Sukses

Beauty

Jangan Sampai Salah! Begini Cara Melakukan Eksfoliasi yang Tepat untuk Pemula

Fimela.com, Jakarta - Melakukan eksfoliasi sering dianggap sebagai langkah skincare yang menyeramkan bagi pemula karena rawan membuat kulit perih, kering, atau breakout. Nyatanya, jika dilakukan dengan produk dan langkah yang benar, eksfoliasi justru membantu memperbaiki tekstur kulit dan membuat skincare bekerja dengan optimal. Maka dari itu, penting untuk pemula mengetahui bahwa eksfoliasi tidak perlu terlalu sering dilakukan.

Berdasarkan panduan eksfoliasi untuk pemula dari PaulasChoice-eu.com, proses ini memiliki fungsi untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit dan bisa menyebabkan kulit kusam, pori tersumbat, dan tumbuhnya jerawat. Namun, kunci utamanya adalah memilih jenis eksfoliator yang sesuai dengan kondisi kulit dan menggunakannya secara bertahap.  

Hal serupa juga dijelaskan dalam panduan eksfoliasi yang dilansir dari IdensClinic.co.uk, yang menekankan betapa pentingnya melakukan gentle exfoliation untuk pemula. Proses ini dapat membantu kulit beradaptasi tanpa merusak skin barrier. Maka dari itu, penting untuk pemula mengetahui jenis eksfoliasi yang dibutuhkan dan cara paling aman untuk melakukannya.

Mengapa Melakukan Eksfoliasi itu Penting

Eksfoliasi memegang peran penting dalam membantu kulit melakukan proses regenerasi secara alami. Sel kulit mati yang tertinggal dapat membuat wajah kusam dan terasa kasar saat disentuh. Dengan melakukan eksfoliasi yang tepat, kulit akan terlihat lebih cerah dan lebih halus saat disentuh.

Selain memperbaiki tampilan kulit, eksfoliasi juga dapat meningkatkan efektivitas rangkaian skincare. Kulit yang bersih tanpa sel mati akan membantu serum, essence, dan pelembap menyerap lebih maksimal sehingga hasil perawatan dari rangkaian tersebut terasa lebih optimal.

Untuk pemula, eksfoliasi ringan juga dapat membantu menjaga pori-pori agar tetap bersih tanpa memicu iritasi. Saat dilakukan dengan frekuensi dan produk yang sesuai, eksfoliasi dapat membantu mencegah komedo dan tumbuhnya jerawat ringan sekaligus menjaga keseimbangan kelembapan kulit.

Jenis-Jenis Eksfoliator untuk Masing-Masing Kulit

Secara umum, eksfoliator terbagi menjadi dua. Eksfoliator fisik dan Eksfoliator kimia. Bagi pemula, eksfoliator kimia biasanya lebih disarankan karena bekerja dengan cara melarutkan sel kulit mati tanpa bergesekan langsung dengan kulit.

Eksfoliator berbahan AHA (Alpha Hydroxy Acid) cocok untuk kulit normal hingga kering karena dapat membantu menghaluskan tekstur dan membuat kulit tampak lebih cerah. Sementara itu, BHA (Beta Hydroxy Acid) lebih cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat karena mampu membersihkan pori-pori lebih mendalam.

Bagi pemilik kulit sensitif, memilih eksfoliator dengan konsentrasi rendah dan formula lebih ringan merupakan langkah aman. Penggunaan 1-2 kali seminggu sudah cukup untuk pemula. Seiring waktu dengan kulit yang telah beradaptasi, eksfoliasi bisa dilakukan secara rutin.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading