Sukses

Beauty

Musim Hujan Bikin Rambut Mengembang? Ini Cara Menjaganya Tetap Rapi Seharian

Fimela.com, Jakarta - Musim hujan memang sering terasa menenangkan. Udara lebih sejuk, langit mendung terasa cozy, dan suasana jadi lebih pelan. Tapi di balik vibe yang nyaman itu, ada satu “drama kecil” yang sering dialami banyak perempua, yaitu rambut yang mendadak sulit diajak kerja sama.

Baru selesai keramas, rambut sudah terasa mengembang. Disisir tetap kusut. Ditata sebentar langsung kembali frizzy. Belum lagi kalau harus pakai hijab atau helm seharian ynng rambut jadi terasa lebih lembap, mudah lepek, dan kadang menyerap aroma tidak sedap.

Kalau kamu sering mengalaminya, kamu tidak sendirian. Kelembapan udara yang tinggi saat musim hujan memang bisa jadi pemicu utama rambut berubah “ngambek”.

Kenapa Rambut Lebih Mengembang Saat Musim Hujan?

Memasuki puncak musim hujan, kelembapan udara di Indonesia biasanya meningkat signifikan. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa pada Januari, tingkat kelembapan udara bisa mencapai 70% hingga 98%. Angka ini jauh di atas kondisi ideal untuk kesehatan rambut yang berada di kisaran 40–60%, sebagaimana dirujuk dalam studi ilmu kesehatan rambut dan standar ASHRAE (American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers).

Secara ilmiah, tingginya kadar uap air di udara dapat memengaruhi struktur batang rambut. Saat kelembapan meningkat, rambut lebih mudah menyerap air dari lingkungan. Ketika kutikula rambut tidak tertutup sempurna, kelembapan akan masuk berlebihan dan mengganggu ikatan pada batang rambut. Hasilnya, rambut terasa lebih kasar, mudah kusut, sulit ditata, dan tampak mengembang.

Tak hanya itu, rambut juga jadi lebih rentan menyerap polusi maupun aroma dari sekitar, terutama saat hujan berkepanjangan dan aktivitas tetap harus berjalan seperti biasa.

Di saat batang rambut mengembang dan kusut, kulit kepala justru sering terasa lebih cepat lepek. Ini adalah kombinasi yang cukup umum terjadi saat cuaca lembap.

Saat kelembapan tinggi, kulit kepala lebih mudah berkeringat, apalagi jika kamu banyak bergerak atau harus memakai hijab dan helm dalam waktu lama. Keringat yang bercampur dengan minyak alami kulit kepala (sebum) membuat akar rambut terlihat lebih “berat” dan cepat lepek, meski rambut baru saja dicuci.

Itulah kenapa musim hujan sering terasa seperti “dua masalah dalam satu waktu”: akar lepek, tetapi batang rambut tetap frizzy dan mengembang.

Step Perawatan Rambut agar Tidak Mengembang Saat Musim Hujan

Kalau rambutmu mulai sulit diatur selama cuaca lembap, coba lakukan langkah-langkah ini agar rambut terasa lebih “kalem” dan tetap rapi sepanjang hari.

1) Jaga Rambut Tetap Bersih, Tapi Jangan Over-Wash

Keramas memang bikin rambut terasa segar, tetapi terlalu sering mencuci rambut bisa membuat batang rambut kehilangan kelembapan alaminya. Akibatnya, rambut justru lebih mudah kering dan mengembang.

Kuncinya ada pada keseimbangan: kulit kepala tetap bersih, namun batang rambut tetap ternutrisi.

2) Fokus Menutrisi Batang Rambut, Bukan Kulit Kepala

Saat rambut sedang frizzy dan kusut, yang biasanya paling “haus” adalah batang rambut. Karena itu, perawatan setelah keramas sebaiknya diaplikasikan dari tengah hingga ujung rambut, bukan di kulit kepala.

Cara ini membantu rambut terasa lebih lembut, tidak mudah kusut, dan lebih gampang ditata tanpa perlu styling berlebihan.

3) Tambahkan Hair Mask sebagai Perawatan Cepat

Di musim hujan, rambut sering membutuhkan nutrisi ekstra karena kelembapan tinggi membuatnya lebih sulit diatur. Salah satu cara praktis adalah memasukkan hair mask ke rutinitas, terutama yang bisa bekerja cepat dan tetap realistis dilakukan di sela aktivitas padat.

Ellips, misalnya, menghadirkan hair mask dengan formula fast-action yang dapat digunakan hanya dalam 1 menit, dan kini tersedia dalam kemasan jar 200 gram untuk pemakaian rutin maupun lebih intensif. Hair mask ini hadir dalam dua varian: Hair Treatment untuk menutrisi rambut kering dan kusam, serta Nutri Color untuk membantu merawat rambut yang diwarnai.

Dalam keterangannya, Pamella Yuvita, Brand Manager Ellips, menyebut bahwa kebutuhan perawatan rambut saat ini semakin mengarah pada solusi yang ringkas namun tetap efektif.

“Ellips menghadirkan solusi perawatan efektif dengan waktu pemakaian singkat, mendukung gaya hidup modern yang serba cepat,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Ellips Hair Mask kini hadir dalam kemasan jar sehingga cocok untuk pemakaian rutin ukuran 200 gram dengan formula fast-acting yang membantu menutrisi dan membuat rambut lembut dalam 1 menit, sehingga perempuan Indonesia tetap percaya diri meski menghadapi cuaca ekstrem dengan lebih praktis.”

4) Pilih Kandungan yang Membantu Menguatkan dan Menjaga Kelembutan Rambut

Untuk rambut yang mudah mengembang, formula yang menutrisi sekaligus membantu menjaga rambut tetap rapi biasanya lebih terasa manfaatnya.

Ellips Hair Mask diformulasikan dengan Moroccan Oil dan Pro-Keratin Complex yang diperkaya Vitamin A, C, E, serta Pro Vitamin B5 untuk membantu menjaga elastisitas, kekuatan, dan kilau rambut. Rambut pun terasa lebih lembut dan tidak mudah kusut meski cuaca sedang lembap.

5) Cara Pakai Simpel, Tapi Konsisten

Agar hasilnya maksimal, hair mask bisa digunakan setelah keramas pada batang rambut, didiamkan selama satu menit, lalu dibilas hingga bersih.

Sebagai panduan pemakaian:

Untuk rambut normal, bisa digunakan setiap tiga hari sekali

Untuk rambut rusak atau diwarnai, bisa lebih rutin, misalnya dua hari sekali

Rutinitas singkat tapi konsisten biasanya lebih efektif dibanding perawatan panjang yang jarang dilakukan.

6) Perhatikan “After Effect” saat Pakai Hijab atau Helm

Jika kamu berhijab atau sering memakai helm, rambut lebih mudah lembap dan terasa kurang segar. Karena itu, selain fokus pada anti-kusut dan kelembutan, banyak orang juga mempertimbangkan perawatan rambut yang membantu menjaga rambut tetap terasa wangi lebih lama, terutama di musim hujan saat aroma dari lingkungan lebih mudah menempel.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading