Billy Joel Dilarang Manggung Usai Didiagnosis Hidrosefalus, Ungkap Peringatan Dokter

Afradhiya N. RDiterbitkan 16 Oktober 2026, 13:21 WIB

Fimela.com, Jakarta - Penyanyi senior Billy Joel memberi kabar tentang kondisi kesehatannya yang memengaruhi aktivitas sehari-hari dan jadwal karier musiknya. Musisi yang dikenal lewat lagu "Piano Man" itu mengungkap telah didiagnosis menderita hidrosefalus tekanan normal, yaitu penumpukan cairan berlebihan di rongga otak dengan tekanan normal atau sedikit meningkat.

Dilansir dari E! News pada Jumat, (16/10/2026), kondisi tersebut membuat dokter spesialis saraf memberlakukan pembatasan aktivitas terhadap Joel. Sebelum keputusan itu, ia menjalani rangkaian tes medis sebagai bagian dari pemeriksaan untuk menilai risikonya jika tetap berkendara atau tampil di panggung.

“Saya menjalani beberapa rangkaian tes sebelum tau kalau sekarang saya nggak bisa berkendara. Saya dilarang berkendara dan saya pun tak bisa tampil di atas panggung. Karena dokter ahli saraf bilang ke saya, 'tiap kali kamu menggelar pertunjukan, kamu bakal seperti terkena gegar otak',” ungkap Billy Joel saat wawancara bersama The Hollywood Reporter yang dirilis pada (15/10/2026).

Keputusan untuk melelang koleksi sepeda motor menjadi salah satu langkah yang diambil Joel setelah mengetahui batasan aktivitas yang mesti dijalaninya. Ia mengatakan kondisi fisik membuatnya tak lagi seaktif sebelumnya.

“Umur saya sudah mencapai kepala tujuh sekarang dan tahu bahwa saya nggak bisa berkendara sering-sering seperti dulu. Saya nggak mau langsung tamat seperti serangga yang mati di kaca depan mobil. Jadi, saya berpikir untuk melelang motor-motor,” ucap sang musisi.

Joel juga menekankan bahwa statusnya bukan sebagai kolektor yang sekadar menyimpan barang, melainkan sebagai penggemar motor yang benar-benar menjalani hobi itu sejak lama.

“Saya bukan kolektor, saya beneran anak motor. Jadi, saya paham itu adalah waktu untuk merelakan,” jelas Billy Joel.

2 dari 3 halaman

Larangan Manggung, Meski Billy Joel Masih Ingin Tampil

Billy Joel. (SUZANNE CORDEIRO / AFP)

Pelarangan tampil di atas panggung dijelaskan berkaitan dengan risiko yang timbul selama pertunjukan. Menurut keterangan Joel, aspek seperti tekanan, energi pertunjukan, dan suasana di atas panggung berpotensi memperburuk kondisinya.

“Banyak yang terjadi di atas panggung. Jadi dokter berkata saya nggak seharusnya melakukan itu sekarang,” ucapnya.

Meskipun ada larangan sementara, Joel menyatakan keinginan untuk kembali manggung apabila kondisi medisnya memungkinkan setelah pemeriksaan lanjutan.

“Dokter masih harus memeriksa lebih lanjut untuk mengetahui apakah saya bisa manggung lagi, sebenernya saya masih ingin melakukannya,” tutur Billy Joel.

3 dari 3 halaman

Billy Joel Menanggapi Kondisinya dengan Tenang

Billy Joel. (Ethan Miller / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Di sisi sikap, Joel memilih menyikapi diagnosa itu dengan tenang. Ia menyebut bahwa dokter menggambarkan kondisi tersebut sebagai kelainan otak yang memengaruhi keseimbangan, namun bukan sesuatu yang terlalu serius menurut penjelasan medis yang dia terima.

Bulan lalu, Joel menjalani operasi pemasangan selang (shunt) di otak untuk membantu mengalirkan cairan berlebih dari rongga otaknya sebagai bagian dari penanganan hidrosefalus.

"Saya nggak ingin kehilangan akal sehatku. Susah untuk membedakan mana yang merupakan faktor usia dan mana yang merupakan suatu penyakit. Jadi, aku setuju untuk memasang selang itu dan menjalani operasi," ujar pelantun Uptown Girl di SiriusXM pada September lalu.