Fimela.com, Jakarta - Memiliki wajah yang tampak flawless tidak selalu berarti harus menggunakan makeup dengan coverage tinggi. Di balik tampilan kulit yang halus dan riasan yang terlihat sempurna, kondisi kulit asli tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
Bagi sebagian perempuan, masalah seperti bekas jerawat, bopeng, pori-pori yang terlihat besar, hingga tekstur kulit tidak merata dapat menjadi tantangan tersendiri. Foundation dan concealer memang dapat membantu menyamarkan berbagai imperfections, tetapi tidak sepenuhnya mampu memperbaiki tekstur kulit yang tidak rata.
Karena itu, tren perawatan kecantikan kini semakin berkembang ke arah skin rejuvenation, yaitu pendekatan yang berfokus pada peningkatan kualitas kulit secara menyeluruh. Tidak hanya membantu memperbaiki tekstur, perawatan juga mulai mempertimbangkan aspek kekencangan kulit dan tampilan garis halus.
Makeup menjadi salah satu cara praktis untuk mendapatkan tampilan wajah yang lebih polished. Namun, bagi kulit dengan bekas jerawat berupa bopeng atau tekstur yang cukup dalam, penggunaan foundation berlapis terkadang justru membuat permukaan kulit terlihat semakin jelas.
Hal ini menjadi perhatian, terutama bagi perempuan yang sering tampil di depan kamera maupun menjalani aktivitas dengan makeup setiap hari. Kondisi kulit asli tetap berperan penting dalam menciptakan hasil riasan yang lebih natural. Maharva Clinic memperkenalkan QUADESSY, teknologi Radiofrequency (RF) Microneedling generasi terbaru dari Korea Selatan yang diklaim menggabungkan pendekatan untuk membantu memperbaiki tekstur sekaligus mendukung kekencangan kulit.
QUADESSY, Teknologi Skin Rejuvenation untuk Tekstur dan Kekencangan Kulit
Maharva Clinic menjadi klinik pertama di Surabaya yang menghadirkan QUADESSY. Teknologi ini dirancang untuk membantu menangani berbagai permasalahan kulit, mulai dari acne scars, tekstur kulit tidak merata, garis halus, hingga skin tightening.
Marisa Theresia, Machine Director Haju Medical, menjelaskan bahwa QUADESSY mengombinasikan RF non-invasif dan RF Microneedling melalui sistem Hybrid Thermal Coagulation. Pendekatan tersebut memungkinkan energi dihantarkan ke berbagai kedalaman kulit untuk mendukung proses collagen remodeling.
QUADESSY juga dilengkapi teknologi Dual Depth dan Quad RF Microneedle Tip, yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam menentukan kedalaman penghantaran energi RF sesuai kondisi kulit dan tujuan perawatan.
Dengan kombinasi teknologi tersebut, QUADESSY menghadirkan pendekatan perawatan yang tidak hanya berfokus pada satu permasalahan kulit, tetapi juga mempertimbangkan kualitas kulit secara keseluruhan.
“Setiap pasien memiliki kondisi kulit dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, yang terpenting bukan hanya seberapa canggih sebuah teknologi, tetapi seberapa fleksibel teknologi tersebut dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan yang beragam. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan QUADESSY,” tandas Marisa.
Dalam memilih perawatan estetika, kebutuhan setiap individu tentu tidak selalu sama. Ada yang ingin menyamarkan bekas jerawat, memperbaiki tekstur kulit, mengurangi tampilan garis halus, atau mempertahankan kekencangan kulit. Founder Maharva Clinic, dr. Aji Bayu Chandra, M.Biomed (AAM), menjelaskan bahwa pemilihan teknologi estetika perlu didasarkan pada manfaat yang relevan dengan kebutuhan pasien.
Menurutnya, QUADESSY menarik karena menawarkan pendekatan untuk berbagai skin concerns sekaligus, sehingga perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing individu.
“Yang menarik dari QUADESSY adalah kemampuannya untuk menjawab berbagai skin concerns sekaligus, mulai dari acne scars dan tekstur kulit hingga skin tightening. Jadi, kami bisa menawarkan pendekatan skin rejuvenation yang lebih menyeluruh sesuai kebutuhan pasien,” ungkap dr. Aji Bayu.
Perspektif Model dan Makeup Artist tentang Kulit Flawless
Menurut Paula Andreas, Runner Up Indonesia’s Next Top Model Cycle 3, memahami bahwa kondisi kulit memiliki peran penting dalam menunjang penampilan dan rasa percaya diri.
“Sebagai model, aku sering menggunakan makeup dan tampil di depan kamera. Tapi menurutku, kondisi kulit asli tetap penting untuk diperhatikan. Itu yang membuat aku tertarik mencoba QUADESSY, karena nggak cuma fokus pada tekstur kulit, tapi juga kekencangannya,” kata Paula.
Sementara itu, MUA ternama Malva menyebut makeup memang dapat membantu menyamarkan pori-pori, bekas jerawat, maupun warna kulit yang tidak merata. Namun, tekstur seperti bopeng memiliki tantangan tersendiri dan tidak selalu dapat disamarkan sepenuhnya dengan produk riasan.
“Sebagai makeup artist, aku tahu makeup bisa menyamarkan imperfections, tapi makeup tidak bisa mengubah tekstur kulit seperti bopeng. Makanya penting juga merawat kondisi kulit aslinya, bukan cuma mengandalkan makeup,” ujar Malva.
Melalui tema “Perfection of My Skin Odyssey”, Maharva Clinic mengangkat filosofi bahwa setiap individu memiliki perjalanan dan kebutuhan kulit yang berbeda.
Perawatan estetika kini tidak semata-mata bertujuan menutupi ketidaksempurnaan, tetapi juga membantu menangani kondisi kulit yang mendasarinya. Mulai dari memperbaiki tekstur, merawat bekas jerawat, hingga mempertimbangkan kekencangan kulit seiring bertambahnya usia.
Meski demikian, hasil perawatan dapat berbeda pada setiap individu. Konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting untuk menentukan apakah suatu teknologi sesuai dengan kondisi kulit dan tujuan perawatan.