Sukses

Beauty

Jangan Asal Pakai, Ini Cara Memilih Sisir Sesuai Jenis Rambut

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, cara memilih sisir sesuai jenis rambut agar tak mudah rontok dapat dimulai dengan mengenali karakteristik rambutmu terlebih dahulu. Dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD), rambut lurus, bergelombang, keriting, maupun tebal memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda, termasuk dalam memilih sisir. Misalnya, sisir bergigi jarang lebih cocok untuk rambut keriting atau tebal karena dapat membantu mengurai kusut tanpa memberikan tarikan berlebihan pada helai rambut. 

Sebaliknya, rambut yang halus atau tipis umumnya lebih nyaman disisir menggunakan sikat berbulu lembut atau sisir bergigi rapat dengan ujung yang halus. Menggunakan sisir yang tidak sesuai dapat menyebabkan rambut lebih mudah patah, kusut, bahkan rontok akibat gesekan yang terlalu keras. Selain memperhatikan jenis sisir, hindari menyisir rambut secara terburu-buru, terutama saat rambut masih basah karena kondisinya lebih rentan mengalami kerusakan.

Mulailah menyisir dari bagian ujung rambut, lalu lanjutkan secara perlahan ke bagian tengah hingga akar untuk membantu mengurangi tarikan pada helai rambut. Dengan memilih sisir yang sesuai dan menggunakannya dengan lembut, kesehatan rambut dapat lebih terjaga sekaligus membantu mengurangi risiko rambut rontok serta membuat rambut terasa lebih rapi, mudah diatur, dan tetap tampak sehat setiap hari.

Gunakan Sisir Bergigi Jarang untuk Rambut Keriting

Setiap jenis rambut membutuhkan cara perawatan yang berbeda, termasuk dalam memilih sisir yang digunakan sehari-hari. Untuk rambut keriting atau bergelombang, sisir bergigi jarang dapat menjadi pilihan karena membantu mengurai kusut tanpa merusak bentuk alami rambut. Dilansir Cleveland Clinic, rambut keriting cenderung lebih mudah mengalami kekeringan dan patah sehingga membutuhkan perlakuan yang lebih lembut saat dirapikan.

Sementara itu, pemilik rambut tipis atau rapuh sebaiknya memilih sisir dengan bahan yang lembut dan tidak terlalu memberikan tekanan pada kulit kepala. Penggunaan sikat yang terlalu kasar atau menyisir dengan gerakan menarik dapat menyebabkan rambut lebih mudah patah. Selain memilih jenis sisir, perhatikan juga kebersihan alat yang digunakan. Dilansir Mayo Clinic, menjaga kebersihan perlengkapan perawatan rambut dapat membantu mengurangi penumpukan minyak, kotoran, dan sisa produk yang dapat mengganggu kesehatan rambut.

Dengan memahami kebutuhan rambut masing-masing, pemilihan sisir dapat menjadi bagian sederhana dari rutinitas perawatan harian. Sisir yang sesuai tidak hanya membuat rambut lebih mudah diatur, tetapi juga membantu menjaga kekuatan dan tampilan rambut agar tetap sehat.

Jangan Menyisir Rambut Saat Terlalu Basah

Selain memilih jenis sisir yang tepat, cara penggunaannya juga berpengaruh terhadap kesehatan rambut. Rambut yang masih basah biasanya memiliki kondisi lebih rapuh karena lebih mudah meregang dan mengalami patah saat terkena tarikan. Dilansir Healthline, menyisir rambut secara kasar ketika basah dapat meningkatkan risiko kerusakan pada batang rambut. Oleh karena itu, sebaiknya tunggu hingga rambut sedikit mengering atau gunakan sisir bergigi jarang yang dirancang untuk membantu mengurai rambut lembap.

Selain itu, perhatikan teknik saat menyisir agar tidak memberikan tekanan berlebihan. Mulailah dari bagian ujung rambut untuk mengatasi kusut terlebih dahulu, kemudian perlahan naik ke bagian tengah hingga mendekati akar. Hindari menarik rambut dengan kuat karena kebiasaan tersebut dapat menyebabkan rambut patah dan membuatnya terlihat semakin tipis. Dilansir American Academy of Dermatology (AAD), memperlakukan rambut dengan lembut merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kekuatannya. Dengan memilih sisir yang sesuai, menggunakan teknik yang benar, dan menghindari kebiasaan yang dapat merusak rambut, risiko kerontokan akibat patah dapat diminimalkan sehingga rambut tetap terlihat sehat dan terawat.

 

Penulis: Eastara Vigaska Dymiard

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading