi, serta bagaimana sebuah informasi dapat memberikan value.
Di sisi lain, kredibilitas menjadi semakin penting. Ketika informasi dapat dibuat dengan lebih cepat menggunakan teknologi, konten yang memiliki sumber jelas, informasi yang akurat, dan sudut pandang yang relevan justru memiliki nilai lebih bagi audiens.
SEO Writing Jadi Bekal untuk Personal Branding
Menariknya, keterampilan SEO writing tidak hanya berguna bagi mahasiswa yang ingin berkarier sebagai jurnalis atau content writer.
Pemahaman mengenai bagaimana mesin pencari bekerja dapat menjadi bekal dalam membangun digital presence. Mahasiswa dapat menerapkannya ketika membuat artikel, blog, portofolio, website pribadi, hingga konten profesional yang ingin menjangkau audiens lebih luas.
Bagi mereka yang membangun personal branding, misalnya, kemampuan memahami apa yang dicari orang di internet dapat membantu menentukan topik yang relevan sekaligus membuat konten lebih mudah ditemukan.
Hal tersebut juga berlaku bagi content creator maupun calon pelaku bisnis digital. Konten yang memiliki strategi SEO dapat menjadi salah satu cara untuk mempertemukan karya atau informasi yang dibuat dengan orang-orang yang memang membutuhkannya.
Bertemu Langsung dengan Praktisi Industri Digital
Kehadiran Liputan6 Connect di BINUS Bekasi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat penerapan SEO dari perspektif praktisi media.
Melalui sesi interaktif, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai teori SEO writing, tetapi juga dapat berdiskusi mengenai bagaimana prinsip tersebut digunakan dalam proses produksi konten di media digital.
Pembahasan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana industri media terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebiasaan audiens. Penulis kini dituntut untuk mampu menghasilkan konten yang relevan dengan kebutuhan pembaca sekaligus memahami bagaimana konten tersebut dapat menjangkau mereka.
Lewat program Liputan6 Connect, mahasiswa BINUS University - Bekasi pun mendapatkan gambaran bahwa di era digital dan AI, konten yang kuat bukan hanya konten yang berhasil ditemukan, tetapi juga konten yang membuat orang mau membaca, memahami, dan mendapatkan manfaat darinya.