Sukses

Beauty

Tatjana Saphira Sempat Depresi karena Jerawat, Begini Caranya Bangkit dari Keterpurukan

Fimela.com, Jakarta Tanpa pandang bulu, jerawat bisa menyerang siapa saja. Hal ini tak luput dialami oleh kalangan artis yang kerap terlihat sempurna di depan kamera, seperti salah satunya Tatjana Saphira.

Belum lama ini, pemeran ‘Mendua’ itu menjadi sorotan setelah buka-bukaan mengenai kondisi wajahnya yang meradang kemerahan akibat jerawat di Instagram miliknya. Rupanya, masalah ini sudah dihadapinya sejak bertahun-tahun.

“Selama 10 tahun lebih aku berjuang melawan jerawat dan itu perjuangan banget, banyak pasang surut,” kata Tatjana Saphira saat ditemui Fimela dalam acara launching kampanye Make Over Beauty Beyond Compare, di The Langham, Jakarta (15/3).

 

Dikritik Tak Mengurus Diri hingga Alami Depresi

Permasalahan jerawat yang dialaminya juga kerap membuatnya mendapat banyak kritikan dari orang-orang terdekatnya. Bahkan, ia sering dinilai tidak melakukan usaha untuk mengobati masalah jerawatnya itu. 

“Banyak banget (kritikan) bahkan bukan cuma dari luar tapi dari inner circle seperti keluarga, rekan kerja. Banyak juga yang memberikan aku remind seakan aku tuh tidak mengupayakan untuk menyembuhkan kondisi jerawatku. Padahal aku udah semuanya lah istilahnya dicoba,” ujarnya.

Karena masalah jerawat yang tak kunjung usai, sempat membuat aktris 25 tahun ini mengalami depresi. Bahkan, Tatjana Saphira mengaku pernah ada di masa ketika ia tidak ingin bertemu orang lain hingga mengurung diri di rumah selama beberapa bulan.

“Karena itu sampai ada di satu titik tuh merasa capek ya. Depresinya tuh sampai benar-benar ada satu fase dalam beberapa bulan aku nggak mau keluar rumah dan ketemu orang,” kata Tatjana.

Kondisi ini bahkan membuatnya terpaksa harus menolak tawaran kerja. Padahal menurutnya, itu merupakan momen di mana ia sedang berada di usia produktif.

Bangkit dari Keterpurukan

Seiring berjalan waktu, Tatjana Saphira sadar bahwa masalah jerawat ini tidak seharusnya menghalanginya untuk berkarya. Dari situ dia perlahan mulai belajar menerima dan mencintai diri sendiri.

“Aku mau lebih punya kontrol aja sih atas kehidupanku, tapi kalah sama keadaan. Jadi itu sih yang membuat aku jadi lebih percaya diri. Aku nggak mau jerawat mendefinisikan aku, aku harus kuat menggali diri dan potensi agar orang bisa melihat itu,” tuturnya.

Mindset ini pun membantu banyak dalam pemulihan masalah jerawatnya. Kulitnya berangsur membaik ketika ia mulai menerima diri sendiri.

Untuk itu, Tatjana berpesan kepada orang-orang di luar sana yang mengalami masalah serupa agar lebih percaya diri. Menurutnya, masalah jerawat menjadi pertanda untuk lebih mengenali kebutuhan diri sendiri.

“You're not alone. Jadi misalnya kalau mengalami masa-masa seperti ini. You don't need to ashamed about it. Ketika kita berjerawat mungkin yang harus kita sadari itu adalah tubuh kita yang ngasih sinyal bahwa ada sesuatu yang salah dan itulah yang harus kalian cari tahu sampai ketemu,” pungkasnya.

Perempuan yang baru didapuk sebagai ikon kampanye Beauty Beyond Compare oleh Make Over ini juga berbicara mengenai definisi kecantikan versi dirinya. Menurutnya, kecantikan adalah ketika seseorang bahagia dan nyaman dengan diri sendiri.

“Cantik itu not all about your looks sih. It;s about your personality, it’s about your interest, it’s about your passion, it’s about the thing that your good at, it’s about how you can help pther people, tentang apa yang udah kamu punya,” tandasnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading