Upgrade Gaya Tanpa Bikin Kantong Kering, Ini Tips Tampil Stylish dengan Budget Terbatas

Revania ImmanuelaDiterbitkan 19 Oktober 2026, 11:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela ingin upgrade gaya yang lebih stylish, tetapi tetap menjaga pengeluaran? Kamu tidak harus selalu membeli pakaian baru untuk membuat gaya sehari-hari terlihat lebih menarik. Dengan sedikit kreativitas, koleksi baju yang sudah ada pun bisa memberikan tampilan yang berbeda.

Dilansir dari Good On You, upgrade gaya dengan budget terbatas bisa dimulai dengan memanfaatkan koleksi yang sudah dimiliki dan memilih pakaian bekas yang masih layak. Artinya, memperbarui gaya tidak selalu harus menambah jumlah pakaian, tetapi juga mencari cara baru untuk menggunakannya.

Coba luangkan waktu untuk memeriksa isi lemari dan mengenali pakaian yang paling sering kamu kenakan. Perhatikan juga item yang jarang dipakai, tetapi sebenarnya masih bisa diandalkan untuk berbagai kesempatan. Dari sini, kamu bisa mengetahui pakaian apa yang masih bisa dimanfaatkan dan apa yang memang perlu dilengkapi.

Setelah itu, bereksperimen dengan padu padan. Kemeja putih yang biasanya digunakan untuk acara formal bisa terlihat lebih santai saat dipadukan dengan jeans dan sneakers. Rok yang biasa dikenakan dengan blus juga bisa memberikan kesan kasual ketika dipasangkan dengan kaus polos.

Aksesori seperti ikat pinggang, scarf, dan anting juga bisa menjadi sentuhan sederhana yang membuat outfit terlihat lebih menarik. Jadi, sebelum buru-buru mencari koleksi baru, coba eksplorasi berbagai kombinasi dari pakaian yang sudah kamu miliki.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Thrifting Jadi Cara Hemat untuk Upgrade Gaya, Ini Tips Memilihnya

Thrifting bisa menjadi cara untuk menemukan pakaian unik dengan harga lebih terjangkau. (Foto/Dok: Magnific)

Kalau ingin menambah variasi outfit tanpa mengeluarkan biaya terlalu besar, thrifting bisa menjadi pilihan menarik. Berburu pakaian preloved memungkinkan kamu menemukan model yang unik dengan harga yang berpotensi lebih terjangkau dibandingkan barang baru.

Supaya pengalaman thrifting tetap ramah di kantong, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan sebelum mulai berburu pakaian.

1. Buat daftar pakaian yang dibutuhkan

Tentukan terlebih dahulu item yang sedang dicari, seperti blazer untuk bekerja atau jeans yang mudah dipadukan dengan berbagai atasan. Dengan memiliki gambaran yang jelas, kamu bisa lebih fokus saat memilih dan tidak mudah tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

2. Periksa kondisi pakaian dengan teliti

Sebelum membeli, cek jahitan, kancing, ritsleting, noda, hingga bagian kain yang mulai menipis. Pastikan ukurannya juga nyaman saat dikenakan. Jangan sampai tergoda harga murah, tetapi akhirnya pakaian hanya tersimpan di lemari karena kondisinya kurang baik.

3. Pilih model yang mudah dipadukan

Pertimbangkan warna dan potongan yang sesuai dengan koleksi di rumah. Pakaian berwarna netral atau bermodel sederhana biasanya lebih mudah dikombinasikan dengan berbagai item. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan lebih banyak pilihan outfit dari satu pakaian.

4. Tetapkan budget sebelum belanja

Tentukan batas pengeluaran agar tidak kalap saat menemukan banyak barang menarik. Harga yang terlihat murah sering kali membuat kita ingin membeli lebih banyak dari rencana. Padahal, pengeluaran kecil yang berulang tetap bisa menumpuk jika tidak dikendalikan.

Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut, thrifting bisa menjadi cara untuk menemukan pakaian yang sesuai dengan gaya sekaligus kebutuhan. Jadi, bukan hanya soal mendapatkan harga murah, tetapi juga memilih barang yang benar-benar akan digunakan.

3 dari 3 halaman

Baju Lama Bisa Jadi Outfit Baru, Coba Trik Recycle dan Upcycling Ini

Pakaian lama yang mulai membosankan atau mengalami kerusakan ringan tidak harus langsung dibuang. Lewat upcycling, perbaikan sederhana, dan daur ulang tekstil, kamu bisa memperpanjang masa pakai pakaian sekaligus berkreasi dengan gaya baru. (Foto/Dok: Magnific)

Kalau memiliki pakaian yang sudah jarang digunakan, jangan buru-buru menyingkirkannya. Selama bahan dan kondisinya masih memungkinkan, ada beberapa cara untuk mengubah atau memanfaatkan kembali pakaian tersebut. Selain menghemat pengeluaran, kegiatan ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mencoba sesuatu yang lebih kreatif.

1. Ubah kemeja lama menjadi outer

Kemeja oversized yang sudah jarang dipakai bisa dikenakan terbuka di atas kaus polos untuk menciptakan tampilan kasual. Kamu juga bisa memadukannya dengan jeans atau rok agar terlihat lebih menarik tanpa harus membeli atasan baru.

2. Sulap jeans lama menjadi celana pendek

Jika memiliki jeans yang sudah membosankan, tetapi bahannya masih bagus, kamu bisa mengubahnya menjadi celana pendek. Sesuaikan panjang dan potongannya dengan gaya yang diinginkan. Pastikan hasilnya tetap nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

3. Tambahkan detail baru pada pakaian

Memberikan sentuhan kecil bisa membuat pakaian lama terasa lebih personal. Coba ganti kancing, tambahkan patch, atau beri bordir sederhana. Kamu juga bisa menyesuaikan detailnya dengan gaya yang disukai, mulai dari minimalis hingga lebih playful.

4. Manfaatkan pakaian yang sudah tidak layak pakai

Pakaian yang sudah tidak nyaman dikenakan masih bisa dimanfaatkan sebagai kain lap jika bahannya sesuai. Sementara itu, tekstil yang tidak bisa digunakan kembali dapat disalurkan ke program daur ulang yang menerima jenis bahan tersebut. Pastikan pakaian sudah dipilah sesuai ketentuan program yang dipilih.

Selain mengubah pakaian sendiri, kamu juga bisa menukar baju yang masih layak dengan teman atau menjualnya kembali agar dapat digunakan orang lain. Dengan begitu, pakaian yang sudah tidak terpakai tetap memiliki manfaat.

Upgrade gaya tidak harus berarti mengikuti setiap tren terbaru. Dengan memanfaatkan isi lemari, memilih pakaian preloved secara cermat, dan berkreasi dengan baju lama, kamu bisa menemukan gaya yang lebih personal tanpa membuat pengeluaran membengkak.