Sukses

Beauty

Tips Beli Perhiasan Emas Secara Online untuk Dipakai Sendiri atau Investasi

Fimela.com, Jakarta Perhiasan emas memiliki keunggulan sebagai aksesori yang mempercantik diri atau sebagai investasi. Rupanya kenaikan pembelian emas juga dirasakan di masa pandemi, terutama lewat transaksi online.

Jika dulu membeli emas harus datang ke toko, yang kebanyakan selalu ramai dan berdempet-dempetan, tentu jadi makin berisiko di masa sekarang. Sebagai solusi, kita tetap bisa berinvestasi emas fisik yang bisa didapat secara online.

Semar Nusantara, sebagai salah satu toko emas memberikan tips aman membeli emas perhiasan atau emas batangan secara online. Pertama, membeli di akun resmi, baik media sosial, website, atau eCommerce.

Kedua, pastikan pembelian emas online dijamin keamanannya. Seperti pembelian emas di Semar Nusantara yang wajib menggunakan asuransi dari pihak pengirim, sehingga bisa terjadi kerusakan atau kehilangan akan mendapatkan ganti rugi.

"Toko emas Semar Nusantara melayani pengiriman hingga ke seluruh Indonesia. Kami juga melayani pemesanan custome perhiasan sesuai permintaan customer, cukup hubungi Instagram @semarnusantara atau WhatsApp kami," ujar Agny, manager Semar Nusantara.

Pastikan Kredibilitas dan Reputasi Toko

Jika masih merasa ragu dan takut, cek lagi kredibilitas dan reputasi toko emas. Seperti Toko emas Semar Nusantara, sendiri yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun di bawah naungan PT Kerja Gotama Bersaudara, serta memiliki sejumlah cabang yang tersebar di Pulau Jawa.

"Dengan reputasi dan keberadaan toko yang kami miliki saat ini, saya rasa masyarakat tidak perlu takut untuk belanja secara online di Semar Nusantara. Namun selalu pastikan untuk belanja di situs atau marketplace resmi Semar Nusantara saja," tambahnya.

Selain terpercaya, toko emas Semar Nusantara juga menawarkan harga yang bersaing. Harga yang diberikan selalu transparan tanpa dikenakan biaya tambahan lainnya. Jadi, apakah semakin berminat untuk investasi perhiasan emas?

#Elevate Women 

What's On Fimela
Loading