Sukses

Beauty

5 Tanda Salon Kuku Tidak Higienis

Vemale.com - Bukan hanya rambut atau wajah saja yang pantas dimanjakan dengan perawatan khusus. Kini, tren salon khusus kuku pun marak beredar. Meski hanya kuku yang ingin dirapikan dan dipermanis, namun Anda harus tetap memperhatikan kebersihan salon tujuan. Kebersihan salon kuku sangat penting karena kesehatan kuku menentukan kesehatan tubuh juga. Bila kuku kena kuman dan terinfeksi, bisa Anda bayangkan apa yang akan terjadi dengan jari dan tubuh Anda. Untuk itu, kita perlu menilai sebersih apa salon kuku tujuan. Coba bandingkan dengan tanda-tanda 'kebersihan' salon kuku yang mau lewat berikut ini. 1. Tidak ada surat jelas Menurut International Pedicure Association (IPA), di Amerika (kecuali Connecticut) sendiri, para ahli kecantikan kuku harus memiliki surat izin. Dan, banyak negara menuntut agar surat tersebut dipajang sehingga bisa dibaca oleh pelanggan yang datang. Surat tersebut juga yang menjadi bukti, apakah seorang penata kuku benar-benar lulus dalam menjalani pelatihan dan tahu prosedur perawatan kuku yang baik dan benar. Jika sebuah salon tak memiliki surat yang jelas, maka mutunya pantas untuk diragukan. 2. Tempatnya kok...kotor Coba lihat sekeliling ruang salon, apakah lantainya tersapu bersih? Apakah kursi dan peralatannya berdebu? Apakah ada ventilasi udara yang memadai. Keadaan lingkungan salon sudah cukup menyuarakan bagaimana mutu kebersihannya. 3. Amati bagaimana pelayanannya Jika sebelum Anda, ada pengunjung lain yang sedang menjalani perawatan, maka tak ada salahnya untuk mengamati bagaimana ia ditangani. Apakah peralatan yang digunakan benar-benar dijaga kebersihannya? Apakah pekerja salon itu rutin mencuci tangannya sebelum dan setelah menangani seorang pelanggan? Apakah ia juga mengenakan masker dan sarung tangan? Jika pelanggan sebelumnya diperlakukan kurang memadai, maka kemungkinan besar Anda akan mengalami hal yang sama. 4. Peralatannya... Dalam urusan mani-pedi, semua alat yang akan menyentuh tangan dan kaki Anda seharusnya berada dalam keadaan baru atau steril. Anda tentu tak ingin terkena bakteri bekas orang lain bukan? Coba perhatikan apakah ada proses steril atau penggunaan peralatan baru untuk masing-masing pelanggan? Jika tidak, hmm lupakan saja. 5. Potong, gunting, irisan, dan cukur Beberapa negara di Amerika, seperti California, Texas, dan Ohio, tidak mengizinkan penggunaan cutter atau pisau pemotong khusus untuk memotong kalus di kaki. Meski beberapa pelanggan menyukainya, namun jika sebuah salon berani melanggar hukum, maka ada kemungkinan ia juga akan mengabaikan peraturan higienis lainnya. Mani-pedi merupakan kegiatan merawat kuku yang mewah dan menyenangkan, namun hasilnya bakal mengecewakan, bahkan berbahaya bagi kesehatan, bila kita salah memilih salon yang tepat. Hati-hati ya... (vem/meg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    What's On Fimela
    Loading