Fimela.com, Jakarta - Dapur Film akan merilis drama bertajuk Beautiful Pain pada 22 Oktober mendatang. Film debut garapan sutradara Dmaz Brodjonegoro ini menempatkan Raihaanun dan Baim Wong sebagai bintang utama.
Raihaanun dipercaya memerankan Niken, seorang perempuan sekaligus ibu. Sebagai ibu dari tiga anak di kehidupan nyata, ia merasa pengalaman pribadinya membantu mendalami karakter yang harus memperjuangkan banyak hal dalam hidupnya.
“Untuk riset menjadi Niken, kan Niken dia ini kan seorang ibu dan juga seorang istri. Yang mana kebetulan buat saya tuh tidak sulit untuk memerankan itu karena kan juga saya seorang ibu dari tiga anak saya,” ungkap Raihaanun dalam konferensi pers film Beautiful Pain yang dihelat di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Aktris 38 tahun tersebut menuturkan, proses penggalian karakter dilakukan intens melalui diskusi dengan sutradara. Ia menekankan tujuan pokok peran Niken: merebut kembali identitas diri dan haknya sebagai perempuan serta sebagai ibu.
“Dan risetnya dari mana, saya lebih banyak diskusi sama Dmaz. Tujuan utamanya dia adalah untuk mendapatkan identitas dirinya kembali dan hak dia sebagai perempuan dan seorang ibu,” katanya.
Bintang film Twivortiare itu memaparkan bahwa Niken berjuang keras untuk mendapatkan kembali hak-haknya, baik sebagai perempuan maupun sebagai ibu. Ia melihat tekad Niken untuk melangkah maju sebagai sesuatu yang layak diperjuangkan.
“Dia berhak mendapatkan kebahagiaan walaupun sempat kehilangan identitas dirinya dari kehidupan hubungan rumah tangga yang toksik, tapi dia berani untuk mengambil langkah lebih maju untuk dirinya dan untuk anak-anaknya,” jelas Raihaanun.
Raihaanun pun menilai kisah Niken dapat menjadi semangat bagi banyak perempuan yang tengah menghadapi situasi serupa. “Jadi, perjuangannya Niken sebagai perempuan dan sebagai seorang ibu sangat bisa menjadi inspirasi dan juga semoga bisa menjadi inspirasi semua perempuan,” tambahnya.
Adegan yang Paling Menguras Emosi
Dalam proses syuting, Raihaanun menyebut ada sejumlah adegan emosional yang menuntut persiapan tenaga ekstra. Ia bahkan menyiapkan energi khusus untuk salah satu pengambilan gambar yang menuntut konsentrasi penuh.
Pada hari itu, jadwal pengambilan dilakukan khusus di waktu dini hari dan dirancang sebagai satu pengambilan gambar (one take). Usai adegan tuntas, ia mengaku tak sanggup menahan tangis dan masih terbawa emosi karakter dalam rentang waktu yang cukup lama.
“Setelah kita take itu jam 3.00 pagi, jam 4.00 pagi. Dan untuk hari itu khusus kita take jam gitu karena satu shot. Terus setelah cut itu saya enggak bisa berhenti nangis. Paling-paling 15 menit, setengah jam saya masih kebawa sama karakternya yang dialami sama Niken,” jelas Raihaanun.
Sinopsis Film Beautiful Pain
Beautiful Pain dibuka dengan sosok Niken Rahmawati (Raihaanun) yang berjuang menghidupi keluarga setelah berpisah dari suaminya, Dirga (Baim Wong), usai mengalami KDRT.
Niken tinggal bersama ibunya (Jajang C. Noer) dan dua anaknya, Naya (Anantya Kirana) serta Dio (Evano Zyan Alparezi), di sebuah rumah sederhana yang tampak nyaman. Seiring waktu, suasana rumah yang awalnya terasa hangat menunjukkan ketidakharmonisan para penghuninya.
Situasi berubah saat Niken bertemu teman lamanya, Sekar (Siti Fauziah). Sekar membantunya mendapatkan pekerjaan di lokasi syuting sebagai pengurus catering, yang kemudian berujung pada tawaran untuk bermain peran—kesempatan yang perlahan mengubah hidup Niken ke arah yang lebih baik.
Namun, ruang kerja yang semula memberi kenyamanan justru menjadi sumber pelecehan seksual yang menimpanya. Niken pun harus menelusuri persoalan tersebut untuk memperjuangkan hak atas dirinya.
Akankah Niken mampu menata kembali kehidupannya, menghidupkan keluarganya, dan memenangkan kembali haknya sebagai perempuan?